Rabu, 24 September 2025

قل اللهم مالك الملك تؤتى الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير أنك على كل شىء قدير

 قل اللهم مالك الملك تؤتى الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير أنك على كل شىء قدير

Katakanlah " Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki, Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkau-lah segala kebijakan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. 

Surat Ali Imran ayat 26.

Diriwayatkan, sesungguhnya Nabi S. A.W ketika membebaskan kota Mekah/فتح مكة، Nabi berjanji kepada umat akan menaklukan kerajaan Paris dan Rum. 

Maka kaum Munafik berkata diantaranya Abdullah bin Abi bin Sawil dan juga orang Yahudi : tidak mungkin.... tidak mungkin... Bagaimana Muhammad bisa menguasai  Kerajaan Paris dan Rum, sedangkan Mekah dan Madinah belum sepenuhnya dikuasai, apalagi bisa menguasai Kerajaan Paris dan Rum. Maka Allah turunkan ayat di atas. 

Ada juga yang meriwayatkan

Bahwa sesungguhnya Nabi S. A. W ketika itu akan menggali parit, pada waktu itu terjadi tahun politik, Nabi S. A. W mengukur 10 x40 jengkal, setelah diukur parit pun digali. Setelah digali ternyata didalam parit terdapat baru berukuran besar seperti bukit besar. Sehingga parit itu tidak dapat dicangkul. Maka Salman ingin menghadap Nabi S. A. W untuk melapor. Berangkatlah Salman kepada Nabi S. A. W. Setelah sampai kepada Nabi S. A. W dan Nabi S. A. W mengambil cangkul dari tangan Salman. Seketika Nabi S. A. W langsung memukul baru dengan cangkul sepukulan lalu batu pun retak, seketika petir menyambar batu itu dan batu itu bersinar terang sampai menerangi kota Madinah. Sinarnya itu bagaikan cahaya di malam gelap gulita. Nabi S. A. W bertakbir dan  kaum Muslimin pun bertakbir. Dan Nabi S. A. W berkata : Istana Hayar/Paris telah terang untukku. Lalu Nabi S. A. W memukul batu yang kedua dan Dia berkata : Istana Hamar /Rum telah terang untuku dari cahaya batu ini. Dan Nabi S. A. W memukul batu yang ketiga dan Dia berkata :telah terang istana Son'a untuku. Dan Malaikat Jibril AS memberi tahu sesungguhnya umatku pun menyambut dengan terang-terangan atas semua kejadian tadi. Maka umatku menyambut dengan gembira. 

Berkata orang Munafik : ingat jangan kamu bangga dengan nabi kamu. Sungguh Muhammad akan kembali kepada kebatilan kepada kamu. Muhammad akan memperlihatkan nanah pada Istana Hairah/Paris dan kota -kota lainnya dan akan memecah belah umat. 

 Diriwayatkan ayat dibawah ini diturunkan dalam masalah tingkah laku kafir Qurais berkata kepada Nabi S. A. W :bahwa seorang raja tidurnya di seprai kulit yang sudah disamak/disucikan, jika Engkau seorang Nabi mana kerajaanmu. 

Maka turu ayat di atas. 

تؤتى الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخي أنك على كل شىء قدير. 

Engkau beri kerajaan di dunia kepada orang yang Engkau kehendaki diantara makhluk Engkau, dan Engkau cabut kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki diantara mereka manakala dicabutnya dengan kematian, hilang akal, kekuatan, binasa hartanya, direbut kerajaannya. Dan Engkau muliakan kepada orang yang Engkau kehendaki dengan Iman, kebenaran, harta yang banyak, dari ucapan, diem, dikagumi oleh para makhluk. Dan Engkau hinakan kepada orang yang Engkau kehendaki dengan kekufuran dan kebatilan. Dengan kekuasaan Engkau itu kemuliaan, kehinaan, kekayaan dan pertolongan. Sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu.

Sabtu, 06 September 2025

ذلك بأنهم قالوا لن تمسنا النار إلا أياما معدودات وغرهم فى دينهم ما كانوا يفترون

 ذلك بأنهم قالوا لن تمسنا النار إلا أياما معدودات وغرهم فى دينهم ما كانوا يفترون

Demikian itu (berpaling dari hukum Allah) adalah mereka (Yahudi) juga mengaku/berkata " kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung". Mereka diberdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada adakan/dibuat sendiri. 

Surat Ali Imran ayat 24.

Demikian itu mereka berpaling dan menyepelekan  akan agama Allah dikarenakan mereka mengatakan bahwa " Api neraka tidak akan menyentuhnya kecuali hanya beberapa hari saja yaitu tujuh hari ". Apa yang mereka ada adakan sendiri berupa ucapan dan yang semisalnya itu semua telah menipu mereka di dalam menetapkan hukum pada agama mereka. 

فكيف إذا جمعنا هم ليوم لا ريب فيه ووفيت كل نفس ما كسبت وهم لا يظلمون

Bagaimanakah tingkah laku mereka nanti apabila mereka kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan keberadaannya. Dan akan dilaksanakan tiap-tiap diri apa yang mereka usahakan dan mereka tidak dizolimi. 

Surat Ali Imran ayat 25.

Bagaimanakah tingkah laku mereka nanti apabila mereka  kami kumpulkan pada hari (kiamat) yang tidak diragukan keberadaannya. Dan akan dilaksanakan pada tiap-tiap seseorang ganjaran apa yang dikerjakan baik berupa pahala atau siksa. Dan mereka tidak akan dizolimi (Allah tidak akan mengurangi dari pahala ketaatan dan tidak akan menambahkan atas siksa keburukan.

Senin, 01 September 2025

ألم تر إلى الذين أوتوا نصيبا من الكتاب يدعون إلى كتاب الله ليحكم بينهم ثم يتولى فريق منهم وهم معرضون

 ألم تر إلى الذين أوتوا نصيبا من الكتاب يدعون إلى كتاب الله ليحكم بينهم ثم يتولى فريق منهم وهم معرضون

Tidaklah engkau memperhatikan orang-orang yang telah diberi keuntungan yaitu Kitab (Taurat) mereka diseru kepada Kitab Allah, supaya Kitab itu menetapkan hukum di antara mereka kemudian sebagian di antara mereka berpaling, dan mereka selalu membelakangi (kebenaran). 

Surat Ali Imran ayat 23.

Apakah engkau (Muhammad) tidak memperhatikan kepada orang-orang yang telah diberi keuntungan dari manfaat ilmu pengetahuan yang didapat di Kitab Taurat, sehingga mereka menjadi Ulama diantaranya Nu'man bun Amer, dan Harist bin Zaid, cerita ini sebagaimana didapat dari Ibnu Jarir, dan Ibnu Abi Khatim, dapat dari Ibni Abbas

Mereka yang telah diberi Kitab diseru kepada Kitab Allah/Taurat, agar Kitab Taurat dijadikan dasar hukum diantara mereka.

Ada yang membaca pada kalimat  ليحكم dengan bina لمفعول. 

Kemudian segolongan diantara mereka berpaling. Golongan yang berpaling diantaranya Bani Quraidzah dan Bani Nadzir dari Ahli Khaibar, mereka berpaling dari hukum Taurat, dan mereka mendustakannya. 

Diceritakan dari Ibni Abbas

Sesungguhnya ada seorang laki-laki dan seorang perempuan telah melakukan jinah mukhsan di kota Khaibar, mereka berdua orang terpandang di kota itu. Sedangkan di dalam Kitab Taurat terdapat ajaran hukum rajam. Tetapi mereka enggan merajam kepada kedua penjinah tersebut, karena mereka berdua orang terpandang. Lalu masalah kedua orang tersebut mereka kembalikan kepada Rasulallah SAW, agar Rasulallah memberikan rukhsih/keringanan dan tidak merajam kedua penjinah mukhsan. Kenyataannya Rasulallah memberikan hukuman untuk merajam. 

Maka Nu'man bin Amer (ulama Yahudi) berkata kepada Rasulallah SAW : engkau telah menyentak kami, janganlah atas keduanya di rajam.

Rasulallah berkata : antara saya dan kamu ada Taurat, sesungguhnya di dalam kitab Taurat berlaku hukum rajam, siapa yang mengajarkan kamu Kitab Taurat. 

Lalu kaum Yahudi menjawab : Abdullah bin Surya. 

Kemudian kaum Yahudi membawa dan menghadirkan Kitab Taurat kepada Rasulallah SAW. 

Lalu Rasulallah SAW berkata kepada Abdullah bin Surya : bacakanlah ini surat. 

Maka Abdullah bin Surya membaca Kitab tersebut. 

Akan tetapi ketika Abdullah bin Surya membaca Kitab Taurat sampai pada ayat tentang rajam. Abdullah bin Surya meletakan telapak tangannya untuk menutupi ayat rajam lalu dia lewatkan bacaannya. 

Dalam sekejap berkata Ibnu Salam : sesungguhnya Abdullah bin Surya telah melewati membaca Ayat rajam wahai Rasulallah. 

Lalu Abdullah bin Surya membacakan ayat rajam kepada Rasulallah dan di hadapan kaum Yahudi yang berbunyai: 

Sesungguhnya jinah mukhsan dan mukhsan apabila keduanya melakukan jinah maka tegakan hukum kepada keduanya. 

Setelah dibacakan maka marah kaum Yahudi dengan amat sangat. Dan mereka membubarkan diri. Maka Allah turunkan ayat di atas.

Kamis, 21 Agustus 2025

إن الذين يكفرون بآيات الله ويقتلون النبيين بغير حق ويقتلون الذين يأمرون بالقسط من الناس فبشرهم بعذاب ألم أولئك الذين حبطت أعمالهم فى الدنيا والأخراة وما لهم من ناصرين

 إن الذين يكفرون بآيات الله ويقتلون النبيين بغير حق ويقتلون الذين يأمرون بالقسط من الناس فبشرهم بعذاب ألم

أولئك الذين حبطت  أعمالهم فى الدنيا والأخراة وما لهم من ناصرين

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembira kan lah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih. 

Mereka itu adalah orang-orang yang melenyapkan pahala amal mereka di dunia dan di akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh pelindung. 

Surat Ali Imran ayat 21 -22

 إن الذين يكفرون بآيات الله ويقتلون النبيين بغير حق ويقتلون الذين يأمرون بالقسط من الناس فبشرهم بعذاب ألم

Sesungguhnya orang-orang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan dan mereka membunuh orang-orang memerintah berbuat adil diantara manusia. Maka beri tahu kepada mereka azab yang pedih meresap sampai ke dalam hati mereka. 

Diceritakan dari Abi Ubaidah bin Jarah, sesungguhnya Ubaidah berkata : saya bertanya kepada Rasulallah: wahai Rasulallah, manusia yang bagaimana yang paling pedih azabnya di hari kiamat  ? 

Rasulallah menjawab : yaitu laki-laki yang membunuh para nabi atau membunuh orang-orang yang memerintahkan untuk berbuat baik dan meninggalkan yang munkar. Kemudian Rasulallah membacakan ayat di atas. lalu Rasulallah berkata kepada Ubaidah : wahai Ubaidah kaum Bani Israel telah membunuh 43 para nabi mulai pagi dalam satu hari bahkan sampai 112 Laki-laki dari golongan Bani Israel pula yang mana yang bunuh itu adalah mereka yang memerintahkan amal ma'ruf dan nahi munkar, mereka dibunuh secara serentak di sore hari.

Berkata Syekh Hasan ini ayat  menjelaskan kepada orang-orang yang menegakan amar ma'ruf dan nahi munkar walaupun keadaan mencekam maka kedudukan mereka sama dengan kedudukan para nabi dari segi keagungannya. 

Diriwayatkan ada seorang laki-laki berdiri di hadapan Rasulallah S. A. W dan dia berkata : jihad apa yang paling afdhal  ? 

Rasulallah menjawab : jihad yang paling afdhal adalah menegakan kalimat yang hak di hadapan pemimpin yang dzolim. 

أولئك الذين حبطت أعمالهم فى الدنيا والأخراة وما لهم من ناصرين

Mereka yang membunuh para nabi dan orang yang menegakan amar ma'ruf dan nahi munkar adalah orang-orang yang melenyapkan amal mereka di dunia dan di akhirat, mereka sekali kali tidak dapat pertolongan. 

Mereka yang telah disifati dengan sifat yang buruk adalah mereka yang telah melenyapkan amal baik mereka di dunia dan di akhirat. 

Adapun batal amal baik di dunia berubah pujian menjadi hina, kehormatan menjadi la'nat, selalu dimusuhi bahkan menjadi tawanan dan diambil hatinya menjadi harta ganimah. 

Adapun amal mereka lenyap di akhirat, paha menjadi azab.

Sabtu, 16 Agustus 2025

فإن حاجوك فقل أسلمت وجهى لله ومن اتبعن وقل للذين أوتوا الكتاب والأمويين أأسلمتم فإن أسلموا فقداهتدوا وان تولوا فإنما عليك البلاغ والله بصير بالعباد

 فإن حاجوك فقل أسلمت وجهى لله ومن اتبعن وقل للذين أوتوا الكتاب والأمويين أأسلمتم فإن أسلموا فقداهتدوا وان تولوا فإنما عليك البلاغ والله بصير بالعباد

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam) maka katakanlah " Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) Orang-orang yang mengikuti   aku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab dan orang-orang yang Ummi, " Apakah kamu (mau) masuk Islam  ?". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapatkan petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha melihat akan hamba-hambanya. 

Surat Ali Imran ayat 20.

فإن حاجوك فقل أسلمت وجهى لله ومن اتبعن

Maka jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah "aku telah menyerahkan diriku kepada Allah begitu pula orang-orang yang telah mengikuti aku ".

Maka jika orang Yahudi dan Nasrani berdebat kepada kamu tentang agama disisi Allah hanyalah Islam. Berdebat setelah hujan /dalil datang kepada mereka, maka katakanlah " Aku telah menyerahkan diriku atau perbuatanku kepada Allah, begitu pula orang-orang yang mengikuti aku , mereka pun menyerahkan kepada Allah. 

Kalimat ومن اتبعن ma'tup kepada   التاء yang ada pada kalimat أسلمت dengan arti dan orang-orang yang mengikuti aku pun menyerahkan diri. Atau kalimat ومن اتبعن menjadi  مفعول معه dengan arti dan orang-orang yang mengikuti aku beserta aku menyerahkan diri. 

وقل للذين أوتوا الكتاب والأمويين أأسلمتم فإن أسلموا فقداهتدوا وان تولوا فإنما عليك البلاغ

Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab (kaum Yahudi dan Kaum Nasrani) dan kepada orang-orang yang Ummi (musyrik Arab yang tidak diberi Al -Kitab) " Apakah kamu mau masuk Islam  ? ". Maka jika mereka masuk Islam, maka sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk. Dan jika mereka berpaling, maka sesungguhnya engkau hanya menyampaikan saja. 

Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberikan Al-Kitab yaitu kaum Yahudi dan kaum Nasrani dan juga katakan kepada orang-orang Ummi yaitu yang tidak diberikan Al-Kitab mereka itu adalah Musyrik Arab, " Apakah kamu mau masuk Islam setelah datang kepada kamu penjelasan yang mewajibkan kamu harus masuk Islam atau kamu tetap atas ke kafiran   ? ".

Diriwayatkan, sesungguhnya Rasulallah S.A.W, ketika Rasulallah membacakan ayat ini kepada ahli Al -Kitab, mereka berkata " Kami Islam".

Rasulallah mengajukan perkataan kepada Yahudi " Apakah kamu telah bersaksi sesungguhnya Isa kalimatu llah dan hamba Allah dan Rasulallah", 

Mereka menjawab " Perlindungan Allah".

Lalu Rasulallah berkata kepada Nasrani " Apakan kamu bersaksi sesungguhnya Isa hamba Allah, dan Rasulallah ".

Nasrani menjawab " Isa adalah hamba Allah ".

Maka jika mereka masuk Islam sebagaimana kamu (Muslim), maka sesungguhnya mereka telah mendapatkan petunjuk yaitu kebahagiaan dan keselamatan di akhirat. Dan jika mereka berpaling dari Islam dan tidak mengikuti agama engkau (Muhammad) maka mereka tidak memudharatkan engkau sedikit pun. Maka sesungguhnya kewajiban engkau adalah menyampaikan dalil-dalil dan mendzahirkan hujah. Maka jika engkau telah menyampaikan apa yang telah datang kepada engkau dari Allah, maka sesungguhnya engkau telah mendatangkan apa yang ada pada engkau. Dan mereka tidak tudak menerima engkau. 

والله بصير بالعباد

Dan Allah Maha Mengetahui kepada hamba-hambanya. 

Allah mengetahui kepada orang yang beriman dan mengetahui orang yang tidak beriman dan Allah akan balas tiap -tiap mereka dengan amal masing-masing

Jumat, 08 Agustus 2025

إن الدين عند الله الاسلام ومااختلف الذين أوتوا الكتاب إلا من بعض ما جاءهم العلم بغيا بينهم ومن كفر بآيات الله فإن الله سريع الحساب

 إن الدين عند الله الاسلام ومااختلف الذين أوتوا الكتاب إلا من بعض ما جاءهم العلم بغيا بينهم ومن كفر بآيات الله فإن الله سريع الحساب

Sesungguhnya agama (yang diridoi) disisi Allah hanyalah Islam, tidak berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kapir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisabnya. 

Surat Ali Imran ayat 19.

إن الدين عند الله الاسلام

 Sesungguhnya agama (yang diridhoi) disisi Allah hanyalah Islam. 

Tidak ada agama yang diridhoi Allah Taala selain agama Islam yang bahwa agama Islam adalah agama tauhid dan syariat yang mulia, di dalam syariat ada rasul-rasul alai him salam. 

Ayat ini diturunkan ketika itu kaum Yahudi mengakui sesungguhnya tidak ada agama yang paling unggul selain agama Yahudi, dan kaum Nasrani pun mengakui bahwa tidak ada agama yang paling unggul selain agama Nasrani. Maka untuk menolak pendapat itu Allah berfirman

إن الدين عند الله الاسلام

Telah membaca Syekh Kisa'i dengan fathah huruf همزة pada kalimat أن. Dengan dibaca fathah  همزة pada kalimat أن، manakala jadi Badal (بدل), bisa dijadikan بدل كل من كل، maka keterangannya :sesungguhnya agama islam itu diperjelas dengan tauhid/tunggalnya Allah dengan sendirinya. Tauhid disini mengimani bahwa Allah Ta'ala itu tunggal. 

Atau kalimat أن menjadi  بدل كل من بعض، pengertiannya sesungguhnya islam diperjelas dengan syariat. Syariat mencangkup Tauhid dan adil dan yang lainnya.

Atau dibaca fathah همزة pada kalimat أن menjadi معطوف kepada hurup عطف yang dibuang. 

Atau di mabnikan kepada أن شهد yang pada kalimat أن الدين. Kalau di mabnikan dengan kalimat أن شهد، manakala sesungguhnya أن diartikan keabsahan agama islam, takdirnya 

شهد الله لأجل أنه لا إله إلا هو أن الدين عند الله الاسلام. 

Atau dengan melaksanakan bacaan Ibnu Abbas, kalimat ان dibaca kasrah pada huruf همزة dengan dijadikan جملة. Sesungguhnya kalimat أن terselang maka menjadi

شهد الله على أن الدين من باب التقدم و تأخر

Maka takdirnya 

شهد الله أن الدين عند الله الاسلام

Dan yang bersaksi juga diantaranya para malaikat, para nabi dan orang mukmin. 

و ما اختلف الذين أوتوا الكتاب

Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab. 

Mereka (orang-orang yang telah diberi kitab diantaranya  kaum Yahudi dan kaum Nasrani) ketika itu taat kepada kitab Taurat dan Injil pada agama Islam. Tetapi mereka mengingkari kitab Taurat dan Injil setelah nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi. Dan mereka berkata bahwa kami lebih berhak menjadi nabi dibanding kaum Qurais karena kaum Qurais bodoh-bodoh dan kami ahli kitab lebih pintar. 

الامن بعد ما جاءهم العلم بغيا بينهم

Kecuali (mereka tidak lagi mengamalkan kitab Taurat dan Injil dan tidak mau mengimani nabi Muhammad sebagai nabi) setelah datang kepada mereka ilmu karena dengki diantara mereka. 

Kecuali setelah datang kepada mereka dalil-dalil yang jika mereka pikirkan dalil tersebut akan menghasilkan ilmu untuk mereka. Karena dengki /iri yang sudah mengakar diantara mereka dan mereka  ingin pangkat kenabian dipilih dari kalangan mereka bukan dari kalangan kaum Qurais. 

 ومن يكفر بآيات الله فإن الله سريع الحساب

Dan barang siapa yang kufur kepada ayat-ayat Allah sesungguhnya Allah sangat cepat hisabnya. 

Orang yang mengucapkan, sesungguhnya agama yang diridhai Allah adalah agama Islam lalu mereka tidak mengamalkannya dengan apa yang ada pada ajaran Islam. Maka sesungguhnya Allah akan membalas atas kekufurannya secara cepat atau sesungguhnya hisab Allah akan datang dari dekat.

Sabtu, 02 Agustus 2025

قائما بالقسط لا إله إلا هو العزيز الحكيم

 Lanjutan surat Ali Imran ayat 18.

قائما بالقسط لا إله إلا هو العزيز الحكيم

Allah penegak keadilan, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang maha perkasa lagi maha bijaksana. 

قائما بالقسط

Allah penegak keadilan kepada semua perkara. Allah mengatakan sebagai penegak keadilan karena menjelaskan atas kesempurnaan Allah Taala di semua perbuatan-Nya,dan setelah Allah menjelaskan tentang Zat-Nya ( tidak ada Tuhan melainkan Dia). 

لا إله إلا هو العزيز الحكيم

Kemuliaan Allah di dalam merajai adalah sebuah kepantasan Allah itu tunggal dan Allah menghakimi kepada semua ciptaan-Nya adalah sebuah kepantasan bahwa Allah maha penegak keadilan.

Berkata Syekh Jalani mengenai Asbabun Nuzul Surat Ali Imran ayat 18.

Telah datang dua Ulama Yahudi diantara ulama-ulama yang ada di negeri Syam kepada Nabi S.A.W, 

Berkata dua ulama Yahudi kepada Nabi S.A.W : engkau itu Muhammad ? 

Nabi S.A.W menjawab : betul saya Muhammad. 

Berkata lagi dua ulama Yahudi : engkau itu Ahmad  ? 

Nabi S.A.W menjawab : saya Muhammad dan Ahmad. 

Berkata lagi dua ulama Yahudi : kami berdua bertanya kepada engkau mengenai sesuatu, jika engkau memberitakan kepada kami berdua maka kami akan beriman kepada engkau dan membenarkan engkau. 

Maka Nabi S. A.W menjawab kepada kedua ulama Yahudi : tanyakanlah

Lalu kedua ulama Yahudi berkata : beritakanlah kepada kami mengenai keagungan syahadat/bersaksi di dalam kitab Allah Azza wa Jalla. Maka Allah turunkan ayat ini (surat Ali Imran ayat 18). Maka dua laki-laki tadi masuk Islam setelah bertemu dalam mimpinya, orang membaca surat tadi, dan orang membaca surat tadi berkata setelah orang itu membacanya : saya bersaksi dengan apa yang Allah bersaksi dan syahadat itu dititipkan kepada Allah. 

Allah akan berkata pada hari Kiamat : sesungguhnya bagi hamba-Ku ini disisiku adalah hamba yang bersyahadat dan sesungguhnya Kami akan memberikan hak kepada orang yang melaksanakan syahadat, maka masuklah kepada hamba-Ku ke surga.

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...