Senin, 29 Agustus 2022

ومنهم أميون ولا يعلمون الكتاب الا أمانى وان هم الا يظنون

 ومنهم أميون ولا يعلمون الكتاب الا أمانى وان هم الا يظنون

Diantara mereka (Yahudi)  ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (bodoh) kecuali mereka dibohongi ( kitabnya dongengan bohong belaka) dan mereka hanya menduga duga. 

Jadi diantara orang Yahudi ada yang tidak bisa membaca kitab dan juga tidak bisa menulis dan mereka ini hanya bertaqlid buta mengikuti sesuatu yang tidak tau dasar hukumnya kecuali mereka hanya mengikuti dongengan bohong belaka. 

Dongeng belaka itu diantaranya Allah tidak akan menyiksa orang-orang yang berbuat salah. Dan bahwa sesungguhnya orang-orang terdahulu mereka adalah para nabi yang bisa mensyafaati/menolong mereka. Dan juga bahwa para pembesar mereka /tokoh masyarakat mereka bisa menanggung harapan bahwa api neraka tidak bisa membakar mereka kecuali hanya beberapa hari saja. Dan juga surga tidak ada yang bisa masuk kecuali orang Yahudi saja.

Dan mereka (yang dibohongi) menerima kebohongan itu.

Atau mereka yang buta huruf dan tidak bisa menulis ( bodoh) tidaklah mereka membaca kecuali jauh dari mengenal maknanya. Mereka tidak mengetahui kitab yang aslinya kecuali kitab yang sudak di ta'wil dengan dugaan saja. 

فويل للذين يكتبون الكتاب بايدهم ثم يقولون هذا من عند الله ليشتروا به ثمنا قليلا

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri. Lalu dikatakannya "ini dari Allah " (dengan tujuan) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. 

Kecelakan yang besar disini adalah azab yang pedih/menyakitkan atau aliran nanah para ahli Jahanam, atau perbuatan yang sangat buruk, bagi mereka yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri/ mengarang kitab. Lalu mereka katakan bahwa inilah kitab dari Allah tujuannya agar mereka dapat mengambil untuk diri mereka perbandingan  kitab yang mereka rubah dengan harga/pengganti yang sangat sedikit dari perkara dunia.

Dianrara redaksi yang mereka rubah adalah sekitar ayatmengenai nabi akhir jaman ( Sifat Nabi Muhammad). Dengan demikian umat sesusdah mereka tidak mengenak nabi Muhammad. Ayat mengenai hukum Rajam. Tidaklah mereka merubah kitab kecuali mencoreng hitam wajah mereka. 

فويل لهم مما كتبت ايديهم وويل لهم مما يكسبون

Maka celaka besarlah bagi mereka akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri. Dan celaka besarlah bagi mereka akibat dari apa yang mereka kerjakan.

Sabtu, 20 Agustus 2022

أفتطمعون انيؤمنوا لكم وقد كان فريق منهم يسمعون كلام الله ثم يحرفون من بعد ماعقلوه وهم يعلمون

 أفتطمعون انيؤمنوا لكم وقد كان فريق منهم يسمعون كلام الله ثم يحرفون من بعد ماعقلوه وهم يعلمون

Apakah kamu masih mengharapkan mereka agar percaya kepadamu(Muhammad) , padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka merubahnya, sedang mereka mengetahui. 

Wahai Nabi dan orang Mu'min, apakah kamu (Muhammad) masih  mengharapkan agar orang Yahudi beriman dengan perantaraan kamu atau mengijabah ajakanmu, padahal mereka bergolong-golong diantara mereka dan sebagian mereka ada yang menjadi pemimpin agama (ustadz) ,mereka mendengarkan kalam Allah di dalam kitab Taurat, lalu mereka merubahnya setelah mereka mengetahui makna dan memahaminya dengan akal mereka. Dan mereka sadar bahwa mereka merubah kalam Allah. Contoh sifat Nabi Muhammad SAW yang mereka rubah dalam kitabnya adalah Nabi itu memiliki mata yang jeli, rambut yang ikal dan wajah yang tampan tetapi mereka rubah dalam catatan kitab Tauratnya dengan Nabi Muhammad memiliki mata yang cekung,rambut kaku dan lurus dan tidak tampan. 

Berkata Ibnu Abbas dalam menafsirkan ayat diatas apakah kamu wahai paling mulianya makhluk masih mengharapkan agar orang Yahudi beriman kepada kamu. Padahal orang para pendahulu mereka terpecah menjadi 70 golongan, dan mereka semua beserta Nabi Musa AS, ketika Nabi Musa berhalwat, dan mereka semua mendengar kalam Allah (Taurat) dengan tanpa perantara lalu mereka merubah kalam Allah tersebut setelah mereka memahaminya dan mengetahuinya dengan yakin dan mereka sadar bahwa mereka telah merubahnya bahkan mereka berkata setelah mereka merubah dengan perkataan kami mendengar kalam Allah. pada akhir kalam mereka. Dan juga mereka berkata :jika kami merasa mampu berbuat sesuatu maka perbuatlah, dan jika kamu merasa tidak mampu maka janganlah berbuat dan itu tidak menjadi bahaya. 

واذ لقو الذين أمنوا قالوا امنا واذ خلا بعضهم الى بعض قالوا أتحدثونهم بما فتح الله عليكم ليحجوكم به عند ربكم أفلا تعقلون

Apabila mereka berjumpa dengan orang-orang beriman mereka berkata "kami pun telah beriman". Tetapi apabila mereka berada diantara sesama mereka saja, lalu mereka berkata "apakah kamu menceritakan kepada mereka(orang-orang Mu'min) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujahmu dihadapan Tuhanmu. Tidakkah kamu mengerti ?.

Sesungguhnya orang munafik ahli kitab(orang yang diberi kitab) adalah mereka apabila berjumpa kepada sahabat saidina Muhammad SAW mereka berkata "kami beriman dengan apa yang kamu imani dan kami bersaksi sesungguhnya sahabat kamu (Muhammad) adalah benar utusan Allah dan ucapannya benar dan kami mengikutinya di dalam kitab kami. Dan apabila mereka yang menyembunyikan kemunafikan kembali kepada mereka yang terang terangan menyatakan munafik dengan perkataan mencaci maki "apakah kamu telah menceritakan kepada orang mu'min apa yang Allah jelaskan kepada kamu di dalam kitab Taurat mengenai sifat Muhammad, yang nantinya dijadikan dalil/hujah kepada kamu dengan apa yang Tuhan kamu turunkan di dalam kitabnya(Taurat) bahwa kita meninggalkan mengikuti Muhammad padahal kita sudah ikrar tentang kebenarannya. 

Adapun firman Allah kalimat  ليحاجكم adalah mutalik(berkaitan dengan) kalimat  اتحديث،maksudnya bahwa orang munafik yang menyembunyikan marah besar kepada orang munafik yang terang terangan apabila mereka menceritakan tentang pemalsuan sifat Nabi Muhammad di dalam kitab Taurat kepada orang Mu'min yang nantinya dijadikan hujah dihadapan Allah Taala. 

Kalimat. أفلا تعقلون yang artinya apakah kamu (orang munafik terang terangan) tidak mengerti apa yang kamu perbuat, itu tidak pantas kalau kamu lakukan. 

اولا يعلمون ان الله يعلم ميسرون وما يعلنون

atau mereka tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan mengetahui apa yang mereka nyatakan. 

Atau apakah yang menyamar dan munafik yan terang-terangan tidak mengetahui bahwa Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan yang mereka nyatakan keimanan mereka, dan Allah mengetahui apa yang mereka palsukan terhadap apa yang sudah Allah jelaskan kepada mereka. Maka janganlah perbuat seperti itu.

Senin, 01 Agustus 2022

ثم قست قلوبكم من بعد ذلك فهى كالحجارت او اشد قسوة وان من الحجارة لما يتفجر منه النهار

 ثم قست قلوبكم من بعد ذلك فهى كالحجارت او اشد قسوة وان من الحجارة لما يتفجر منه النهار

Kemudian setelah itu,hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu- batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai darinya. 

Pada ayar sesudahnya bahwa kaum Yahudi telah berhasil menyembelih sapi betina, sebagai persyaratan untuk mengetahui siapa orang yang telah membunuh mayat ( si Amil). Dan mayat itu dipukulkan dengan salah satu anggota sapi betina yang telah disembelih, dengan ijin Allah hidup kembali, dan berbicara bahwa yang membunuhku adalah orang yang telah membuangku kejalan,dan melaporkannya kepada Nabi Musa. Setelah bebicara lalu mayat itu mati kembali. Ini adalah sebagai bukti bahwa Allah mampu menghidupkan manusia yang sudah mati hidup kembali, yang berarti bahwa nanti ketika hari kiamat terjadi, Allah mampu menghidupkan /membangkitkan manusia dari dalam kubur tanpa perantara. 

Akan tetapi hati kaum yahudi keras tidak menerima kebenaran tersebut bahkan hati mereka seperti batu bahkan lebih keras dari batu.

Akan tetapi batu sekeras apa pun masih bisa mengalirkan air ke sungai-sungai yang bermanfaat untuk kehidupan. 

Berkata para Hukama,Sungai itu tumbuh/ada/terjadi dari rembesan dari batuan-batuan. Air rembesan itu berkumpul di dalam perut bumi. Dan jika permukaan buminya lunak/lembek,maka air rembesan itu akam memecah/membelah bumi menjadi sungai, lau mengalir. Jika permukaan buminya keras/benatuan ,dan air rebesan itu berkumpul hingga menjadi banyak sehingga menjadi danau dan dia akan membelah bumi lalu mengalir. Jadilah sebuah sungai. 

وان منها لما يشقق فيحرج منه الماء وان منها لما يهبط من خشية الله وما الله بغافل عما تعملون

Dan diantara batu, sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya. Dan diantara batu, sungguh ada yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. 

Air yang keluar dari batu adalah mata air yang kecil yang bukan dikatakan sungai. Kumpulan air dari mata air mengalir menjadi sebuah sungai. 

Sekeras-kerasnya batu akan memiliki rasa takut kepada Allah yang suatu saat dia akan meluncur jatuh dari gunung sampai kepermukaan bumi. 

Akan tetapi hati kaum Yahudi tidak tergerak dan tersentuh hatinya untuk takut kepada Allah. 

Huruf للام yang ada padakalimat لما adalah lam ibtida, dia masuk kepada اسم ان dan memiliki makna الذي. Ada pun domir kalimat منه،يشقق،dan يهبط kembali kepada kalimat ما.

Minggu, 17 Juli 2022

قالواادع لنا ربك يبين لنا ما هى قال انه يقول انها بقرة لا فرض ولا بكر عون بين ذلك ففعلوا ما تؤمرون

 قالواادع لنا ربك يبين لنا ما هى قال انه يقول انها بقرة لا فرض ولا بكر عون بين ذلك ففعلوا ما تؤمرون

Mereka menjawab " mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami sapi betina apaka itu",Musa menjawab "sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda pertengahan antara itu, maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. 

قالواادع لنا ربك يبين لنا ما لونها قال انه يقول انها بقرة صفرء فاقع لونها تسر الناظرين

Mereka menjawab "mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu", Musa menjawab "sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang berwarna kuning tua lagi menyenangkan orang-orang yang melihatnya. 

Kalimat تسر الناظرين disini adalah menyenangkan orang -orang yang melihatnya, disebabkan karena bagusnya sapi betina itu, juga sapi itu kelihatan lain dari sapi biasanya, dan asing bagi yang melihatnya. 

قالوا ادع لنا ربك يبين لنا ماهى ان القر تشابها علينا ان انشاء الله لمهتدون قال انه يقولو انها بقرة لا ذلول تسر الارض ولا تسقي الحرث مسلمة لا شية فها قالواالاءن جءت باالحق فذبحوهاما كادوا يفعلون

Mereka berkata "mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami "bagaimana hakekat sapi betina itu". Karena sesungguhnya sapi itu ( masih) samar bagi kami. Dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat

 petunjuk ( untuk mendapatkan sapi betina itu)  Nabi Musa memjawab sesungguhnya Allah berfirman bahwa sesungguhnya sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula dipakai untuk menyiram tanaman tidak cacat dan juga tidak belang. 

Mereka berkata "sekarang barulah kamu menerangkan hakekat sapi betina yang sebenarnya " kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak bisa melakukan perintah itu. 

Kalimat الءن جءت  بالحق bahwa Nabi Musa telah berucap menjelaskan tentang sapi betina yang sebenarnya kemudian mereka mencari sapi betina itu, dan mereka menemukan sapi betina itu pada seorang pemuda yang sangat 

patuh kepada ibunya, lalu mereka membelinya secara keseluruhan sampai kekulitnya. 

Hampir mereka tidak melakukan penyembelihan sapi betina sampai akhir pertanyaan mereka terhadap Nabu Musa. 

Kalimat ما كادوا hampir saja mereka tidak bisa menyembelih sapi betina karena harga yang sangat mahal, atau dikarenakan mereka takut tidak bisa mengetahui siapa orang yang membunuh. 

Diceritakan sesungguhnya dikalangan Bani Israel ada seorang syekh yang sangat soleh. Dia memiliki murid yang bernama Ibnu Topal. Dan syekh memiliki sapi betina. Dan sapi itu akan diberikan kepada orang desa. Dan dia berdoa "ya Allah saya berikan sapi ini kepada engkau untuk anak muridku sampai murid itu besar". Sapi itu adalah sapi betina yang paling bagus juga sangat gemuk. 

Ketika anak muridnya besar, anak ini sangat berbakti kepada ibunya. Anak murid ini (Ibnu Topal) membagi waktumalam kepada tiga waktu, sepertiga untuk waktu solat, sepertiga untuk tidur, dan sepertiga lagi untuk menjaga ibunya ketika malam hari. 

Ketika pagi hari anak muda (Ibnu Topal) mencari kayu bakar yang ada disekitarnya. Lalu dijualnya kayu bakar itu ke pasar. Hasil penjualan kayu bakat sepertiga untuk di sedekahkan, seperuga untuk makan, sepertiga diberikan kepada ibunya. 

Kemudian ibunya memerintahkan kepadanya untuk mengambil sapi betina di Desa. Ketika anak muda hendak mengambil sapi betina, ibunya berkata "sesungguhnya engkau anak orang miskin, tukang pencari kayu bakar ketika siang hari dan sering bangun malam, maka juallah sapi itu.

Lalu anak muda menjawab " berapa harus dijualnya. 

Ibunya menjawab " tiga dinar. Jangan kamu jual kalau tidak 3 dinar. Tiga dinar itu sudah menjadi ketentuan harga.Pergilah anak itu kepasar membawa sapi. 

Lalu Allah mengutus malaikat untuk menguji anak muda itu sejauh mana dia berbuat baik kepada orang tuanya. 

Malaikat berkata kepada anak muda "berapa engkau jual sapi ini wahai anak muda. 

Anak muda menjawab "tiga dinar itu adalah syarat rido orang tua saya. 

Malaikat berkata lagi " sapi ini saya beli enam dinar tanpa seijin orang tua engkau".

Anak muda menjawab "seandainya sapi ini engkau beli seberat timbangan dari emas,saya tidak akan jual kalau tanpa seijin orang tua saya".

Lalu anak muda pulang kerumah menemui ibunya untuk memberitahu harga sapi ditawar enam dinar. 

Lalu ibunya berkata "kembali lagi ke pasar juallah sapi dengan enam dinar".

Anak muda pun kembali lagi ke pasar dengan membawa sapi. Datang lagi Malaikat.

Dan Malaikat berkata kembali " apakah engkau sudah meminta ijik dengan ibumu. 

Anak muda menjawab "sesungguhnya ibu kami memerintahkan menjal sapi ini tidak kurang dari enam dinar, itu yang diijinkan ibu kami".

Malaikat berkata "saya akan berikan kamu dua belas dinar tetapi jangan meminta ijin dengan ibumu".

Maka anak muda menolaknya, dan dia kembali lagi ke ibunya untuk mengabarkan tentang kejadian diatas. 

Ibunya berkata "jika yang datang itu Malaikat dalam bentuk bangsa Adam,maka dia sedang mengujimu, tentang kejujuran dan ketaatanmu kepada ibu. Jika dia datang lagi kepada engkau, maka katakanlah kepadanya " apakah engkau memerintahkan kepada kami untuk menjual sapi ini atau tudak menjualnya, maka kami akan lakukan". 

Malaikat itu menjawab" pergilah kamu ke ibu kamu dan katakanlah kepada ibu kamu "tahanlah sapi ini jangan dijual kepada kami karena Musa bin Imran ingin membeli sapi ini untuk disembelih sebagai persyaratan mencari orang yang membunuh Bani Israel. Jangan kamu jual sapi ini kecuali beserta kulitnya dengan harga emas".

Anak muda pun menahan sapinya.

Atas kuasa Allah,kaum Bani Israel dapat membeli sapi tersebut beserta kuli ditimbang dengan harga emas. Sekaligus menyembelih sapi tersebut. 

Balasan Allah terhadap anak muda yang sangat patuh dan jujur terhadap ibunya maka Allah berikan kefadilahan baginya.

 قالواادع لنا ربك يبين لنا ما هى قال انه يقول انها بقرة لا فرض ولا بكر عون بين ذلك ففعلوا ما تؤمرون

Mereka menjawab " mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami sapi betina apaka itu",Musa menjawab "sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda pertengahan antara itu, maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. 

قالواادع لنا ربك يبين لنا ما لونها قال انه يقول انها بقرة صفرء فاقع لونها تسر الناظرين

Mereka menjawab "mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu", Musa menjawab "sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang berwarna kuning tua lagi menyenangkan orang-orang yang melihatnya. 

Kalimat تسر الناظرين disini adalah menyenangkan orang -orang yang melihatnya, disebabkan karena bagusnya sapi betina itu, juga sapi itu kelihatan lain dari sapi biasanya, dan asing bagi yang melihatnya. 

قالوا ادع لنا ربك يبين لنا ماهى ان القر تشابها علينا ان انشاء الله لمهتدون قال انه يقولو انها بقرة لا ذلول تسر الارض ولا تسقي الحرث مسلمة لا شية فها قالواالاءن جءت باالحق فذبحوهاما كادوا يفعلون

Mereka berkata "mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami "bagaimana hakekat sapi betina itu". Karena sesungguhnya sapi itu ( masih) samar bagi kami. Dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat

 petunjuk ( untuk mendapatkan sapi betina itu)  Nabi Musa memjawab sesungguhnya Allah berfirman bahwa sesungguhnya sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula dipakai untuk menyiram tanaman tidak cacat dan juga tidak belang. 

Mereka berkata "sekarang barulah kamu menerangkan hakekat sapi betina yang sebenarnya " kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak bisa melakukan perintah itu. 

Kalimat الءن جءت  بالحق bahwa Nabi Musa telah berucap menjelaskan tentang sapi betina yang sebenarnya kemudian mereka mencari sapi betina itu, dan mereka menemukan sapi betina itu pada seorang pemuda yang sangat 

patuh kepada ibunya, lalu mereka membelinya secara keseluruhan sampai kekulitnya. 

Hampir mereka tidak melakukan penyembelihan sapi betina sampai akhir pertanyaan mereka terhadap Nabu Musa. 

Kalimat ما كادوا hampir saja mereka tidak bisa menyembelih sapi betina karena harga yang sangat mahal, atau dikarenakan mereka takut tidak bisa mengetahui siapa orang yang membunuh. 

Diceritakan sesungguhnya dikalangan Bani Israel ada seorang syekh yang sangat soleh. Dia memiliki murid yang bernama Ibnu Topal. Dan syekh memiliki sapi betina. Dan sapi itu akan diberikan kepada orang desa. Dan dia berdoa "ya Allah saya berikan sapi ini kepada engkau untuk anak muridku sampai murid itu besar". Sapi itu adalah sapi betina yang paling bagus juga sangat gemuk. 

Ketika anak muridnya besar, anak ini sangat berbakti kepada ibunya. Anak murid ini (Ibnu Topal) membagi waktumalam kepada tiga waktu, sepertiga untuk waktu solat, sepertiga untuk tidur, dan sepertiga lagi untuk menjaga ibunya ketika malam hari. 

Ketika pagi hari anak muda (Ibnu Topal) mencari kayu bakar yang ada disekitarnya. Lalu dijualnya kayu bakar itu ke pasar. Hasil penjualan kayu bakat sepertiga untuk di sedekahkan, seperuga untuk makan, sepertiga diberikan kepada ibunya. 

Kemudian ibunya memerintahkan kepadanya untuk mengambil sapi betina di Desa. Ketika anak muda hendak mengambil sapi betina, ibunya berkata "sesungguhnya engkau anak orang miskin, tukang pencari kayu bakar ketika siang hari dan sering bangun malam, maka juallah sapi itu.

Lalu anak muda menjawab " berapa harus dijualnya. 

Ibunya menjawab " tiga dinar. Jangan kamu jual kalau tidak 3 dinar. Tiga dinar itu sudah menjadi ketentuan harga.Pergilah anak itu kepasar membawa sapi. 

Lalu Allah mengutus malaikat untuk menguji anak muda itu sejauh mana dia berbuat baik kepada orang tuanya. 

Malaikat berkata kepada anak muda "berapa engkau jual sapi ini wahai anak muda. 

Anak muda menjawab "tiga dinar itu adalah syarat rido orang tua saya. 

Malaikat berkata lagi " sapi ini saya beli enam dinar tanpa seijin orang tua engkau".

Anak muda menjawab "seandainya sapi ini engkau beli seberat timbangan dari emas,saya tidak akan jual kalau tanpa seijin orang tua saya".

Lalu anak muda pulang kerumah menemui ibunya untuk memberitahu harga sapi ditawar enam dinar. 

Lalu ibunya berkata "kembali lagi ke pasar juallah sapi dengan enam dinar".

Anak muda pun kembali lagi ke pasar dengan membawa sapi. Datang lagi Malaikat.

Dan Malaikat berkata kembali " apakah engkau sudah meminta ijik dengan ibumu. 

Anak muda menjawab "sesungguhnya ibu kami memerintahkan menjal sapi ini tidak kurang dari enam dinar, itu yang diijinkan ibu kami".

Malaikat berkata "saya akan berikan kamu dua belas dinar tetapi jangan meminta ijin dengan ibumu".

Maka anak muda menolaknya, dan dia kembali lagi ke ibunya untuk mengabarkan tentang kejadian diatas. 

Ibunya berkata "jika yang datang itu Malaikat dalam bentuk bangsa Adam,maka dia sedang mengujimu, tentang kejujuran dan ketaatanmu kepada ibu. Jika dia datang lagi kepada engkau, maka katakanlah kepadanya " apakah engkau memerintahkan kepada kami untuk menjual sapi ini atau tudak menjualnya, maka kami akan lakukan". 

Malaikat itu menjawab" pergilah kamu ke ibu kamu dan katakanlah kepada ibu kamu "tahanlah sapi ini jangan dijual kepada kami karena Musa bin Imran ingin membeli sapi ini untuk disembelih sebagai persyaratan mencari orang yang membunuh Bani Israel. Jangan kamu jual sapi ini kecuali beserta kulitnya dengan harga emas".

Anak muda pun menahan sapinya.

Atas kuasa Allah,kaum Bani Israel dapat membeli sapi tersebut beserta kuli ditimbang dengan harga emas. Sekaligus menyembelih sapi tersebut. 


Balasan Allah terhadap anak muda yang sangat patuh dan jujur terhadap ibunya maka Allah berikan kefadilahan baginya.

Minggu, 10 Juli 2022

واذ قال موسى لقومه ان الله يأمركم انتذبحوا بقرة

 واذ قال موسى لقومه ان الله يأمركم انتذبحوا بقرة

Dan (ingat) ketika Musa berkata kepada kaumnya "sesungguhnya Allah telah memerintahkan kamu untuk menyembelih seekor sapi betina. 

Lafaz اذ adalah kalimat اسم الظرفبة dinasabkan oleh kalimat fiil dan fail yang disembunyikan,maka takdirnya adalah اذكروا ingatlah wahai kaum yahudi ( kaum yahudi disini adalah kaum Yahudi yang ada pada masa Nabi Muhammad,diperintahkan untuk mengingat masalah kaum Yahudi yang ada pada masa Nabi Musa AS, ketika diperintahkan untuk menyembelih sapi). 

Ketika itu Nabi Musa berkata kepada kaum Bani Israel bahwa sesungguhnya Allah memerintahkan kepada mereka ( Yahudi pada masa Nabi Musa) untuk menyembelih seekor sapi betina.

Diceritakan dari Ibnu Abbas dan para Mufasir bahwa sesungguhnya ada seorang laki-laki yang fakir dari golongan Bani Israel telah membunuh anak laki-laki saudaranya atau ada yang mengatakan membunuh saudaranya atau anak pamannya, agar dia mendapatkan harta warisan. Lalu ia buang mayat itu kepinggir jalan. Kemudian ia melaporkan kepada Nabi Musa tentang adanya mayat di pinggir jalan. 

Kemudian Nabi Musa berijtihad untu mencari tahu siapa yang membunuhnya, ketka tidak terusut siapa yang membunuh.

Maka para kaum meminta kepada Nabi Musa untuk berdoa kepada Tuhannya siapa pembunuhnya?. Lalu Nabi Musa berdoa, dan Allah pun mewahyukan kepada Nabi Musa, bahwa Allah memerintahkan kaum Bani Israel untuk menyembelih seekor sapi betina. Lalu kaum pun kaget/ heran diperintah menyembelih sapi. Kaum pun bingung kepada dirinya sendiri untuk minta penjelasan sapi yang bagaimana yang harus disembelih. Sifatnya bagaimana? 

Ketika Nabi Musa menjelaskan sifat-sifat sapi yang akan disembelih, mereka tidak bisa menghadirkan keadaan sapi tersebut. Kecuali ada sapi yang dimaksud dimiliki seorang laki-laki yang fakir, dan ia minta dengan harga yang mahal. Karena kebutuhan mau tidak mau kaum pun membelinya dengan harga yang mahal. 

Lalu kaum pun menyembelihnya, serelah disembelih, Nabi Musa memerintahkan untuk mengambil salah satu anggota tubuh sapi yang disembelih itu untuk dipukulkan kepada mayat yang dibunuh. Dan kaum pun melakukannya. Setelah dipukulkan kepada mayat, maka mayat pun hidup,lalu mayat itu menjelaskan orang yang membunuhnya. Dan orang yang membunuhnya adalah orang yang melapor kepada Nabi Musa. Maka kaum pun membunuhnya. Untuk dijadikan dalam penegakan hukum


قالوا أتتحذنا هزوا

Mereka (Bani Israel)  berkata "apakah kamu (Musa) hendak menjadikan kami ejekan? 

Apakan engjau mengolok/mengejek kami wahai Musa tentang pertanyaan kami masalah pembunuhan, sehingga engkau memerintahkan kami menyembelih sapi betina. 

Mereka menyangka Nabi Musa mengejek mereka karena mereka belum mengetahui hikmahnya. Hikmah menyembelih sapi betina untuk menghidupkan orang yang sudah dibunuh dengan cara memukulkan salah satu anggota sapi ke yang dibunuh. Agar hidup kembali agar mayat itu bisa menceritakan orang yang membunuhnya.

قال اعوذ بالله ان اكون من الجاهلين

Nabi Musa menjawab "aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang seorang dari orang-orang yang jahil /mengolokan

Nabi Musa memerintahkan menyembelih sapi bukan tujuan untuk mengolok orang mukmin. Itu semua adalah atas perintah Allah karena mereka tidak tahu siapa yang membunuh tetapi setelah mereka mengetahui tujuan menyembelih sapi maka mereka berkata bahwa itu harus mereka lakukan.

Jumat, 08 Juli 2022

ولق علمتم الذين اعتدوا منكم فى سبت

 ولق علمتم الذين اعتدوا منكم فى سبت

Sesungguhnya kamu telah mengetahui orang-orang yang melanggar diantara kamu pada hari sabtu. 

Dan demi Allah, sesungguhnya kamu (Bani Israel) telah mengetahui akibat/siksaan orang-orang yang melampaui batas hukum diantara kamu pada hari sabtu,pada zaman Nabi Daud AS. 

Diceritakan sesungguhnya mereka (Bani Israel) diperintahkan untuk menghormati hari sabtu untuk beribadah, tidak ada kegiatan yang lain dan mereka harus meninggalkan kegiatan berburu binatamg.

Kaum ini terjadi pada zaman Nabi Daud AS. Mereka tinggal disebuah kampung yang bernama Ailah. Ailah ini terletak di Pesisir Pantai antara Kota Madinah dan Kota Syam. Di Ailah tempat berkumpulnya ikan yang ada di lautan dan ikan daratan dalam satu bulan dalam setahum, karena banyaknya ikan yang kumpul sehingga air  pun sampai tidak kelihatan. 

Selain ikan berkupul dalam satu bulan dalam setahun. Ikan juga berkumpul setiap hari sabtu dalam satu bulan,ini khusus. Untuk bisa menangkap ikan tidak hari sabtu ( karena ada larangan)  ,maka kaum Bani Israel membuat sebuah Empang  dimana di Empang tersebut mereka alirkan ke laut agar ikan bisa memasuki Empang tersebut. Hari minggunya mereka jaring Empang tersebut. Ini dilakukan terus menerus. Karena sudah menjadi perjanjian menangkap ikan selain hari sabtu. Karena kalu mereka melanggar akan terkena siksaan/azab.

Dalam kurun waktu yang panjang,terjadi pertukaran generasi dari orang tua ke anak. Mulai dari generasi anak mulai terjadi pelanggaran perjanjian, mereka menangkap ikan pada hari sabtu. Ketika terjadi pelanggaran perjanjian, datanglah rombongan dari Kota Madinah melarang mereka menangkap ikan pada hari sabtu. Akan tetapi larangan ini mereka abaikan. Bahkan mereka berkata " kami melakukan penangkapan ikan pada hari sabtu sudah lama kami lakukan akan tetapi Allah tidak menambahkan sesuatu kecuali kabaikan".

Lalu rombongan dari Kota Madinah menjawab " jangan kamu terpedaya, suatu saat akan turun azab kepada kamu, 

Ternyata paginya mereka berubah menjadi kera yang hina, lalu mereka menyesali. Mereka berubah menjadi kera berlangsung selama tiga hari, mereka tidak makan, tidak minum dan tidak berpopulasi, lalu mereka pun hancur/punah.untuk itu Allah berfirman :

وقلنا لهم كونوا قردة خاسءين

Dan kami berfirman kepada mereka (Bani Israel)  jadilah kamu kera yang hina. 

Kera yang hina disini adalah yang jauh dari rahmat dan kemuliaan. 

وجعلناها نكالا لما بين يديها وما خلفها  وموعظة للمتقين

Dan kami jadikan yang demikian itu sebagai peringatan bagi orang-orangan yang di masa itu, dan bagi orang-orang di masa yang datang kemudian. Serta menjadi pelajaran bagi orang-orang bertakwa. 

Kami jadikan mereka kera atau kami jadikan kampung ahli sabtu atau kami jadikan umat ini menjadi peringatan bagi orang-orang yang hidup ketika itu, dan juga bagi orang-orang yang masa datang. Akibat mereka melanggar perjamjian sampai hari kiamat. Atau juga peristiwa itu menjadi peringatan bagi kampung yang dekat dengan Ailah. Atau juga peringatan ini diperuntukan bagi umat dahulu yang sering melakukan dosa. 

Bagi mereka yang bertakwa, maka azab diatas sebagai nasihat. Agar mereka takut dalam berbuat maksiat.

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...