Senin, 14 Juni 2021

Tsumma latus alunna yauma idzin anin na'iim


( Kemudian kamu benar - benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri) 

Orang  - orang non muslim melihat keberadaan neraka jahanam dengan mata kepala mereka

Pase pertama mereka melihat neraka jahanam dengan fokus tidak melihat yang lainnya

pase kedua merka melihat telaga yang berada di dalam jurang di neraka jahanam lalu mereka terperoksok kedalamnya bersama harta yang mereka kumpulkan selama di dunia. Mereka melihat neraka jahanam tidak sama sekali ada rasa keraguan

Mereka masuk neraka jahanam karema mengingkari dalil yang sudah nyata bahkan mereka berpikir dengan prasangka

( Kemudian kamu benar - benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan ( yang megah di dunia)) 

Pada waktu diperlihatkan neraka jahanam, mereka akan ditanya tentang kehidupan bermegah - megahan ketika di dunia

Sedangkan orang mu'min  akan ditanya dengan pertanyaan yang mulia, yang mengembirakan,karena orang mu'min ketika mengumpulkan harta untuk kepentingan dunia dan kepentingan akhirat dan juga orang mu'min selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan

Sedangkan orang non muslim ketika diperluhatkan neraka jahanam di tanya dengan pertanyaan keburukan, penghinaan, karena mereka tidak bersyukur atas nikmat bahkan mereka menerima nikmat dengan kekufuran dan kemaksiatan

Minggu, 13 Juni 2021

Kalla lauta'lamuuna ilmal yaqiin

 

( Sekali - kali tidak  ! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti) 

Jawab kalimat لو di buang. Sedangkan kalimat كلا adalah kalimat حقا dengan arti mana mungkin kamu akan hidup  bermegah megahan dan mengumpulkan harta kalau kamu sudah mengetahui perkara kematian dan azab kubur

Kalau kamu sudah mengetahui perkara akhir dari kehidupan, maka pasti kamu tidak akan menyibukan perkara dunia, dan tidak akan menyomboingkan kehidupan dunia

Ada juga yang menafsirkan ayat ini dengan 

Jika kamu mengetahui tentang kematian, dan mengetahui yang akan terjadi setelah kematian ( alam kubur), dan mengetahui perkara setelah alam kubur ( akhirat) maka kamu tidak akan menyibukan dengan hidup bermegah megahan yang menyebabkan kamu jauh untuk berzikir kepada Allah

Latarawunnal jahim

( Niscaya kamu ( orang - orang yang hidup bermegah - megahan dan mengumpulkan harta)  benar - benar akan diperlihatkan neraka jahanam) 

 Kalimat لترون adalah jawab qosam yang dibuang maka taqdirnya adalah kalimat dengan arti 

Demi Allah pasti kamu akan diperlihatkan azab jahanam, begitu juga orang Mu'min Allah perlihatkan jahanam.

Bahwa ancaman Allah tentang memperlihatkan neraka jahanam kepada orang mu'min itu hanya sekedar memperlihatkan saja, tidak untuk mengazabnya. 

Telah membaca Ibnu Amir kalimat لترون  dengan dibaca الشم pada huruf التاء dengan arti sesungguhnya Allah kumpulkan kamu di neraka jahanam, kemudian Allah perlihatkan neraka jahanam kepada kamu

Kamis, 10 Juni 2021

Al hakumut takaatsur


( Bermegah - megahan telah melailaikanmu) 

Hidup bermegah - megahan, memperbanyak harta juga keturunan dan ketenaran telah melalikan kamu jauh untuk mementingkan urusan akhirat dalam rangka mempeesiapkan menghadapi kiamat dan sebelum mati menjemput

Dalam permasalahan ini telah diriwayatkan, sesungguhnya keturunan Bani Abdil Manaf dan keturunan Bani Saham, kedua golongan ini saling mengecam dirinya yang paling banyak harta, saling mancari ketenaran di masyarakat dan kehormatan ini terjadi setelah Islam berkembang di Jazirah Arab

Berkata kata salah satu  dari dua golongan

" kamilah yang palng kaya, kamilah yang paling mulia diantara yang mulia dan paling agung golongannya"

Bani Abdul Manaf mengkalim bahwa golongannya yang paling banyak harta .Berkata pula golongan Bani Saham " golongan kamilah yang memiliki berbagai macam harta ketika masa jahiliyah, angka hata kami lebih banyak dari harta kamu"

Dari cerita di atas maka Allah turunkan surat Atakatsur

Ada juga yang meriwayatkan dari Matdaruf bin Abdilah bin Sahir, Sahir dapat dari Bapaknya, bahwa sesungguhnya Nabi SAW telah membacakan surat Attatsur ketika Nabi berkata kepada Ibnu Adam, ketika Ibmu Adam mengucaokan kalimat hartaku, hartaku, hartaku, sehingga Nabi SAW menasehati Ibnu Adam bahwa itu bukan hartamu kecuali apa yang telah kamu makan dan yang kamu sedekahkan

Pada kalimat الهاكم boleh di baca dengan االهاكم dengan memakai hamzah istifham takriri

Hatta zurtumul maqaabir

( Sampai kamu masuk kedalam kubur) 

Sampai datang kepada kamu kematian kamu masih membanggakan hidup bermegah - megahan, jadilah kamu masuk kedalam kubur.

Kubur salah satu tempat proses ke alam hisab/ akhirat

Ketika berada dalam kubur, akan ada perkataan kepada orang yang di alam kubur berupa perkataan " telah memasuki si pulan kedalam kubur "

Mengapa ada ucapan demikian, karena sesungguhnya mau tidak mau seseorang akan beralih dari kuburnya menuju suatu tempat apakah ia masuk surga atau masuk neraka

Kalla saufata lamun

( Sekali - kali tidak ! Kelak kamu akan mengetahui akibat perbuatan kamu itu) 

Mana mungkin kamu tidak akan mengalami kematian, disitulah kamu akan mengetahui ketika kamatian menghampiri kamu, 

Pada waktu itu akan ada ucapan berupa kalimat " tidak ada kebahagiaan, ketika ditanya tentang pertanyaan sekitar alam kubur

Tsuma kalla saufa ta'lamuun

( Kemudian sekali - kali tidak ! Kelak kamu akan mengetahui) 

Tidak mungkin kamu tidak mengalami ketika dicabut nyawa, pada waktu itu ada suara yang memanggil dengan ucapan  " si pulan celaka dengan amat cela " 

Setelah mendengar ucapan itu si pulan tidak ada rasa gembira selama lamanya, setelah mendengan dia celaka

Pada waktu itu juga kepada orang yang celaka diucapkan kalimat وامتازوا اليوم .

Rabu, 09 Juni 2021

Innal insaana lafii husr

 

( Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian) 

Manusia berada dalam kerugian dalam semua usahanya, urusannya yang menjurus keburukan atau ketika sehat tudak mau melakukan amal ibadah tetapi setelah pikun dan maut menjemputnya ingin berusaha melakukan ibadah

Illa ladziina aamanuu wa'amilush shoolihaati

( Kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal kebajikan) 

Sesungguhnya orang yang beriman dan beramal soleh mereka itu berada dalam jual beli yang tidak pernah rugi karena mereka melakukan amal soleh jauh dari racun yang mematikan

Watawaashou bilhaq 

( Saling menasehati untuk kebenaran) 

Orang yang beriman dan beramal soleh,mereka saling memperingatkan akan hukum syariat dalam rangka mengamalkan dan mempelajarinya

Watawaashau bishshobr

( Saling menasehati untuk kesabaran) 

Mereka saling menasehati untuk selalu bersabar dalam melaksanakan kewajiban dan bersabar dalam menjauhi perbuatan ma'siat dan keburukan

Minggu, 06 Juni 2021

Kalla saufa ta'lamuun

 

( Sekali kali tidak ! Kelak kamu akan mengetahui ( akibat perbuatanmu itu))

Mana mungkin kamu tidak mengalami kematian, pasti kamu akan mengetahui ketika kematian menghampirimu, ketika itu akan diucapkan kalimat " tidak ada kebahagiaan, ketika ada pertanyaan tentang alam kubur

Tsuma kalla saufa ta'lamuun

( kemudian sekali - kali tidak. ! Kelak kamu akan mengetahui) 

Tidak mungkin kamu tidak mengalami perkara dicabut nyawa. Ketika itu ada suara yang memanggil " sipulan celaka karena amalnya, dari situlah si pulan tidak ada rasa gembira selama - lamanya setelah dipanggil celaka. Pada saat itu juga yang celaka mendengar kalimat وامتازوا اليوم 

Kalla lau ta'lamuuna ilmal yaqiin

( Sekali kali tidak !sekiranya kamu mengetahui dengan pasti) 

Jawab kalimat لو di buang. Sedangkan kalimat كل adalah kalimat حقا ( kamu tidak akan mau hidup bermegah megahan kalau kamu sudah mengetahui perkara kematian dan azab kubur) 

Kalau kamu sudah mengalami tentang perkara akhir dari kehidupan kamu, pasti kamu tidak akan menyibukan diri dengan urusan dunia dan tidak menyombongkan kehiduoan dunia

Ada juga yang menafsirkan ayat ini dengan 

Jika kamu mengalami tentang kematian dan mengalami yang akan terjadi setelah kematian ( dalam kubur) dan mengalami perkara setelah alam kubu ( akhirat)  maka pasti kamu tidak akan menyibukan dengan hidup bermegah - megahan yang menyebabkan kamu jauh untuk mengingat kepada Allah

Jumat, 04 Juni 2021

Surat Al - Takaasur

 

Al haakumut takaatsur

( Bermegah - megahan telah melalikanMu) 

Hidup bermegah - megahan telah melalaikanMu,meperbanyak harta, juga memperbanyak keturunan, dan juga kesombongan.

Dengan berbagai urusan diatas tadi, telah melailaikanMu untuk mengurus permasalahan persiapan menghadapi kiamat dan persiapan kematian yang memang sudah pasti terjadi

Diriwayatka 

Ada dua golongan yaitu Bani Abdil Manaf dan Bani Saham, kedua golongan ini saling mengklaim bahwa dirinya lah yang paling banyak harta, ingin tersanjung di masyarakat ini terjadi setelah islam telah berkambang, 

Berkata dari salah satu golongan bahwa kamilah yang paling banyak harta, paling mulia, paling agung golongan, 

Berkata Bani Abdil Manaf 

Kamilah golongan yang paling banyak harta

Berkata Bani Saham 

Kamilah yang paling banyak harta dari masa Jahiliyah

Dengan peristiwa diatas maka Allah menurunkan surat Al Takaatsur

Ada juga yang meriwayatkan dari Mutdaraf bin Abdilah bin Sahir. Assahir dapat dari bapaknya. Bahwa sesungguhnya Nabi SAW membacakan surat Al Takaatsur karena Nabi SAW mendengar perkataan Ibnu Adam mengucapkan kalimat hartaku hartaku.  Kemudian Nabi SAW berkata kepada Ibnu Adam itu bukan hartamu kecuali apa yang kamu sudah makan,dan yang kamu pakai dan yang kamu sedekahkan, yang lainnya akan binasa

Pada kalimat الهاكم boleh dibaca االهاكم dengan memakai hamzah istifham taqriri

Hatta zurtumul maqaabir

( Sampai kamu masuk kedalam kubur) 

Sampai datang kepada kamu kematian, kamu berada pada kelalaian karena hudup yang bermegah - magahan. Setelah kematian menjemput kita lalu masuklah kita kedalam kubur sebagai salah satu proses menuju perhitungan amal ( hisab) 

Didalam kubur akan dikatakan kepada orang yang sudah meninggal kalimat, telah memasuki seseorang kedalam kuburnya. Mengapa ucapan di ucapkan kepada orang yg memasuki kubur karena mau tidak mau seseorang akan beralih dari kuburnya menuju kesustu tempat, apakah ia masuk surga atau neraka

Selasa, 01 Juni 2021

Innal insaana lafii khusr

 

( Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian) 

Manusia berada kerugian  dalam segala usahanya, urusannya yang menjurus kepada keburukan atau ketika sehat tidak melakukan amal ibadah tetapi setelah pikun dan maut menghampirinya baru ingin melakukan ibadah itu orang yang merugi

Illal ladziina aamanuu wa'amilush shalihaati

( Kecuali orang orang beriman dan mengerjakan kebajikan) 

Sesungguhnya orang - orang beriman dan beramal sholeh mereka berada di dalam jual beli yang tidak pernah rugi, karena mereka melakukan amal shaleh

Watawaashau bilhaq

( Saling menasehati untuk kebenaran) 

Orang beriman dan beramal shaleh saling memperingatkan akan hukum syariat dalam rangka mengamalkan dan mempelajarinya

Watawaashau bilshaabr

( Saling menasehati untuk kesabaran) 

Mereka saling menasehati untuk selalu sabar dalam melaksanakan kewajiban dari Allah dan sabar dalam menjauhkan perbuatan ma'siat dan perbuatan buruk

ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واسع عليم

 ولاتؤمنوا إلا لمن تبع دينكم قل إن الهدى هدى الله أن يأتى أحد مثل ما أوتيتم أو يحاجوكم عند ربكم قل أن الفضل بيد الله يؤتيه من يشاء والله واس...