Minggu, 27 November 2022

واتبعوا ما تتلو الشياطين على ملك سليمان

 واتبعوا ما تتلو الشياطين على ملك سليمان

Dan mereka telah mengikuti apa-apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. 

Dan mereka (Yahudi) mengikuti apa-apa yang dibacakan (yang didustakan)  setan pada masa kerajaan Sulaiman. Yang dibacakan setan adalah suhir ( dan setan mengatakan bahwa Sulaiman mengajarkan sihir).

Setan memendam sihir tersebut di bawah kursi kerajaan Sulaiman. Dan ketika itu Sulaiman tidak mengetahuinya. Lalu ketika Sulaiman wafat, setan mengeluarkan sihit tersebut dari bawah kursi Sulaiman dan dia katakan kepada manusia : inilah (sihir)  milik Sulaiman untuk kamu. Lalu manusia pun mempelajarinya. Dan manusia meninggalkan kitab nabinya. Dan kemashuran mulai menjadi hina. Mereka menghinakan Sulaiman dan terus mempelajarinya. Sampai Allah mengutus Muhammad SAW, dan Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW tentang kebaikan Sulaiman. 

Masa dicopotnya kekuasaan kerajaan Sulaiman selama 40 hari disebabkan adalah salah satu istri Sulaiman menyembah patung selama 40 hari dan Sulaiman tidak mengetahuinya. Maka Allah cabut kekuasaannya menguasai kerajaan selama 40 hari.

Kekuatan kerajaan Sulaiman berada pada cincin. Dan cincin itu berasal dari surga. Apabila Sulaiman masuk ke WC maka cincin itu dibukanya. Suatu saat cincin itu dititipkan kepada istrinya yang bernama Aminah. Ketika cincin itu dititipkan kepada istrinya datanglah jin yang bernama Sahor. Jin Sahor menyerupai bentuk Sulaiman dan dia masuk kepada Aminah dan dia berkata : berikan cincin itu kepadaku. Lalu Aminah memberikannya kepada jin Sahor. Seketika Jin, Manusia, Burung, dan Angin semuanta tunduk kepada Jin Sahor. Lali dia duduk di kursi kerajaan Sulaiman. 

Datanglah Sulaiman kepada istrinya dan Sulaiman meminta cincinnta. Lalu Istinya melihat Sulaiman , bentuknya bukan separi yang biasa dia kenal, lalu Aminah berkata: apakah engkau Sulaiman. Bukankan tadi Sulaiman sudah mengambil cincinnya. 

Ketika 40 hari berlalu, Jin Sahor pun kabur dari kursi kerajaan Sulaiman dan pergi ke lautan. Dan cincin Sulaikan kembali kepada Sulaiman. Ikan pun mulai tunduk kepada Sulaiman. 

Setelah cincin kembali maka berpengaruh kembali kekuasaan  Sulaiman sampai kepada batinnya. Cuncin pun dipakai kembali maka kerajaan pun kembali dikuasai Sulaiman. 

Lalu Sulaiman memerintahkan para Jin untuk menghadirkan Jin Sahor kehadapannya. Lalu Sulaiman memenjarakan jin Sahor kedalam batu besar lalu dilapisi timah dan besi, kemudian batu itu dilemparkan ketengah lautan.

وما كفر سليمان

Padahal Sulaiman tudak kafir. 

Apa yang ditulis Sulaiman bukanlah sihir, dan juga apa yang ia perbuat. Karena perbuatan sihir adalah kafir dalam segi syariat. 

Adapun dalam syariat kami jika perbuatan disertai dengan i'tuqad dan dia menghalalkan perbuatannya maka ia kafir. Kecuali bila ia tidak mengi'tiqadkannya. 

Adapun mempelajari sihir dan mengamalkannya maka haram, atau menyatukan dua insan agar saling mencintai atau keduanya agar saling berpisah juga haram. 

ولكن الشياطين كفروا

Akan tetapi syetanlah yang kafir ( mengerjakan sihir dan menulisnya lalu mengerjakannya) 

Telah membaca Ibnu Amir, Hamzah, dan Kusai kalimat لكن dengan tidak memakai tasydid dan kalimat الشياطين dibaca rafa.

Jumat, 18 November 2022

أوكلما عهدوا عهدا نبذه فرق منهم بل اكثرهم لا يؤمنون

 Berkata Ibnu Abbas : ketika Rasulullah SAW mengingatkan mereka ( orang fasik) bahwa Allah tidak pernah membuat perjanjian kepada mereka untuk beriman kepada Muhammad . Malik bin Soip berkata demi Allah,Allah tidak pernah berjanji kepada kami tetang Muhammad dengan suatu perjanjian, maka Allah turunkan ayat dibawah ini

أوكلما عهدوا عهدا نبذه فرق منهم بل اكثرهم لا يؤمنون

Patutkah ( mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah)  ? Dan setiap kali mereka mengingkari janji,segolongan mereka melemparkannya bahkan sebagian besar mereka tidak beriman. 

Patutkan mereka menginkari ayat-ayat, pada waktu mereka berjanji kepada Allah dalam suatu perjanjian, mereka berkata sebelum Muhammad diutus : kami pasti akan beriman kepada Muhammad dan kami akan keluar dari kemusyrikan. Perkataan ini seakan-akan mereka berjanji kepada Allah bahwa mereka akan menolong Allah dan tidak akan membantu orang Musyrik untuk mencelakai Muhammad. 

Akan tetapi mereka malah membantu kaum Qurais dalam mencelakai Muhammad. Dan sebagian besar mereka mengingkari perjanjian bahkan mereka tidak membenarkan  Muhammad sebagai utusan selama-lamanya karena mereka hasud kepada Muhammad. 

Ada yang berpendapat mereka tidak membenarkan kitab mereka ( Taurat)  karena sesungguhnya mereka terhadap kaum mereka juga bertingkan munafik bahkan juga kepada Muhammad. Mereka hanya menzohirkan keimanan sedangkan hati mereka mengingkarinya.

ولما جاءهم رسول من عندلله مصدق لما معهم  نبذ فرق من الذين اوتوا الكتاب  كتاب الله وراء ظهورهم كأنهم لا يؤمنون

Dan setelah datang kepada mereka seorang rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa ( kitab) yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberikan kitab (Taurat)  melemparkan kitan Allah kebelakang (punggungnya) seolah-olah mereka tidak mengetahuinya ( bahwa itu adalah kitab Allah) .

Rasulullah disini adalah Muhammad SAW yang membenarkan apa yang ada pada kitab mereka ( Taurat). 

Sebagian besar orang-orang yang diberikan kitab, mereka mengingkari kitab Allah karena ketidak percaannya.

Kalimat الكتاب menjadi maful tsani dari kalimat اوتوا. Dan kalimat كتاب menjadi maful tsani dari kalimat نبذ.

Berkata Saidi: ketika Muhammad datang kepada mereka ( Yahudi). Mereka memperdebatkannya dalam kitab Taurat. Karena antara berita di dalam kitab Taurat dan Al quran akurat bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Maka langsung saja mereka melemparkan Taurat kebelakang mereka karena keakuratan Alquran  dengan Taurat dalam memberitakan Muhammad adalah utusan Allah. 

Dalam hal ini mereka malah mengambil kitab yang mereka selaksi dan disihirnya. Dengan demikian kitab Taurat tidak lagi akurat dengan Alquran

Sabtu, 12 November 2022

من كان عدوا لله وملاءكته ورسله وجبريل وميكاءل فان الله عدو للكافرين

 من كان عدوا لله وملاءكته ورسله وجبريل وميكاءل فان الله عدو للكافرين

Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikatnya,rasul-rasulnya, jibril dan  mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang kafir. 

Allah khusus menyebutkan Jibril karena menolak atas perkataan orang Yahudi yang memgaku bahwa malaikat Jibril adalah musuh mereka. 

Allah menyebutkan dua malaikat ini dalam penyebutannya karena malaikat Mikail adalah malaikat pembawa rizki dan penurun hujan, sementara rizki sebagai penghidup jasad. Klu malaikat Mikail adalah malaikat pembawa wahyu, sedangkan wahyu  sebagai penghidup hati dan ruh. 

Lalu Allah mendahulukan penyebutannya kepada malaikat Jibril karena kemuliaannya dalam memyampaikan wahyu berupa ilmu pengetahuan, sementara ilmu lebih mulia dibanding rizki atau berupa makanan. 

Lalu Allah mendahulukan kalimat malaikat dalam penyebutannya dari pada rasul sebagaimana di dahulukannya kalimat Allah atas keseluruhannya. Karena musuh-musuh rasul ada karena /sebab turunnya kitab, dan turunnya kitab berbarangan dengan turunnya malaikat, turunnya malaikat atas perintah Allah. 

Allah menyebutka kalimat  الله yang pertama dari yang lainnya karena berdasarkan runtutan/tertib.

Adapun kalimat  جبريل telah membaca Hamzah, Kisai dengan fathah huruf الجيم dan huruf الراء . Sedangkan huruf الهمزة setelah huruf الراء dibaca kasrah. 

Telah membaca Qiraat sab'ah sama dengan pendapat diatas.  Kecuali dibuang huruf الياء setelah huruf الهمزة dan dibaca kasrah huruf الراء. 

Telah membaca Ibnu Amr dan Hafas dengan membaca ميكاءيل  dengan huruf  الهمزة setelah الالف dan tidak memakai huruf الياء setelah huruf الاهمزة. Adapun qiraat Baqun  membaca kalimat ميكاءل dengan huruf الهمزة setelah huruf الالف dan  الياء. 

Telah berkata Ibnu Abbas sesungguhnya Yahudi telah meminta kepada Allah agar nabi Muhammad segera diutus agar bisa memerdekakan mereka dari tekanan kaum Aous dan kaum Khazraj. Tetapi ketika Nabi SAW diutus dari kalangan kaum Qurais mereka mala mengkufurinya karena bukan dari golongannya bahkan mereka benar-benar tidak mau beriman karena hasud dan iri. 

Lalu Muaz bin Jabal berkata berkata kepada mereka"wahai golongan Yahudi bertaqwalah kepada Allah dan masuk islamlah kalian, sesungguhnya dulu kamu meminta kepada Allah agar Muhammad bisa memerdekakan kamu dari kaum Aous dan Khazraj. Saya ini Ahli Musyik kepada apa yang kamu beritahukan tentang sifat Muhammad dari kitab Taurat saya mengimaninya. Lalu kaum Yahudi menjawab "  apa yang datang kepada kami tentang penjelasa Muhammad ( dalam kitab Taurat)  tidak kami jelaskan kepada yang lainnya. Dengan kejadian diatas maka langsung Allah turunkan ayat dibawah ini

ولق انزلنا اليك ايات بينان وما يكفر الا فاسقون

Dan sesungguhnya kami telah menurunkan kepada ayat-ayat yang jelas dan tidak ada yang ingkar kepadanya kecuali orang yang fasik.

Sesungguhnya kami telah menurunkan kepada Engkau wahai paling mulianya makhluk ayat-ayat Ql quran yang tidak akan bisa Jin dan Manusia mendatangkannya. Dan tidak ada yang mengkufurinya kecuali orang fasik. Orang fasik disini adalah para ahli kitab ( umat yang mendapatkan kitab seperti Taurat, Zabur dan Injil) yang dengan kitabnya mereka rubah karena mereka keluar dari agamanya.

Sabtu, 05 November 2022

قل ان كانت لكم الدار الاخرة عند الله خالصة من دون الناس فتمنوا الموت ان كنتم صادقين

 قل ان كانت لكم الدار الاخرة عند الله خالصة من دون الناس فتمنوا الموت ان كنتم صادقين

Katakanlah "jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untuk kamu (Yahudi) disisi Allah, bukan untuk orang lain. Maka ingatlah kematianmu jika kamu orang-orang yang benar. 

Katakanlah wahai Muhammad "jika kamu (Yahudi) menganggap bahwa nikmat kampung akhirat (surga) khusus untuk kamu tidak ada hak orang lain. Maka ucapan kamu yang menyatakan tudak  ada yang bisa masuk surga kecuali orang Yahudi dan Nasrani, maka ingatlah akan kematianmu (seakan akan kamu berkata janganlah kami dimatikan)

Jika kamu menganggap ucapan kamu benar . kalau orang yang meyakini bahwa dia ahli surga maka dia berharap cepat-cepat kepada kematiankarena nikmat surga sudah di hadapannya. Akan tetapi kamu malah menolak kematian dan mengharapkan hidup selama-lamanya. 

Ini semua disebabkan atas perbuatan mereka (Yahudi) selalu berbuat maksiat yang mewajibkan mereka masuk neraka. Perbuatan maksiat itu diantaranya kufur kepada Nabu Muhammad SAW, kufur kepada Al quran dan merubah kitab Taurat. 

والله عليم بالظالمين

Dan Allah maha mengetahui terhadap orang yang berbuat zolim/aniaya.

Allah mengetahui terhadap orang-orang yang mengkufuri Nabi SAW, Al quran dan merubah kitab Taurat. Maka Allah akan balas mereka. 

ولتجدنكم اخرص الناس على الحياة ومن الذين اسركوا مود احدهم لو يعمر الف سنة وما هو بمزحزحه من العذاب ان يعمر

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling tamak/serakah kepada kehidupan (dunia) bahkan ( lebih tamak lagi) dari pada orang Musyrik. Masing-masing mereka ingin diberi umur seribu tahun. Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak menjauhkannya dari dosa. 

Demi Allah kamu pasti akan menemukan wahai Muhammad, manusia paling serakah (ingin kekal di dunia)bahkan lebih tamak dibanding orang Musyrik Arab yang mengingkari bangkit dari kubur karena tidak memiliki kirab. Sedang Yahudi mengetahui bahwa mereka akan kembali ke Neraka.

Salah satu mereka mengharapkan umur mereka sampai seribu tahun. Yang dimaksud seribu tahun adalah dari segi banyaknya bukan dari segi jumlah bilangan. Ucapan kalimat الف سنة bukan ucapan orang bodoh. 

Kalimat لو adalah kalimat مصدريه kedudukannya menjadi مفعول kalimat يود. Sedangkan kalimat ان يعمر kedudukannya menjadi فاعل dari kalimat مزحزحه  artinya tidaklah umur panjang seribu tahun bisa menjauhkan seseorang dari api neraka. 

والله بصير بما يعملون

Dan Allah melihat dengan apa tang mereka perbuat. 

Allah akan membalas dengan apa yang mereka perbuat. 

Telah membaca Qiraat sabah akan kalimat يعملون dengan titik dua dibawah. Sedangkan telah membaca Qiraat عسرة dengan تعملون dengan titik dua diatas.

Sabtu, 22 Oktober 2022

ولقد جاءكم موسى بالبينات ثم تخذ تم العجل من بعده وانتم ظالمون

 ولقد جاءكم موسى بالبينات ثم تخذ تم العجل من بعده وانتم ظالمون

Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu dengan membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah kepergian Musa .

 Nabi Musa datang kepada mereka (Yahudi) dengan membawa mukjizat diantaranya tongkat, tangan bisa memancarkan cahaya, susah, kurang buah buahan, darah, laut terbelah, topan, belalang. 

Lalu mereka menjadikan anak sapi sebagai sembahan setelah Nabi Musa berangkat ke bukit Sinai untuk berhalwat mendapatkan kitab Taurat. Dan mereka telah berbuat dzolim dengan menyembah anak sapi. 

واذ اخذنا ميثاقكم ورفعنا فوقكم الطور خذوا ما اتيناكم بقواة واسمعوا قالوا سمعنا وعصينا

Dan ingat ketika kami mengambil janji dari dan kami angkat bukit Tursina diatasmu ( seraya kami berfirman) " pegang teguhlah apa yang kami berikan kepadamu dan dengarkanlah", mereka menjawab " kami hanya mendengar tapi tidak mentaati.".

Dan ingat ketika kami mengambil ikrar kepada kamu dan kami angkat diatas kepala kamu bukit Tursina ketika kamu menolak untuk menerima kitab Taurat. Dan seyara kami berfirman " perbuatlah apa yang kami berikan kepadamu yaitu kutab dengan sungguh-sungguh dengarkan dan taatilah apa yang diperintahkan. Mereka menjawab "kami mendengan ucapan Engkau (Allah) dengan telinga kami akan tetapi kami tidak laksanakan petinrah Engkau dengan hati dan lainnya.

وسربوا فى قلبهم العجل  بكفرهم قل بءسما يامركم به ايمانكم ان كنتم مؤمنين

Dan telah diserapkan kedalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekufurannya, katakanlah "amat jahat" perbuatan yang diperintahkan imanmu, kepadamu  jika betul kamu beriman. 

Telah masuk kedalam gati mereka cinta kepada menyembah anak sapi sebab kekufuran mereka yang dulunya mewajibkan mereka untuk menyembah anak sapi. 

 Katakanlah kepada mereka wahai paling mulia makhluk Muhammad), paling buruk perbuatan kamu diperintahkan untuk beriman kepada Allah dan yang diturunkan Allah kepada kamu ( Taurat), tetapi hanya didengarkan saja dan tidak mereka laksanakan malah mereka menyembah anak sapi. 

 Mereka beriman kepada Taurat hanya pengakuan saja. 

Pada kalimat ان boleh dijadikan dua jalan

1. Boleh kakimat ان dijadikan nafiah

2. Boleh kalimat ان dijadikanان syartiyah. 

Jika ان dijadikan syartiah maka jawabnya adakah kalimat بءسما يأمركم

Selasa, 18 Oktober 2022

واذ قيل لهم امنوا بما انزل الله قالوا نؤمن بما انزل علينا ويكفرون بما وراءه وهو مصدقا لما معهم

 واذ قيل لهم امنوا بما انزل الله قالوا نؤمن بما انزل علينا ويكفرون بما وراءه وهو مصدقا لما معهم

Dan apabila dikatakan kepada mereka "berimanlah kepada Al Quran yang diturunkan Allah" mereka menjawab "kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami" dan mereka kufur kepada Al Quran yang diturunkan sesudahnya sedangkan Al Quran adalah kitab yang hak yang membenarkan apa yang ada pada mereka. 

Apabila orang mukmin berkata kepada kaum Yahudi yang ada pada jaman Nabu Muhammad "imanlah kalian kepada Allah yang telah turunkan yaitu kitab Uluhiyah secara keseluruhan ( Taurat AlQuran dan Injil)  mereka menjawab dengan jawaban yang mengucilkan  "kami hanya beriman dengan yang diturunkan kepada kami nabi kami (Taurat) dan kepada kitab semua nabi yang mereka itu didatangkan dengan ketetapan syariat  nabi Musa AS. Padahal mereka kufur kepada kitab yang diturunkan sesudah Taurat yaitu Injil dan Al Quran. Sedangkan Al Quran itu hak ( benar) dan membenarkan Taurat, dan Al Quran juga mufakat demgan bertauhid kepada Allah. 

قل فلم تقتلمن انبياء الله من قبل ان كنتم مؤمنين

Katakanlah " mengapa kamu  dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika kamu benar-benar orang beriman.

Katakanlah wahai paling mulia makhluk dengan kelajiman dan penjelasan  tentang kekafiran mereka kepada Taurat "mengapa kamu dulu membunuh  para nabi -nabi Allah jika kamu benar-benar orang beriman. Artinya jika kamu beriman kepada Taurat sebagaimana persangkaan kamu "mengapa dulu kamu membunuh para nabi yang pada dasarnya perbuatan membunuh itu  diharamkan di kitab Taurat. 

Dengan demikian sesungguhnya kitab Taurat itu adalah mukjizat dan mukjizat itu menunjukan kebenaran dan juga menunjukan kepada orang yang mengaku beriman kepada nabi tetapi membunuhnya adalah perbuatan kufur. Diantaya para nabi yang mereka bunuh adalah nabi Zakaria, Yahya, Isa. 

Mengapa kamu melakukan pembunuhan jika kamu  menganggap diri kamu benar dan menganggap  beriman kepada kitab Tsurat.  Artinya sesungguhnya jika memang mereka beriman kepada Taurat tidaklah mereka membunuh para nabi yang dengan membunuh itu akan berbalik kepada mereka bahwa mereka itu kufur dan juga kufur kepada semua yang Allah turunkan. 

Firman Allah kalimat امنوا (berimanlah kalian) ini adalah khitab kepada kaum Yahudi yang ada pada masa nabi Muhammad. Adapun firman Allah kakimat فلم تقتلون (mengapa kamu membunuh)  ini adalah hikayat perbuatan orang terdahulu (nenek moyang Yahudi).

Mengapa itu semuah mengarah kepada mereka berdua ( Kaum Yahudi masa Nabi dan nenek moyang) karena mereka dengan mendustakan kitab Injil dan Al Quran berarti mereka telah keluar dari iman yang seharusnya mereka imani. Sebagaimana nenek moyang mereka telah keluar dari iman karena telah membunuh para nabi-nabi karena mereka jauh dari iman dan keyakinan.

Jumat, 14 Oktober 2022

بءسما استروابه انفسهم ان يكفر بما انزل الله

 بءسما استروابه انفسهم ان يكفر بما انزل الله

Alangkah buruknya  ( suatu perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekufuran kepada apa yang telah diturunkan Allah. 

Jadi seburuk-buruknya (suatu perbuatan) adalah menjual diri mereka (Yahudi) dengan ke kufuran kepada Al quran yang membenarkan ini Taurat. Ketika itu mereka beti'tiqad bahwa apa yang mereka perbuat itu akan menyelamatkan mereka dari azab dan juga akan mendapatkan ganjaran. Lalu mereka jual diri mereka dengan keragu-raguan. 

Kebanyaka para ulama berpendapat bahwa kalimat اشترء disini adalah dengan arti menjual. Karena dalam menjual tidak ada yang dijamin kecuali hasil. Dan hasil itu tidak akan hilang dari mereka, dengan demikian mereka menjual diri mereka dengan kekufuran walhasil mereka sudah menghasilkan kekufuran yang mereka anggap kekufuran itu bermanfaat bagi mereka maka jadilah mereka menjual diri mereka. 

Tujuan jual beli adalah penukaran antara si pembeli dan penjual agar keduanya terjadi islah (kesepakatan) 

بغيا ان ينزل الله من فضله من يشاء من عنده فباء بغضب على غضب وللكفرين عذب مهين

Karena dengki dengan Allah menurunkan karunia kepada siapa yang Dia kehendaki diantara hamba -hambanya karena itu mereka mendapat kemurkaan sesudah kemurkaan. Dan untuk orang kafir siksaan yang menghinakan. 

Karena hasud atas Allah menurunkan pangkat kenabian dan karunianya kepada Muhammad Karena pangkat kenabian dan karunia itu mengapa tidak turun kepada mereka. Sesungguhnya karunia yang agung dan pangkat kenabian sangat dinanti oleh mereka. Yang mereka inginkan pangkat kenabian itu jatuh kepada mereka. Ketika pangkat kenabian jatuh kepada orang Arab maka di dalam hati mereka menganggung kebencian, kedengkian dan hasud.

Para Ulama membolehkan  bahwa kalimat بغيا menjadi مفعولا له dan yang menasabkannya adalah kalimat ان يكفروا . Sedangkan kalimat  ان ينزل الله menjadi مفعولا له  yang dinasabkan oleh kalimat بغيا. 

Karena rasa hasud merasuki diri mereka maka mereka berhak  mendapat laknat setelah laknat karena parmasalahan yang muncul dari diri mereka. Mereka mendapat kehinaan dengan azab yang pedih berbeda dengan azab orang yang bermaksiat. Sesungguhnya dosa maksiat akan suci dengan sebab azab maksiat.

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...