Sabtu, 19 September 2026

ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

 ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

Berkata segolongan ahli kitab "jangan kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agama kamu(Yahudi)", katakanlah (wahai Muhammad) sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) adalah petunjuk Allah, dan (mereka berkata) " Janganlah kamu percaya bahwa akan diberikan kitab kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepada kamu, dan (jangan kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujanmu di sisi Tuhanmu". Katakanlah (wahai Muhammad) " Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, dan Allah memberikan karunia itu kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha luas karunia-Nya dan mempunyai karunia yang besar".

Ali Imran ayat 73.

لاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم

Segolongan dari ahli kitab berkata " Jangan kamu percaya kecuali kepada orang mengikuti agama kamu. Tujuannya agar tiap seseorang bisa menjaga pengikutnya atas yang diikutinya. 

Perkataan "jangan kamu percaya kepada seseorang kecuali orang itu mengikuti agama kamu" Tujuannya adalah untuk mengacaukan agar kaum Yahudi yang memeluk agama isalam kembali ke agama Yahudi. 

Atau agar kaum Yahudi tidak membenarkan Muhammad sebagai Nabi kecuali kepada orang yang berpegang teguh kepada agama Yahudi, kiblat kamu adalah Baitul Maqdis maka barang siapa mengajak kepada sesuatu (selain Baitul Maqdis) maka jangan kamu benarkan. 

قل إن الهدى هدى الله

Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya petunjuk yang benar adalah petunjuk Allah (yang harus diikuti) dan sesungguhnya agama yang lurus adalah agama Allah, agama Allah adalah agama Islam, dan kiblat Allah adalah Ka'bah. 

أن يؤتى أحد مثل مااوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم

Segolongan ahli kitab berkata "janganlah kamu percaya bahwa ada seseorang yang diberikan kitab (Muhammad) seperti  yang diberikan kepada kamu. Dan jangan kamu percaya bahwa hujah (dalil) mereka akan mengalahkan hujah kamu di sisi Tuhan kamu. 

Perkataan ahli kitab tentang 

أن يؤتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم

Mereka bilang itu adalah kalam Allah, maka jangan kamu inkarkan wahai golongan Yahudi. Padahal itu ucapan para pembesar Yahudi yang menginginkan agar kaum Yahudi yang sudah masuk agama Islam kembali ke agama Yahudi. 

Dengan ucapan "jika seseorang (Muhammad) mengaku diberikan agama  dan kiblat berupa Ka'bah kalau bukan dari golongan kamu (Yahudi) jangan kamu percaya, atau kaum muslimin berhujah kepada kamu bahwa agama Islam dan kiblat Ka'bah dari Allah maka jangan kamu percaya alasan mereka.

Telah membaca Syakh Ibnu Katsir kalimat أن يؤتى dengan memakai همزتين (dua hamzah) maka menjadi أأن يؤتى. Hamzah pertama dibaca pendek dan hamzah kedua dibaca enteng. Kedudukan hamzah pertama menjadi istifham ingkari dan tau bih, maka artinya bukankah telah datang seseorang dengan membawa syariat seperti syariat yang diberikan kepadamu di antara syariat-syariat yang ada. Tetapi mereka tetap mengingkari syariat Allah. Pendapat ini sebagaimana diriwayatkan dari Syekh Mujahid dan Syekh Isa  bin Umar.

Penutup pembicaraan ini, bahwa kaum Yahudi fakir dari berpikir untuk masa depan akhirat dan selamanya mereka inkar, padahal Allah memberikan dalil dengan firmannya

إن الهدى هدى الله 

Didukung dengan ayat

أن يؤتيه من يشاء من عباده

Tetapi kaum Yahudi tetap menginkarainya. Seharusnya dengan dalil-dalil tadi mereka harus meninggalkan inkar. 

قل إن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

Katakanlah wahai Muhammad kepada kaum Yahudi, sesungguhnya karunia Allah seperti pangkat kerasulan, pangkat kenabian, agama Islam, dan kiblat nabi Ibrahim/Ka'bah itu semua kuasa Allah. Allah datangkan kepada siapa yang Allah kehendaki. 

Allah berikan semua karunia itu kepada Nabi Muhammad dan para sahabatnya. 

Dan Allah Ta'ala menceritakan tentang kaum Yahudi pada ayat di atas terdapat dua permasalahan

Pertama

Kaum Yahudi beriman kepada Allah ketika di waktu siang dan kafir diselain waktu siang, tujuan mereka agar ada kesamaan dengan kaum Muslimin dalam segi keabsahan beragama Islam. Bentuk penyerupaan ini jawab dengan firmannya

 قل إن الهدى هدى الله

Artinya kesempurnaan hidayah Allah dan kekuatan firman Allah tidak bisa dikelabui dengan penyerupaan yang lemah, tidak bisa menjadi kuat dan tidak membekas. 

Kedua

Sesungguhnya mereka (kaum Yahudi) inkar dengan ucapannya

وأن يؤتى أحد مثل ما أوتوا من الكتاب و الحكم والنبوة

(Jangan kamu percaya jika datang seseorang menyerupai seumpama apa yang didatangkan kepada kamu berupa kitab, hikmah dan pangkat kenabian maka jangan kamu percaya). 

Ucapan itu Allah bantah dengan firman-Nya

قل إن الفضل بيد الله يؤتى من يشاء

(Katakanlah sesungguhnya karunia itu ada pada kekuasaan Allah, Allah berikan kepada siapa yang Dia kehendaki)

Jumat, 04 September 2026

قالت طائفة من أهل الكتاب امنوا بالذى أنزل على الذين امنوا وجه النهارواكفروا آخره لعلهم يرجعون

 قالت طائفة من أهل الكتاب امنوا بالذى أنزل على الذين امنوا وجه النهارواكفروا آخره لعلهم يرجعون

Segolongan (lain) dari ahli kitab berkata (kepada sesamanya) perlihatkankah  (seolah olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan (Al Quran) kepada orang-orang yang beriman (sahabat rasul) pada permulaan siang (shalat subuh) dan ingkarlah pada akhirnya (shalat zuhur), supaya mereka (Orang-orang beriman) kembali (kepada kekufuran) 

Ali Imran ayat 73.

Segolongan (lain) dari ahli kitab, mereka berjumlah 12 para pemuka agama Yahudi dari suku Khaibar mereka adalah orang yang rendah, mereka itu diantaranya Abdullah bin Saef, Adh bin Zaed, Harst, Ka'ab dan para sahabat diantara para pemimpin berkata " Perlihatkankah (seolah olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman dengan perantara Muhammad artinya berimanlah kamu kepada sebagian isi Al Quran yaitu tentang kibkat yang Muhammad melakukan shalat menghadapnya dan juga para sahabatnya ketika shalat subuh (awal nahar) dan kufurlah kalian kepada kiblat ketika Muhammad melakukan shalat yang lainnya (shalat zuhur). 

Sesungguhnya Nabi Muhammad ketika tiba di kota Madinah, nabi diperintahkan Allah dalam mengerjakan shalat menghadap Baitul Maqdis (kiblat kaum Yahudi karena adanya baru besar), karena ada perintah berkiblat kepada Baitul Maqdis, kaum Yahudi sangat senang dan mereka berharap agar nabi Muhammad selamanya berkiblat ke Baitul Maqdis akan terapi nabi Muhammad kurang senang shalat menghadap Baitul Maqdis, ternyata berlaku dalam beberapa bulan saja, nabi Muhammad dikembalikan lagi shalat menghadap Ka'bah, mendengar hal ini kaum Yahudi merasa tidak senang, sehingga para pemuka agama Yahudi seperti Ka'ab bin Asyaraf dan Malik bin Saef berkata kepada para sahabatnya :" Berimanlah kalian kepada Al Quran yang diturunkan kepada Muhammad ketika Muhammad melakukan shalat subuh (karena kiblat  di alihkan ke Ka'bah) setelah itu kembalilah kalian kepada kiblat kamu (batu besar/Baitul Maqdis) ketika shalat zuhur (jangan mengikuti Muhammad menggadap Ka'bah)".

Karena ketika shalat zuhur nabi Muhammad diperintahkan Allah untuk kembali berkiblat ke Ka'bah. 

لعلهم يرجعون

Mudah-mudahan kaum mukmin yang masih awam (pebgikut Muhammad) mau kembali lagi ke agama asal yaitu Yahudi

Kamis, 03 September 2026

يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل وتكتمون الحق وأنتم تعلمون

 يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل وتكتمون الحق وأنتم تعلمون

Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukan yang hak dengan yang batil dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui. 

يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل

Hai ahli Kitab, mengapa kamu mencampuradukan apa yang ada di Kitab Taurat dengan merubah apa yang ada disisimu, pendapat ini dinukil dari Hasan bin Zain atau 

Mengapa kamu membuat keraguan kepada manusia dengan menzahirkan Islam dikala pagi hari kemudian kamu kembali jauh dari Islam ketika sore hari pendapat ini dinukil dari Ibnu Abbas, Syekh Qatadah. 

Kalimat تلبسون boleh dibaca dengan tasydid pada huruf  الباء. Telah membaca Syekh Yahya bin Watsib kalimat تلبسون  dengan fathah huruf الباء  dengan pengertian kamu mengakui kebenaran disertai kebatilan

Sabtu, 04 Juli 2026

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون

Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya) 

Ali Imran ayat 70

Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, ayat disini adalah ayat yang tertera di dalam kitab Allah yaitu kitab Taurat dan kitab Injil di dalamnya tertera dalil yang menunjukan atas pangkat kenabian Muhammad. 

Kamu mengingkari ketika kamu berada di sisi kaum awam (kaum yang tidak diberi Al kitab) dan ketika berada di sisi kaum Muslimin. 

Artinya mengapa kamu kufur kepada Al Quran maka sesungguhnya kamu sama juga mengungkari dihadapan kaum awam bahwa Al Quran Mukjizat dan kamu menyaksikan baik di dalam hati kamu dan akal kamu bahwa Al Quran adalah Mukjizat

Jumat, 26 Juni 2026

أن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبى والذين آمنوا والله ولى المؤمنين

 أن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبى والذين آمنوا والله ولى المؤمنين

Sesungguhnya orang-orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad) serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad) dan Allah adalah pelindung orang-orang beriman.

Ali Imran ayat 68.

Sesungguhnya manusia yang paling dekat dan mengkhususkan kepada agama Ibrahim adalah orang-orang yang mengikuti Ibrahim pada zamannya, dan juga mengikuti ini nabi (Muhammad) dan orang-orang yang beriman kepada Muhammad dan mengakuinya dan mereka berkata " Kami berada pada agama Ibrahim karena sesungguhnya kekaperahan syariat Muhammad akur dengan syariat Ibrahim".

Sesungguhnya yang membenarkan manusia dengan agama Ibrahim ada dua  golongan yang mendekatkan

1. Orang yang mengikuti Ibrahim diantaranya umat Ibrahim. 

2. Nabi Muhammad dan seluruh orang mukmin diantaranya para sahabat nabi SAW. 

Dan Allah menjadi penolong, penjaga dan memuliakan orang-orang mukmin

Sabtu, 13 Juni 2026

ا أنتم هؤلاء حاججتم فيما لكم به علم فلم تحاجون فيما ليس لكم به علم والله يعلم وأنتم لا تعلمون ما كان ابراهم يهوديا ولا نصرانيا ولكن كان حنيفة مسلما وماكان من المشركين

 ا أنتم هؤلاء حاججتم فيما لكم به علم فلم تحاجون فيما ليس لكم به علم والله  يعلم وأنتم لا تعلمون

ما كان ابراهم يهوديا ولا نصرانيا ولكن كان حنيفة مسلما وماكان من المشركين

Beginilah kamu, kamu ini bantah membantah tentang hal yang sudah kamu ketahui, maka mengapa kamu saling bantah membantah tentang hal yang kamu tidak ketahui, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. 

Ali Imran ayat 66.

Ibrahim itu bukan orang Yahudi bukan pula orang Nasrani, akan tetapi Dia adalah orang yang lurus lagi pula pasrah diri (kepada Allah) dan sesekali Dia bukan termasuk golongan orang-orang Musyrik

Ali Imran ayat 57.

هاآنتم هؤلاء حاججتم فيما لكم به علم فلم تحاجون فيما ليس لكم به علم والله يعلم وأنتم لا تعلمون

Beginilah kamu wahai segolongan orang-orang Yahudi dan Nasrani, kamu saling bantah membantah (memperdebatkan) tentang hal sudah kamu ketahui (sudah ada) di kitab kamu (Taurat dan Injil) bahwa sesungguhnya Ibrahim AS bukanlah beragama Yahudi bukan pula beragama Nasrani dan juga kamu sudah mengetahui bahwa Muhammad SAW itu adalah seorang nabi dan rasul di dalam kitab kamu dan itu sudah jelas disebutkan sifat-sifat (Ciri-ciri) Muhammad di kitab kamu tetapi kamu malah mengingkarinya. 

Mengapa kamu saling bantah membantah (berdebat) tentang hal yang kamu tidak ketahui (tidak ada) di dalam kitab kamu (Taurat dan Injil) tidak disebutkan agama Ibrahim AS sama sekali, tetapi mengapa kamu mempropoganda sesungguhnya syariat Ibrahim AS itu bersebrangan (berbeda) dengan syariat Muhammad SAW. 

Allah Maha Mengetahui bagaimana syariat berbeda dengan syariat yang akur. Sedang kamu mengetahui bagaimana tentang hal yang kamu perdebatkan tanpa ilmu pengetahuan. 

Maka untuk itu, Allah menjelaskan secara mendetail, dan menjelaskan tentang pendustaan mereka (Yahudi dan Naseanu) dan semua proooganda mereka tentang keakuratan agama Ibrahim AS kepada kedua golongan tersebut. Kemudian Allah berfirman

ما كان إبراهيم يهوديا ولا نصرانيا ولكن كان حنيفا مسلما وما كان من المشركين

Tidaklah Ibrahim itu beragama Yahudi dan bukan pula beragama Nasrani akan tetapi Ibrahim AS beragama yang lurus tidak cenderung kepada agama yang batil. Ibrahim beragama Islam yaitu agama yang cenderung kepada Tauhid, dan Ibrahim AS bukan beragama Islam yang diperbaharui. 

Ibrahim AS bukan termasuk golongan orang-orang Musyrik. 

Sebagaimana ayat ini 

وما كان من المشركين

 Ayat ini memberi peringatan kepada Yahudi dan Nasrani bahwa mereka orang -orang Musyrik karena mereka meyakini bahwa Udzair anak Allah dan Isa  Al Masih anak Allah. Itu semua sebagai kenyataan mereka dan juga pengakuan mereka bahwa Ibrahim AS berada pada agama mereka

Kamis, 11 Juni 2026

يا أهل الكتاب لم تحاجون فى ابراهم وما أنزلت التوراة والإنجيل إلا من بعده أفلا تعقلون

 يا أهل الكتاب لم تحاجون فى ابراهم وما أنزلت التوراة والإنجيل إلا من بعده أفلا تعقلون

 Hai ahli kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan setelah Ibrahim, apakah kamu tidak berpikir. 

Ali Imran ayat 65.

Setelah Rasulallah SAW menjelaskan berbagai dalil berupa ayat Al Quran dan juga mengajak berdoa laknat ( muhaballah) terapi kaum Yahudi menyatakan nabi Ibrahim beragama Yahudi dan begitu pula kaum Nasrani, mereka menyatakan nabi Ibeahim beragama Nasrani. Sehingga Allah turunkan ayat di atas

Wahai Ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) mengapa kamu saling membantah tentang agama Ibrahim AS bahwa Ibrahim beragama yang kamu anut. 

Tidaklah kitab Taurat yang diturunkan kepada Musa AS dan kitab Injil yang diturunkan kepada Isa AS kecuali setelah Ibrahim AS diutus dengan masa yang sangat jauh perbedaannya. 

Antara Ibrahim AS dengan Musa AS berjarak seribu tahun, sedangkan Musa AS dengan Isa AS berjarak seribu tahun . Tetapi setelah Taurat turun kaum Yahudi membuat pembaharuan begitu pula kaum Nasrani setelah Injil diturunkan membuat pembaharuan. 

Apakah kamu tidak berpikir mengapa kamu mengakui Ibrahim AS adalah bagian dari agama kamu. Pengakuan kamu adalah pengakuan yang batal. Ibrahim AS beragama yang lurus dan Islam

ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

 ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واس...