Rabu, 14 April 2021

Surat Al - Kautsar

 

Inna 'athainna kal kautsar

( Sungguh kami telah memberimu ( Muhammad)  nikmat yang banyak) 

Pada kalimat انا اعطيناك boleh dibaca dengan انطيناك 

Sesungguhnya kami telah berikan wahai paling mulia mahkluk

Kalimat الكوثر ada yang menafsirkan kebaikan yang lebih dalam segi banyaknya. 

Diantara kebaikan yang lebih itu adalah  Nabi SAW memiliki pangkat kenabian yang paling mulia mengungguli Nabi yang lainnya, membawa kebaikan dunia dan akhirat, diberi kitab berupa Al Quran sebagai kitab yang menjelaskan kitab nabi Adam, suhuf nabi Ibrahim, dan suhuf nabi Musa AS sehingga kitab Nabi SAW bisa menceritakan kitab - kitab yang lainnya. Dengan demikian Al Quran memiliki kedudukan paling teratas

Sebagaimana Al Quran bisa menceritakan kisah nabi Adam dapat menyebutkan nama - nama benda dimuka bumi ini ketika berdialog dengan malaikat ( pada surat Al Baqoroh) 

Al kautsar ada juga yang menafsirkan mukjizat Nabi SAW. Diantara mukjizat Nabi SAW

Diriwayatkan ketika Nabi SAW berada tepi air ( sungai) bersama Nabi SAW ada Ukrimah bin Abi Jahal. Ukrimah bin Abi Jahal berkata kepada nani SAW wahai Muhammad jika engkau seorang yang benar senagai nabi panggil perimtahkan kesini batu yang berada di sebrang sungai sana dan usahakan batu itu bisa berenang di atas air dan tidak tenggelam. Kemudian Nabi SAW pun memberi isyarat dan memanggilnya, maka batu pun tercabut dari tempatnya, dan batu tersebut berjalan dari tempatnya lalu mendekati Nabi SAW, sehingga batu berada pada genggaman tangan Nabi SAWlalu batu  bersahadat serara bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi SAW sebagai rasul Allah. Kemudian Nabi SAW berkata cukup dengan syahadat engkau. Nabi SAW memerintahkan kepada batu untuk kembali ketempatnya semula.  Batu berkata saya akan kembali ketempat saya semula

Mukjizat ini lebih agung dibanding dengan bertahannya perahu atau kapal Nabi Nuh AS dari karamnya air yang membanjiri pada saat itu

Kisah Muhammad bin Hatim. 

Mukammad bin Hatim berkata ketika saya masih kecil kulit saya terbakar api sampai keseluruh tubuh. Kemudian ibu aku membawanya ke pada Rasulullah, dan ibu ku berkata wahai Rasulullah ini anak Hatim, kulitnya terbakar oleh api. Kemudian Rasulullah menyiduhi kulitku yang terbakar dan Rasulullah mengusapnya sambil seraya berkata اذهب البءث رب الناس tidak lama kemudian luka pun sembuh dari kemudharatan. Mukjizat ini lebih dahsat dibanding ketika Nabi Ibrahim dibakar oleh api pada masa raja Namrud sehingga menjadi dingin dan menyelamatkan Nabi Ibrahim

Mukjizat Nabi SAW yang lainya adalah

Membelah bulan yang ada di atas langit cahayanya memancar kepermukaan bumi.

Awan yang selalu menaungi Nabi SAW

Allah berikan Nabi SAW berupa Al Quran sebagai cahaya antara Timur dan Barat. 

Ketika Abu Jahal ingin melempar batu ke arah Nabi SAW. Kemudian Allah perlihatkan seekor ular di punggung Nabi SAW sehingga Abu Jahal terkejut batu pun mengenaui Abu Jahal sendiri. 

Perisriwa seperti ini sebagaimana Allah muliakan Nabi Musa AS dengan membelah laut yang ada di hadapannya. Nabi Musa juga bisa memacarkain air dari batu. Nabi Musa juga Allah naungkan awan


Masih bersambung.


Sumber Al Munir

By Baihaki

Senin, 12 April 2021

Wa laa antum aabiduuna maa a'bud

 

( Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah) 

Tidaklah sesembahan kamu ( orang kafir) dari waktu kewaktu menjadi sama dengan sembahan kami

Sesungghhnya Nabi SAW telah memberitahukan kepada orang kafir bahwa dari pertama kehidupan Nabi SAW sampai masa yang akan datang / sampaikapan pun Nabi SAW tidak pernah dan tidak akan menyembah sesembahan orang kafir

Akan tetapi mereka (orang kafir) selalu mengajak Nabi SAW untuk menyambahnya.  Karena mereka menyangka dan mengira Nabi SAW pernah memulai menyembah sesembahan mereka ( Patung)

Nabi SAW menceritakan tentang dirinya kepada orang jahiliyah agar tidak menyangka sesungguhnya Nabi SAW pernah menyembah patung mereka baik menyembah secara rahasia maupun menyembah secara samar - samar atau orang kafir berharap nabi SAW menyembah patung mereka

Perkataan Nabi SAW lafaz مااعبد sebagai perkataan yg ke empat dari surat Al Kafirun dan Nabi SAW tidak mengucapkan/ mengatakan lapaz ماعبدت agar akur / cocok dengan ucapan Nabi SAW dengan ما عبدتم yaitu ucapan yang ketiga pada surat Al Kafirun 

Karena sebagai dalil sesungguhnya sesembahan Nabi SAW sebelum di utus menjadi nabi dan rosul tidak pernah menyembah kepada Berhala

Berbeda dengan sembahan orang kafir yang secara terang terangan menyembah Berhala  baik sebelum dan sesudah Nabi SAW diutus menjadi nabi dan rosul,  mereka menyembah Berhala secara terang terangan di hadapan manusia

Lakum dinukum waliyadiin

( UntukMu agamaMu dan untukKu agamaKu) 

Kalimat لكم دينكم itu sebagai ketetapan penolakan ajakan orang kafir dalam mengajak menyembah Berhala Allah berfirman لا اعبد ما تعبدون juga firman Allah ولا انا عابد ما عبدتم

Adapun kalimat ولي دين adalah sebagai ketetapan firman Allah ولا انتم عابدون مااعند dalam arti sesungguhnya agama kamu ( kafir) adalah agama kemusyrikan untukMu. Sedangkan agama Islam adalah agama Tauhid untuKu

Dan ucapan Nabi SAW seoerti itu seakan akan Nabi SAW mengatakan sesungguhnya saya ini adalah seorang Nabi yang diutus kepada kamu untuk mengajak kepada agama yang benar dan agama keselamatan

Maka apabila kamu tidak menerima agama saya, janga kamu ikuti saya, tinggalkan saya dan jangan kamu mengajak saya untuk masuk agama kamu yaitu agama kemusyrikan

Ada juga yang berpendapat  dalam memaknai ayat لكم دينكم ولي دين bagi kamu pertanggung pertanggung jawaban amal kamu. Bagiku pertanggung jawaban perbuatanku. Sehingga tidak ada kemunafikan sama sekali bagi tiap - tiap seseorang diantara kita dari amal masing - masing

Ada juga yang menafsirka bagi kamu sksaan dari Tuhanku, dan baguku siksaan dari patung -patung kamu. Akan tetapi patung - patung kamu itu benda - benda keras yang tidak bisa berbuat apapun dan saya ( Nabi SAW) tidak akan takut dengan siksaan patung patung kamu

Ada juga yang menafsirkan bagi kamu kebiasaan kamu, yang kebiasaan itu kamu ambil dari nenek moyang kamu dari dari syetan-syetan kamu sehingga kamu nanti akan bertemu diakhirat dengan syetan - syetan kamu

Dan bagiku adalah kebiasaanku yang kebiasaan itu kami dapat dari para Malaikat dan wahyu sehingga nanti kami akan bertemu diakhirat dengan para Malaikat da surga


Sumber Al Munir 

By Baihaki

Sabtu, 10 April 2021

Surat Al - Kafirun


Qulyaa ayuhal kaafiruun

( Katakanlah ( Muhammad) " wahai  orang - orang kafir) 

Katakanlah wahai paling mulia - mulianya dianta para Rusul kepada orang - orang kafir

Diriwayatkan sesungguhnya Walid bin Mughirah, Aas bin Wail, Aswad bin Abdul Muthalib dan Umiyah bin Khalaf mereka berkata

 kepada Rosulullah SAW

Wahai Muhammad kesini, kami ini mau menyembah Tuhan Engkau sekarang juga dan Engkau juga menyembah Tuhan kami sekarang juga, dengan demikian akan terjadi perdaian antara kami dengan kamu dan akan hilang permusuhan diantara kita

Jika perintah Engkau itu benar maka kami akan ikuti perintah itu dan menjadi bagian dari kami dan jika perintah kami benar maka kamu harus mengikuti perintah kami dan menjadi bagian dari kami

Maka seketika itu juga Allah turunkan surat Al Kafirun. Dan pada saat itu juga saidina Ali membacakannya kepada para pembesar Qurais tadi dan mereka mencaci maki saidina Ali karena mereka putus harapannya mengajak Nabi SAW untuk menyembah Tuhannya

Laa a'budu maa ta'buduun

( Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah) 

Saya ( Nabi SAW) tidak akan menyembah Tuhan / patung yang kamu sembah sampai kapan pun 

Artinya tidaklah saya berbuat sampai kapan pun dari apa yang kamu tuntut kepada saya untuk menyembah Tuhan dari selain Allah diantaranya patung

Walaa antum aabiduuma maa A'bud

( Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah) 

Dari dahulu saya tidak menjadi menyembah dari apa yang kamu sembah bahkan dari awal saya tidak pernah menyembah patung sejak zaman jahiliyah. Mengapa kamu mengharap kami menyembah patung yang sudah memasuki zaman ke Islaman



Sumber Al Munir

By Baihaki

Kamis, 08 April 2021

Fasabbih bihamdii robbika wastaghfihu innahuu kaana tawwabaa

 

(Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepadaNya. Sunggud dia maha penerima taubat) 

Katakanlah  Muhammad kalimat subhanallahi sebagai pujian kepada Allah

Mimtalah ampunan Allah senagai penghancur dosa pada diri Engkau, dan juga karena Engkau sering meringkas amalan, juga kalimat subhanallah sebagai pensuci kebenaran Allah

Istighfar juga sebagai penghapus dosa terhadap ucapan Engkau lupakan dalam meninggalkan yg utama 

Jadi dengan demikian seakan akan Allah berfirman

اذا جاء نصر الله اياك للمءمنين والفتح ودخول الناس في دينك فاستغل انت باتسبح والحمد والاستغفار 


Innahuu kaana tawwabaa_

( Sungguh dia maha penerima taubat)

Sesungguhnya Allah Ta'ala banyak menerima taubat bagi orang orang yang memperbanyak taubat

Taubat itu kembali kepada jalan yang benar dan menyesali perbuatan yang salah yang pernah dilakukan dan tidak mau mengulangi lagi

Astagfirullah adalah kalimat untuk bertaubat, tidak dikatakan orang itu bertaubat jika masih berbuat dosa. 

Dalam bertaubat harus memiliki tekad yang kuat dalam berucap dan meminta ampunan kepada Allah

Oleh karena itu ketetapannya bahwa disetiap akhir segala aktifitas yang kita lakukan harus kita bertaubat dan beristighfar

Diriwayatkan sesungguhnya Nabi SAW tidak pernah ia duduk di majlis Ta'lim Ilmu kecuali ia akhiri dengan beristighfar kepada Allah

Dari Aisyah adalah Nabiallah diakhir segala perbuatannya, Dia tidak mau berdiri, tidak mau duduk, tidak mau pergi kecuali Dia membaca kalimat Subhanallah wa bihamdihi

Kemudian Aisyah bertanya kepada Nabi SAW

Ya Rasulallah sesungguhnya Engkau memperbanyak ucapan subhanallah wa bihamdihi

Nabi SAW menjawab

Sesungguhnya saya diperintah untuk melakukan seperti itu. Dan Nabi SAW membaca surat A-Nashr

Dari Ibnu Masud ketika surat An-Nashr turun Nabi banyak menyebut kalimat

سبحنك اللهم وبحمدك اللهم اغفرلي انك انت التواب الغفور 

Berkata Muqatil ketika surat ini diturunkan Nabi SAW membacakan kepada para sahabat mereka itu adalah Abu Bakar, Umar, Sa"id bin Abi Waqos dan Abbas, mereka sangat bergembira kecuali Abbas yang menangis, kemudian Nabi SAW bertanya kepada Abbas

Apa yang menyebabkan paman menangis

Abbas menjawab

Engkau telah mengabarkan tentang kematian Engkau

Sebagaimana yang Nabi SAW ucapkan bahwa saya hidup sesudah turun surat ini usia tinggal 60 hari. Makanya Nabi SAW tidak terlihat gembira setelah turun ayat ini

Dari Ibnu Umar ayat ini turun di Mina pada waktu Nabi SAW melaksanakan Haji Wada kemudian tidak lama turun ayat

اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتي 

Nabi hidup setelah ayat ini turun berumur 80 hari,kemudian turun ayat الكلالة maka Nbi SAW 50 hari. Kemudian turun ayat لقد جاكم رسول من انفسكم  maka Nabi SAW hidup sesudah ayat ini 35 hari. Kemudian turu ayat

وتقوا يوم ترجعون فيه الي لله

Nabi SAW hidup setalah ayat ini 21 hari. Ada yang berpendapat 11 hari, ada juga yang berpendapat 7 hari tetapi semua itu Allah yang maha mengetahui

Nabi wafat Bulan Rabiulawal hari ke 12 dari hijrahnya Nabi SAW ke Madinah

Nabi SAW Hijrah tanggal 12 Rabiulawal bertepatan dengan tanggal di lahirkannya Nabi SAW pedapat yang masyhur

Selasa, 06 April 2021

Lanjutan ayat

 

Idzaa jaa'a nashrullahi walfath

Ketika Abu Sofyan mendengar bahwa Nabi SAW membolehkan atau menguzinkan Bala Tentara yang berjumlah 10.000 orang untuk melaksanakan shalat Subuh,  

maka Abu Sofyan terkejut dengan terkejut yang amat sangat sehingga Abu Sofyan bertanya kepada Abbas sekitar Muhammad membolehkan tentaranya untuk shalat Subuh

Nabi SAW pun memasuki Kota Mekah dengan mengendarai kendaraan Unta dan Nabi SAW shalat di atas Unta seperti orang sujud, merendahkan hati dan bersyukur kepada Allah, dan Abu Sofyan menyatakan beriman kepada Allah dan kepada Rasulullah

Nabi SAW pun berkata kepada kaum

Barang siapa yang memasuki rumah Abu Sofyan maka dia akan aman

Abu Sofyan menjawab

Silahkan masuk kerumahku

Dan Abu Sofyan berkata kembali

Barang siapa yang masuk ke mesjid dia akan aman, silahkan masuk ke mesjid

Barang siapa yang meletakan senjata dia akan aman

Barang siapa yang menutup pintu rumahnya, dia akan aman

Nabi SAW berdiam di pintu mesjid seraya Nabi berkata

لا اله الا الله وحده لاشرك له صدق وعده ونصر وعده وهزم الاحزاب وحده 

Nabi SAW berkata 

Wahai Ahli Mekah apakah kalian mengetahui perbuatanku terhadap kalian

Kaum pun menjawab

Perbuatanmu sangan terpuji wahai saudaraku yang sangat mulia dan anak saudaraku yang mulia

Kemudian Nabi menjawab sekarang bubar kalian semua, kalian adalah para hamba

Dan Rasulullah memerdekakan kaum itu dan Allah tempatkan Nabi SAW sebagai saudara mereka. Sehingga Nabi SAW sebagai harta yang tidak ternilai harganya

Nabi menyebutkan para ahli Mekah sebagai hamba karena mereka meminta kepada Nabi SAW untuk di Baiat sebagai agama Islam

Kemudian Nabi SAW bermukim di Mekah selama 15 hari, setelah itu Nani SAW menuju kampung Hawazan

Pada kalimat الفتح boleh di baca فتح الله atau النصر 

Wara-aitan nasa yaadhuluuna fii dinillahi afwaaja

( dan engkau melihat manusia berbondong - bondong masuk agama Islam) 

Engkau melihat manusia masuk agama Islam keadaan berbondong - bondong seperti Ahli Mekah, Thaif,  Yaman,  Hauzan dan seluruh khabilah yang ada di Kta Mekah

Mereka itu sebelum adanya pembebasan Kota Mekah masuk Islam hanya satu orang - satu orang atau dua orang - dua orang

Dibaca kalimat يدخلون dengan bina lilmaful


Sumber Al Munir 

By Baihaki

Senin, 05 April 2021

Surat An -Nashr


Idzaa jaa'a nashrullaahi walfath

( Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan) 

Juka surat An-Nashr diturunkan sebelum pembebasan/ kemenangan Kota Mekah,  maka kalimat ادا adalah kedudukannya sebagai dzorof mustaqbal dan sebagai jawan اذا ( apabila) adalah kalimat فسبح 

Jika surat An-Nashr diturunkan sesudah pembebasan!/ kemenangan Kota Mekah, maka kalimat اذا memiliki ma'na zaman madhi ( lampau), maka kalimat اذا muta'alik ( kembali/ berhubungan)  dengan dhomir mustatir. Maka taqdirnya adalah اكمل الله الامر وانتم النعمة اذا حصل اعانة الله علي عدوك ( artinya Allah telah menyempurnakan urusanmu dan Allah telah menyempurnakan ni'mat, maka telah dihasilkan pertolongan Allah atas musuh engkau ( Muhammad) 

Yang dimaksud kalimat الفتح ( pembebasa/ kemenangan)  disini adalah pembebasan / kemenangan Kota Mekah atau juga bisa disebut dengan fath futuuh

Bahwa pembebasan / kemenangan Kota Mekah terjadi pada hari kesepuluh setellah bulan Ramadhan tahun ke delapan Hijriah

Rasulullah SAW berangkat dari Kota Madinah. Bersama Nabi SAW ada 10.000 tentara dari kaum  Muhajirin dan kaum Ansor .dengan kebetulan orang Arab sedang melakukan Tawaf dan menginaf di pinggir-pinggir Kota Mekah

Kemudian datang Abbas dan Abu sofyan dan menghampiri Nabi SAW, seraya minta izin untuk bertatap muka, tetapi yang di beri izin hanya Abbas

Sehingga Abu Sofyan berkata kepada Nabi SAW wahai Muhammad mengapa engkau tidak mengizinkan saya untuk berbincang sejenak

Kalau memang engkau tidak mengixinkan,  saya akan pergi bersama anak saya kesuatu tempat yang terpencil, disana saya akan kelaparan dan kehausan

Mendengar ucapan Abu Sofyan seperti itu hati  luluh Nabi SAW pun mengizinkan Abu Sofyan untuk berbincang - bincang dengan Nabi SAW

Kemudian Nabi SAW berkata kepada Abu Sofyan : mengapa engkau tidak mau masuk Islam dan bertauhid kepada Allah

Kemudian Abu Sofyan menjawab :  saya masih ragu kalu Allah itu tunggal, kalau seandainya disini tidak ada Allah, maka siapa yang menolong saya

Berkata Nabi SAW : apakah kamu tidak mengetahui bahwa saya adalah Radulullah

Abu Sofyan menjawab : saya masih ragu kalau engkau sebagai Rosulullah

Maka Abbas ( paman Nabi) berkata : masuk Islamlah kamu sebelum Umar memenggal lehermu

Berkata kembali Abu Sofyan : untuk apa patung Uzza kami buat kalu saya harus masuk Islam

Umar pun berkata : kalau seandainya engkau ( Muhammad)  tidak ada disini pasti leher Abu Sofyan  sudah saya penggal 

Berkata kembali Abu Sofyan : wahai Muhammad bukankah saya ini orang yang pertama meninggalkan kaum engkau dan meninggalkan berbuat kebaikan kapada kaum engkau dan tidak mau bersahabat dengan engkau, tidak mau berdekatan dengan engkau maka saya minta engkau menyingkir dari Kota Mekah

Nabi SAW menjawab : kaum yang ada disini pasti akan menolong saya dan tidak mau memerangi saya

Apakah ahli Mekah akan mengusir saya dan menzilimi saya atau menjarahi saya atau berbuat keburukan kepada saya

Kemudian Nabi SAW memerintahkan kepada Abbas untuk berangkat bersama Nabi SAW

Sedangkan Abu Sofyan berdiam diri ditempat untuk mengumpulkan tentaranya, kemudian Abu Sofyan datang ke Kota Mekah dan berkata kepada ahli Mekah bahwa Muhammad tidak akan datang ke Kota Mekah dengan membawa tentara


Bersambung


Sumber Al Munir

By Baihaki

Jumat, 02 April 2021

Wamra'atuhu hammaalatal hathab

 

( dan begitu pula istri Abu Lahab, pembawa kayu bakar ( penyebar fitnah)

Bersama Abu Lahab dalam menghina Nabi SAW adalah isteri Abu Lahab

Nama Asli Abu Lagab adalah Ummu Jamil Auraa binti Harab. Bahwa   Ummu Jamil Auraa itu  saudara perempuan  Abu Sofyan. Namaasli Abu Sofyan adalah Sahar bin Harab

Ada juga yang mengatakan nama asli istri Abu Lahab adalah Arwaa

Pada kalimat امراتة boleh dibaca dengan مريءته dengan di baca isim tashgir karena istri Abu Lahab juga selalu menghina Nabi SAW

Meninggalnya istri Abu Lahab disebabkan tercekik oleh seutas tali ketika sedang membawa kayu bakar berduri karena selalu menghina Nabi SAW

Ketika ia menghina Nabi SAW disuatu malam dihadapan Nabi SAW. Nabi menunduk, sebagaimana menunduk ketika siang hari karena panas

Telah membaca Ashim dengan membaca nashab pada kalimat حمالة karena paedah lisytam. Syatam adalah penghinaan istri Abu Lahab terhadap Nabi SAW. 

Bisa juga kalimat حمالة dibaca nashab jadi الحال dengan penafsiran bahwa istri Abu Lahab membawa - bawa kayu bakar yang berduri sepanjang zaman

Telah membaca qiraat Baaqun dengan di baca rofa pada kalimat حنالة karena jadi sifat pada kalimat ومراته dengan penafsiran sama dengan kaul yang pertama

Ada juga yang membaca pada kalimat حمالة الحطب dengan dibaca tanwin nasab atau tanwin rofa

Kalau pada kalimat حمالة  dibaca rofa maka jadi khobar kalimat امراته 

Sedangkan pada kalimat حمالة dibaca nasab maka kalimat tersebut mejadi syatam. Syatam itu bahwa istri Abu Lahab itu selalu menghina Nabi SAW

Atau kalimat حمالة jadi الحال dari kalimat ومراته 

Atau kalimat حمالة dibaca rofa jadi athof atas dhomir mustatir. Maka penafsirannya bahwa istri Abu Lahab membawa - bawa kayu bakar yang berduri di neraka pada hari kiamat sebagaimana ia membawa kayu bakar berduri pada waktu di dunia karena selalu menghina Nabi SAW ketika di dunia

Fii jiidihaa hablum mim masad

( dileher istri Abu Lahab ada tali dari serabut yang di pintal) 

Nanti di akhirat tali serabut yang di pintal itu akan dibuat dari besi

Berkata Ibnu Abbas bahwa rantai pengikat istri Abu Lahab terbuat dari besi yang panjangnya mencapai 70 hasta

Rantai itu masuk dari mulut dan keluar dari kemaluannya

Ada juga yang berpendapat  rantai yang berada pada pundak istri Abu Lahab terbuat dari pohon kayu yang dawam. Pohon itu akan melilit istri Abu Lahab sampai ia meninggal

Berkata Qotadah dan Dhohak sesungguhnya istri Abu Lahab menghina Rasulullah dengan perkataan fakir sehingga Allah jerat ia dengan seutas tali

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...