Rabu, 07 Oktober 2026

من أهل الكتاب من تأمنه بقنطار يؤده إليك ومنهم من أن تأمنه بدينار لا يؤده إليك إلا ما دمت عليه قائما ذلك بأنهم قالوا ليس علينا فى الأميين سبيل ويقولون على الله الكذب وهم يعلمون

 ومن أهل الكتاب من تأمنه بقنطار يؤده إليك ومنهم من أن تأمنه بدينار  لا يؤده إليك إلا ما دمت عليه قائما ذلك بأنهم قالوا ليس علينا فى الأميين سبيل ويقولون على الله الكذب وهم يعلمون

Diantara ahli kitab ada orang yang jika kamu percayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu. Dan diantara mereka ada orang yang jika kamu percayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu, kecuali jika kamu selalu menagihnya, yang demikian itu lantaran mereka mengatakan "tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi ( Orang-orang Arab)", mereka berkata " Dusta terhadap Allah" padahal mereka mengetahui. 

Ali Imran ayat 75.

من أهل الكتاب من تأمنه بقنطار يؤده اليك

Diantara ahli kitab (kaum Yahudi) ada orang yang jika kamu amanatkan /dipercayakan kepadanya harta yang banyak, dia mengembalikannya kepada engkau (Muhammad) dengan tidak rasa sukar. Seperti Abdullah bin Salam dan para sahabatnya (mereka orang Yahudi semuanya telah masuk Islam) 

ومنهم من ان تأمنه بدينار لا يؤده اليك إلا ما دمت عليه قائما

Dan diantara mereka (kaum Yahudi) ada orang yang jika engkau amanatkan /percayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mau mengembalikannya kepada engkau bahkan dia merasa satu dinar tadi halal baginya, kecuali jika engkau terus menerus menagihnya dengan berseteru, seperti Ka'ab bin Asyaraf (Yahudi tulen) dan para sahabatnya. 

Berkata Ibnu Abbas telah menitipkan seorang laki-laki kaum Qurais kepada Abdullah bin Salam sebanyak 1200 ons emas. Ketiga ditagih Abdullah bin Salam langsung mengembalikannya. Kaum Qurais yang lainnya juga pernah menitipkan kepada kaum Yahudi yaitu Fanhas bin Azura', ketika ditagih Fanhas menghianatinya, sehingga Allah turunkan ayat yang di atas. 

Peringatan

Pada kalimat بقنطار dan بدينار terdapat huruf الباء yang memiliki makna التصاق الامانة (kepercayaan yang melekat) sebagaimana lafaz على pada kalimat على كذا. Maka kalimat على كذا memiliki makna kepercayaan yang sangat tinggi /melekat.

Sebagaimana firman Allah

ومن ائتمان على شىء

Maka jadilah yang demikian bacaan di atas yaitu kalimat على شىء bermakna المتصق  (melekat). Maka yang diamanatkan harus menjungjung tinggi atas amanat.

وذلك بأنهم قالوا ليس علينا فى الأميين سبيل

Dan yang demikian itu ( kaum Yahudi tidak mau mengembalikan titipan satu dinar) karena mereka berpendapat "tidak ada dosa atas kami terhadap orang-orang Ummi (orang-orang Arab yang dianggap bodoh) . 

Demikian tadi boleh/halal berhianat menurut mereka adalah sebuah kebenaran, sebab kaum Yahudi berkata " Tidak berdosa atas kami apabila dititipkan kepada kami harta orang Arab apabila kami tidak mengembalikan, walaupun orang Arab menagih terus menerus. 

Dan juga kaum Yahudi berpendapat bahwa mereka adalah anak Allah dan kekasih Allah, sedangkan mahkluk yang lainnya adalah hamba Allah maka tidak berdosa terhadap seseorang atas kami apabila kami memakan harta hamba kami.

Atau arti dari perkataan Yahudi " Tidaklah berdosa apabila kami memakan harta orang Arab ". Karena  kaum Yahudi berpendapat harta orang Arab halal bagi kami karena orang Arab bukan termasuk golongan agama kami. Tidak haram orang Arab dalam kitab kami dan kami halal berbuat zolim kepada orang Arab di dalam agama kami. 

ويقلون على الله الكذب وهم يعلمون

Orang kafir berkata dusta kepada Allah padahal mereka mengetahui. 

Sesungguhnya orang kafir berkata " Sesungguhnya boleh berhianat disertai berlawanan dengan yang telah disebutkan dalam kitab Taurat, dan mereka berdusta dengan yang dikemukakan pada ucapan di atas dan mereka mengetahui perbuatan dusta mereka. Maka orang itu termasuk golongan pendusta. Dan orang itu disebut penghianat besar dan kejahatan yang besar

بلى من أوفى بعهده والتقى فإن الله يحب المتقين

Bukan demikian ( kaum Yahudi boleh menghianati titipan harta orang Arab). 

Ayat ini sebagai penolakan atas penghiatan kaum Yahudi terhadap harta titipan. 

Akan tetapi barang siapa yang menempati janjinya baik janji kepada Allah dan janji kepada manusia dan dia bertaqwa kepada Allah dan menjauhi konflik perjanjian dengan berhianat dan meninggalkan amanat maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa. 

Ayat ini sebagai dalil atas mengagungkan perkata menepati janji. 

Dengan demikian kataatan dibatasi oleh dua perkara

1. Mengagungkan perintah Allah

2. Kasih sayang terhadap makhluk Allah

Adapun menepati janji mencangkup atas keduanya secara otomatis. Karena yang demikian tadi menjadi sebab manfaat bagi makhluk yaitu kasih sayang terhadap makhluk Allah. 

Begitu pula perkara perintah Allah, menepati janji sama dengan melaksanakan hak orang lain juga gak diri sendiri maka akan datang  rasa taat dan meninggalkan yang di haramkan

Sabtu, 03 Oktober 2026

يختص برحمته من يشاء والله ذو الفضل العظيم

 يختص برحمته من يشاء والله ذو الفضل العظيم

Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar. 

Ali Imran ayat 74

Allah menentukan rahmat-Nya yang sampai rahmat itu dalam bentuk kemuliaan dan ditinggikan  pangkat, sehingga dengan rahmat itu seseorang menjadi tinggi derajatnya, dan juga kemuliaan yang sudah ditentukan baik pangkat kenabian, pangkat rasul /urusan dan paham agama kepada orang yang Allah kehendaki (kepada nabi Muhammad dan para sahabatnya) dan Allah memiliki karunia yang sangat agung, maka tidak ada yang bisa mencegah dalam menyusun konfirmasi Allah dan kemuliaan Allah kepada hambanya

Sabtu, 19 September 2026

ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

 ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

Berkata segolongan ahli kitab "jangan kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agama kamu(Yahudi)", katakanlah (wahai Muhammad) sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) adalah petunjuk Allah, dan (mereka berkata) " Janganlah kamu percaya bahwa akan diberikan kitab kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepada kamu, dan (jangan kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujanmu di sisi Tuhanmu". Katakanlah (wahai Muhammad) " Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, dan Allah memberikan karunia itu kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha luas karunia-Nya dan mempunyai karunia yang besar".

Ali Imran ayat 73.

لاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم

Segolongan dari ahli kitab berkata " Jangan kamu percaya kecuali kepada orang mengikuti agama kamu. Tujuannya agar tiap seseorang bisa menjaga pengikutnya atas yang diikutinya. 

Perkataan "jangan kamu percaya kepada seseorang kecuali orang itu mengikuti agama kamu" Tujuannya adalah untuk mengacaukan agar kaum Yahudi yang memeluk agama isalam kembali ke agama Yahudi. 

Atau agar kaum Yahudi tidak membenarkan Muhammad sebagai Nabi kecuali kepada orang yang berpegang teguh kepada agama Yahudi, kiblat kamu adalah Baitul Maqdis maka barang siapa mengajak kepada sesuatu (selain Baitul Maqdis) maka jangan kamu benarkan. 

قل إن الهدى هدى الله

Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya petunjuk yang benar adalah petunjuk Allah (yang harus diikuti) dan sesungguhnya agama yang lurus adalah agama Allah, agama Allah adalah agama Islam, dan kiblat Allah adalah Ka'bah. 

أن يؤتى أحد مثل مااوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم

Segolongan ahli kitab berkata "janganlah kamu percaya bahwa ada seseorang yang diberikan kitab (Muhammad) seperti  yang diberikan kepada kamu. Dan jangan kamu percaya bahwa hujah (dalil) mereka akan mengalahkan hujah kamu di sisi Tuhan kamu. 

Perkataan ahli kitab tentang 

أن يؤتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم

Mereka bilang itu adalah kalam Allah, maka jangan kamu inkarkan wahai golongan Yahudi. Padahal itu ucapan para pembesar Yahudi yang menginginkan agar kaum Yahudi yang sudah masuk agama Islam kembali ke agama Yahudi. 

Dengan ucapan "jika seseorang (Muhammad) mengaku diberikan agama  dan kiblat berupa Ka'bah kalau bukan dari golongan kamu (Yahudi) jangan kamu percaya, atau kaum muslimin berhujah kepada kamu bahwa agama Islam dan kiblat Ka'bah dari Allah maka jangan kamu percaya alasan mereka.

Telah membaca Syakh Ibnu Katsir kalimat أن يؤتى dengan memakai همزتين (dua hamzah) maka menjadi أأن يؤتى. Hamzah pertama dibaca pendek dan hamzah kedua dibaca enteng. Kedudukan hamzah pertama menjadi istifham ingkari dan tau bih, maka artinya bukankah telah datang seseorang dengan membawa syariat seperti syariat yang diberikan kepadamu di antara syariat-syariat yang ada. Tetapi mereka tetap mengingkari syariat Allah. Pendapat ini sebagaimana diriwayatkan dari Syekh Mujahid dan Syekh Isa  bin Umar.

Penutup pembicaraan ini, bahwa kaum Yahudi fakir dari berpikir untuk masa depan akhirat dan selamanya mereka inkar, padahal Allah memberikan dalil dengan firmannya

إن الهدى هدى الله 

Didukung dengan ayat

أن يؤتيه من يشاء من عباده

Tetapi kaum Yahudi tetap menginkarainya. Seharusnya dengan dalil-dalil tadi mereka harus meninggalkan inkar. 

قل إن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

Katakanlah wahai Muhammad kepada kaum Yahudi, sesungguhnya karunia Allah seperti pangkat kerasulan, pangkat kenabian, agama Islam, dan kiblat nabi Ibrahim/Ka'bah itu semua kuasa Allah. Allah datangkan kepada siapa yang Allah kehendaki. 

Allah berikan semua karunia itu kepada Nabi Muhammad dan para sahabatnya. 

Dan Allah Ta'ala menceritakan tentang kaum Yahudi pada ayat di atas terdapat dua permasalahan

Pertama

Kaum Yahudi beriman kepada Allah ketika di waktu siang dan kafir diselain waktu siang, tujuan mereka agar ada kesamaan dengan kaum Muslimin dalam segi keabsahan beragama Islam. Bentuk penyerupaan ini jawab dengan firmannya

 قل إن الهدى هدى الله

Artinya kesempurnaan hidayah Allah dan kekuatan firman Allah tidak bisa dikelabui dengan penyerupaan yang lemah, tidak bisa menjadi kuat dan tidak membekas. 

Kedua

Sesungguhnya mereka (kaum Yahudi) inkar dengan ucapannya

وأن يؤتى أحد مثل ما أوتوا من الكتاب و الحكم والنبوة

(Jangan kamu percaya jika datang seseorang menyerupai seumpama apa yang didatangkan kepada kamu berupa kitab, hikmah dan pangkat kenabian maka jangan kamu percaya). 

Ucapan itu Allah bantah dengan firman-Nya

قل إن الفضل بيد الله يؤتى من يشاء

(Katakanlah sesungguhnya karunia itu ada pada kekuasaan Allah, Allah berikan kepada siapa yang Dia kehendaki)

Jumat, 04 September 2026

قالت طائفة من أهل الكتاب امنوا بالذى أنزل على الذين امنوا وجه النهارواكفروا آخره لعلهم يرجعون

 قالت طائفة من أهل الكتاب امنوا بالذى أنزل على الذين امنوا وجه النهارواكفروا آخره لعلهم يرجعون

Segolongan (lain) dari ahli kitab berkata (kepada sesamanya) perlihatkankah  (seolah olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan (Al Quran) kepada orang-orang yang beriman (sahabat rasul) pada permulaan siang (shalat subuh) dan ingkarlah pada akhirnya (shalat zuhur), supaya mereka (Orang-orang beriman) kembali (kepada kekufuran) 

Ali Imran ayat 73.

Segolongan (lain) dari ahli kitab, mereka berjumlah 12 para pemuka agama Yahudi dari suku Khaibar mereka adalah orang yang rendah, mereka itu diantaranya Abdullah bin Saef, Adh bin Zaed, Harst, Ka'ab dan para sahabat diantara para pemimpin berkata " Perlihatkankah (seolah olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman dengan perantara Muhammad artinya berimanlah kamu kepada sebagian isi Al Quran yaitu tentang kibkat yang Muhammad melakukan shalat menghadapnya dan juga para sahabatnya ketika shalat subuh (awal nahar) dan kufurlah kalian kepada kiblat ketika Muhammad melakukan shalat yang lainnya (shalat zuhur). 

Sesungguhnya Nabi Muhammad ketika tiba di kota Madinah, nabi diperintahkan Allah dalam mengerjakan shalat menghadap Baitul Maqdis (kiblat kaum Yahudi karena adanya baru besar), karena ada perintah berkiblat kepada Baitul Maqdis, kaum Yahudi sangat senang dan mereka berharap agar nabi Muhammad selamanya berkiblat ke Baitul Maqdis akan terapi nabi Muhammad kurang senang shalat menghadap Baitul Maqdis, ternyata berlaku dalam beberapa bulan saja, nabi Muhammad dikembalikan lagi shalat menghadap Ka'bah, mendengar hal ini kaum Yahudi merasa tidak senang, sehingga para pemuka agama Yahudi seperti Ka'ab bin Asyaraf dan Malik bin Saef berkata kepada para sahabatnya :" Berimanlah kalian kepada Al Quran yang diturunkan kepada Muhammad ketika Muhammad melakukan shalat subuh (karena kiblat  di alihkan ke Ka'bah) setelah itu kembalilah kalian kepada kiblat kamu (batu besar/Baitul Maqdis) ketika shalat zuhur (jangan mengikuti Muhammad menggadap Ka'bah)".

Karena ketika shalat zuhur nabi Muhammad diperintahkan Allah untuk kembali berkiblat ke Ka'bah. 

لعلهم يرجعون

Mudah-mudahan kaum mukmin yang masih awam (pebgikut Muhammad) mau kembali lagi ke agama asal yaitu Yahudi

Kamis, 03 September 2026

يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل وتكتمون الحق وأنتم تعلمون

 يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل وتكتمون الحق وأنتم تعلمون

Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukan yang hak dengan yang batil dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui. 

يا أهل الكتاب لم تلبسون الحق بالباطل

Hai ahli Kitab, mengapa kamu mencampuradukan apa yang ada di Kitab Taurat dengan merubah apa yang ada disisimu, pendapat ini dinukil dari Hasan bin Zain atau 

Mengapa kamu membuat keraguan kepada manusia dengan menzahirkan Islam dikala pagi hari kemudian kamu kembali jauh dari Islam ketika sore hari pendapat ini dinukil dari Ibnu Abbas, Syekh Qatadah. 

Kalimat تلبسون boleh dibaca dengan tasydid pada huruf  الباء. Telah membaca Syekh Yahya bin Watsib kalimat تلبسون  dengan fathah huruf الباء  dengan pengertian kamu mengakui kebenaran disertai kebatilan

Sabtu, 04 Juli 2026

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون

Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya) 

Ali Imran ayat 70

Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, ayat disini adalah ayat yang tertera di dalam kitab Allah yaitu kitab Taurat dan kitab Injil di dalamnya tertera dalil yang menunjukan atas pangkat kenabian Muhammad. 

Kamu mengingkari ketika kamu berada di sisi kaum awam (kaum yang tidak diberi Al kitab) dan ketika berada di sisi kaum Muslimin. 

Artinya mengapa kamu kufur kepada Al Quran maka sesungguhnya kamu sama juga mengungkari dihadapan kaum awam bahwa Al Quran Mukjizat dan kamu menyaksikan baik di dalam hati kamu dan akal kamu bahwa Al Quran adalah Mukjizat

Jumat, 26 Juni 2026

أن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبى والذين آمنوا والله ولى المؤمنين

 أن أولى الناس بإبراهيم للذين اتبعوه وهذا النبى والذين آمنوا والله ولى المؤمنين

Sesungguhnya orang-orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad) serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad) dan Allah adalah pelindung orang-orang beriman.

Ali Imran ayat 68.

Sesungguhnya manusia yang paling dekat dan mengkhususkan kepada agama Ibrahim adalah orang-orang yang mengikuti Ibrahim pada zamannya, dan juga mengikuti ini nabi (Muhammad) dan orang-orang yang beriman kepada Muhammad dan mengakuinya dan mereka berkata " Kami berada pada agama Ibrahim karena sesungguhnya kekaperahan syariat Muhammad akur dengan syariat Ibrahim".

Sesungguhnya yang membenarkan manusia dengan agama Ibrahim ada dua  golongan yang mendekatkan

1. Orang yang mengikuti Ibrahim diantaranya umat Ibrahim. 

2. Nabi Muhammad dan seluruh orang mukmin diantaranya para sahabat nabi SAW. 

Dan Allah menjadi penolong, penjaga dan memuliakan orang-orang mukmin

من أهل الكتاب من تأمنه بقنطار يؤده إليك ومنهم من أن تأمنه بدينار لا يؤده إليك إلا ما دمت عليه قائما ذلك بأنهم قالوا ليس علينا فى الأميين سبيل ويقولون على الله الكذب وهم يعلمون

 ومن أهل الكتاب من تأمنه بقنطار يؤده إليك ومنهم من أن تأمنه بدينار  لا يؤده إليك إلا ما دمت عليه قائما ذلك بأنهم قالوا ليس علينا فى الأميين ...