Selasa, 31 Januari 2023

وكذلك قال الذين لا يعلمون مثل قولهم

 وكذلك قال الذين لا يعلمون مثل قولهم

Demikian pula orang-orang yang tidak berpengetahuah mengatakan seperti ucapan mereka (Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani)

Perkataan kaum Yahudi dan kaum Nasrani yang berdebat mengunggulkan agama mereka masing-masing. Maka demikian pula orang-orang yang tidak memili pengetahuan ( tidak memiliki kitab), mereka berkata seperti yang diucapkan kaum Yahudi dan Nasrani dan nabi mendengar ucapan itu.

Berkata Sadyi bahwa mereka yang tidak memiliki kitab atau ilmu pengetahuan adalah kaum Arab. A'atha berpendapat mereka adalah umat sebelum kaum Yahudi dan Nasrani. Pendapat kedua ini sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Jarir.

Kalimat مثل قولهم menjadi بدل ( pengganti) dari kalimat كذلك. Bisa juga kalimat مثل قولهم menjadi بيان (penjelas ) bagi kalimat كذلك. Dengan demikian kalimat مثل قولهم memiliki arti " bagi ahli tiap-tiap agama (Yahudi dan Nasrani) sesungguhnya mereka tidak berpegangan kepada sesuatu yang dalil yang sah".

فالله يحكم بينهم يوم القيامة فيما كانوا فيه يختلفون.

Maka Allah yang akan  menghukumi diantara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan.

Allah akan membagi tiap-tiap golongan diantara mereka azab yang memang azab itu hak mereka masing-masing.

Hasan berkata Allah akan mengazab secara berbarengan dan Allah masukan mereka ke dalam neraka.

من اظلم ممن منع مساجد الله أن يذكر فيها اسمه وسعي فئ خرابها اولءك ما كان لهم  أن يدخلواها إلا خاءفين

Dan siapakah yang lebih aniaya dari pada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjidNya dan berusaha untuk merobohkannya ?  Mereka itu tidak sepatutnya masuk kedalam masjid kecuali dengan rasa takut.

Tidak ada orang yang lebih aniaya/zolim dibanding orang yang mencegah seseorang masuk ke masjid-masjid Allah yang bertujuan akan menyebut/berzikir nama Allah. Dan orang yang paling zolim juga adalah orang yang bermaksud merubuhkan masjid,menyerang masjid  juga mengacaukan masjid. Tidaklah mereka bisa memasuki masjid kecuali rasa takut dan menyerahkan diri.

Ada yang berpendapat huruf ما yang ada pada kalimat ما كان لهم أن يدخلوا الاخاءفين adalah جملة النهي،dengan pengertian jauh dari kemungkinan orang kafir masuk ke masjid.

Perbedaan pendapa para lmam dalam menanggapi permasalahan orang kafir memasuki masjid.

Pendapat Imam Hanafi membolehkan orang kafir masuk kemasjid

Kalau Imam Maliki sama sekali mencegah orang kafir memasuki masjid

Sedangkan Imam Syafi'i harus ada perbedaan antara Masjidil Haram dengan masjid yang lain.

Telah menceritakan Abi Khaitim dapat dari Ibnu Abbas "sesungguhnya kaum yang dimaksud dengan ayat diatas adalah kaum Qurais, sebagaimana ini ayat diturunkan pada kejadian orang musyrik Arab (Qurais)

Mereka mencegah Rasulullah SAW berdoa kepada Allah di Mekah. Mereka mengusir Nabi untuk berhijrah. Kaum Qurais mencegah Nabi dan para sahabat untuk berzikir menyebut nama Allah di Masjidil Haram. Maka Abu Bakr berniat membangun Masjid di samping rumahnya tepai dilarang pula.sehingga Abu Baqar Sidik mencerdai dua anak laki dan perempuan kaum Qurais.

Ada sebagian berpendapat bahwa Abu Baqar Sidik memiliki tempat solat lalu orang Qurais memerintahkan untuk mengosongkannya. Lalu Abu Baqar Sidik berhijrah.

Dari Thariqil Ghani dapat dari Ibnu Abbas yang memerintahka. mengosongkan tempat Abu Baqar Sidik adalah orang Nasrani.

Diceritaka bahwa Thoithous bin Isyanus adalah raja dari Nasrani dan para sahabatnya,mereka memerangi Bani Israel dan membunuhnya Bakan ada yang di penjarakan dan membakar kitab Taurat setelah itu menyerang Baitul Maqdis dan menyembelih Babi di Baitul Maqdis dan tidak henti-hentinya menyerang Baitul Maqdis. Setelah Baitul Maqdis hancur maka kaum Muslim membangun kembali Baitul Maqdis pada zaman Umar RA. Jadi ayat من اظلم ممن منع مساجد الله, tidak ada orang yang paling zolim di dalam ke kufurannya adalah orang yang memerangi Baitul Maqdis yang tujuannya agar tidak disebut nama Allah dalam manauhidkan Allah dan melarang azan dan membuang bangkai ke Baitul Maqdis, mereka itulah Ahli Rum/ Romawi. Mereka tidak ada rasa aman kecuali rasa ketakutan kepada orang Mukmin. Karena takut di perangi,di penjarakan dan membayar upeti.

Jumat, 27 Januari 2023

قل هاتوا برهنكم أن كنتم صادقين

 قل هاتوا برهنكم أن كنتم صادقين

Katakanlah (wahai Muhammad) tunjukanlah(Yahudi)bukti kebenaranmu,jika kamu adalah orang-orang yang benar.

Katakanlah (wahai paling mulia-mulianya makhluk) kepada Yahudi,"hadirkanlah hujan kamu dari kitab kamu (Taurat) jika kamu orang yang benar dalam ucapanmu (bahwa hanya kamu yang bisa masuk surga).

بلي من اسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه لا خوف عليهم ولا هم يحزنون

Tidak demikian ( oranga Yahudi masuk surga). Yang masuk surga adalah orang yang ikhlas kepada Allah maka dia orang yang baik baginya pahala di sisi Allah. Dan tidak ada kekawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati.

Kalimat بلي adalah kalimat penolakan ucapan Yahudi yang berpendapat hanya dia yang masuk surga. Akan tetapi yang masuk surga adalah orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah dan tidak menyekutukannya. Dan orang itu predikatnya orang baik dalam semua perbuatannya. Dan juga baginya pahala/ ganjaran yang sudah Allah janjikan atas perbuatannya itu berupa surga.

Karena mereka ikhlas dalam segala perbuatan. Maka mereka tidak ada rasa takut baik di dunia maupun di Akhirat.

Dan mereka tidak ada rasa cemas dan gelisah ketika di Akhirat karena yakin atas perbuatannya selama di dunia. Balasannya surga.

Ketika datang kaum Nasrani dari suku Najran kepada Rasulullah SAW. Datang pula para pembesar Yahudi menghampiri Nasrani. Mereka saling berdebat dalam masalah agama di hadapan nabi sampai-sampai diantara mereka saling mengeraska suara ( adu otot). Berkata orang Yahudi kepada Nasrani " agama kamu tidak mempunyai pegangan. Lalu Nasrani menjawab kepada Yahudi " agama kamu tidak memiliki pegangan". Ketika terjadi perdebatan Allah turunkan ayat dibawah ini

وقالت اليهود  ليست النصاري علئ شيء وقالت النصاري ليست اليهود علئ شيء وهم يتلون الكتاب

Dan orang-orang Yahudi berkata "orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan". Dan orang Nasrani berkata " orang-orang Yahudi tidak mempunyai pegangan sesuatu. Padahal mereka  (sama-sama) membaca kitab.

Jadi orang Yahudi berkata kepada orang Nasrani bahwa "orang Nasrani tidak beriman kepada Isa AS dan kitab Injil. Begitu pula sebaliknya orang Nasrani berkata kepada Yahudi bahwa "orang Yahudi tidak beriman kepada Musa as dan kitab Taurat". Cerita ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir . Ibnu Jarir dapat dari Ibnu Abbas.

Padahal mereka membaca kitab yang diturunkan kepada mereka. Perkataan mereka ماليش فيه bahwa kebenaran tiap-tiap mereka lari dari kebenaran agama. Karena mereka saling menyalahkan . Padahal dalam kitab Yahudi membenarkan Isa sebagai utusandan dalam kitab Nasrani membenarkan Musa sebagai utusan.

Senin, 23 Januari 2023

فأفوا واصفحوا حتئ يأتئ الله بأمره أن الله علئ كل شيء قدير

 فأفوا واصفحوا حتئ يأتئ الله بأمره أن الله علئ كل شيء قدير

Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka sampai Allah mendatangkan perintahnya. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Setelah kaum Yahudi membenci nabi Muhammad SAW karena hasud,iri dan dengki padahal Allah telah jelaskan bahwa Muhammad keberadaannya adalah hak (sebagai utusan). Maka Allah perintahkan kepada nabi untuk tinggalkan mereka,jangan menyiksa mereka dan berpalinglah dari mereka,jangan kamu cela mereka, suatu saat  Allah perintahkan kepada nabi untuk memerangi Bani Quraidzah dan Bani Nazdir untuk menangkap dan memenjarakan mereka dan juga membayar upeti atau atas izin Allah memerangi mereka karena Allah lah yang menakdirkan  untuk menyiksa dan memerangi dan Allah juga yang akan menghinakan mereka.

ؤاقيموا الصلاة واتوا الزكاة وما تقدموا لأنفسكم من خير  تجده عند الله أن الله بما تعملون بصير

Dan dirikanlah solat dan tunaikanlah zakat,dan kebaika apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu tentu kamu akan mendapatkan pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan.

Mendirikan solat dan menunaikan zakat keduanya adalah kewajiban bagi kamu. 

Solat dan zakat ketika Allah wajibkan kepada orang mukmin adalah sebagai bentuk cerminan untuk  memaafkan dan membiarkan  mereka (Yahudi yang tidak mau menerima Muhammad sebagai utusan). Maka Allah perintahkan kepada kaum Yahudi untuk melakukan solat dan zakat agar mereka hidup damai dan tentram.

Mereka akan mendapatkan pahala disisi Allah. Sesungguhnya Allah dengan apa yang kamu perbuat maha mengetahui dan tidak akan sia-sia perbuatan itu.

وقالوا لن يدخل الجنة الا من كان هودا اؤ نصاري تلك أمانيهم

Dan mereka (Yahudi) berkata sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang yang beragama Yahudi dan Nasrani. Perkataan itu hanyalah angan-angan belaka.

Lafaz وقالوا ma'tuf kepada ayat sebelumnya yaitu lafad دكثير.

Telah berkata Yahudi Madinah "sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang yang beragama Yahudi dan tidak ada agama kecuali agama Yahudiyan".

Berkata pula orang Nasrani " Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang Nasrani,tidak ada agama kecuali agama Nasraniyan".

Telah membaca Abi Ka'ab kalimat إلا من كان هودا أو نصاري dengan bacaan إلا من كان يهودي أو نصرانيا

Mereka berkata bahwa tidak akan masuk surga kecuali Yahudi dan Nasrani. Perkataan itu hanyalah angan-angan belaka yang tidak akan terjadi dan mereka menginginkan kebaikan tidak akan menimpah kaum Muslimin.

Mereka (Kafir ) menginginkan sekali orang mukmin menjadi kafir,dengan demikian orang mukmin tidak akan masuk surga dan berserta mereka masuk neraka.

Angan-angan mereka ingin masuk surga sama sekali tidak tertera di kitab mereka.

Jumat, 13 Januari 2023

ام تردون أن تسألوا رسولكم كما سءل موسي من قبل ومن يتبدل الكفر بالإيمان فقد ضل سواء السبيل

 ام تردون أن تسألوا رسولكم كما سءل موسي من قبل ومن يتبدل الكفر بالإيمان فقد ضل سواء السبيل

Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Musa pada zaman dulu ? Dan barang siapa yang menukar iman dengan kekufuran, mereka sesungguhnya orang-orang telah sesat dari jalan yang lurus.

Apakah kamu  bermaksud untuk bertanya kepada rasulmu yang telah datang kepadamu,sebagaimana Musa ditanya oleh Bani Israel pada zaman dulu tentang melihat Tuhan dan yang lainnya. Barang siapa memilih kekufuran dibanding keimanan /orang itu mengambil kekufuran diganti dengan iman maka orang itu benar-benar berada pada jalan yang salah.

ود كثير من أهل الكتاب لو يردونكم من بعد ايمانكم كفرا

Sebagian ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan  kamu kepada kekufuran setelah kamu beriman.

Sebagian besar dari golongan ahli kitab terutama para pembesarnya seperti Ka'ab bin Asyraf,Hayu bin Akhtab, dan Abu Yasir bin Akhtab,mereka menghendaki kamu wahai Imar,Huzaifah dan Muaz bin Jabal, kekufuran setelah kamu beriman kepada Muhammad dan Alquran.

Jadi sebagian besar kaum Yahudi berharap,mereka yang sudah beriman kembali murtad.

Diceritakan sesungguhnya Fanhas bin Aad dan Zaid bin Qais dan segolongan kaum Yahudi, berkata kepada Huzaifah dan Imar bin Yasir setelah terjadinya perang Uhud." Apakah kamu tidak mengetahui yang akan menimpah kamu kalau kamu terus berada pada kebenaran dan tidak mau kembali kepada agama kami,agama kami lebih baik dan lebih utama,kami ini hanya memberikan jalan petunjuk kepada kamu".

Lalu Imar menjawab "bagaimana caranya agar kamu bisa melepaskan perjanjian dengan kamu".

Yahudi menjawab " jawaban kamu sangat membahayakan".

Iman berkata "bahwa sesungguhnya kami tidak mau kufur kepada Allah Taala dan juga tidak mau kufur kepada Muhammad selama hidup kami".

Maka Yahudi menjawab "sungguh jawaban kamu akan menimpah kepada kamu semua".

Berkata Huzaifah "sesungguhnya kami telah ridho Allah sebagai Tuhan kami,Islam sebagai agama kami, Alquran sebagai Imam kami, Ka'bah sebagai kiblat kami, kaum Mukminin sebagai saudara kami.

Setelah itu Huzaifah dan lmar mendatangi Rasulullah SAW, dan keduanya mengabarkan tentang kejadian tadi.maka Rasulullah menjawab "telah menghinggapi kepada kalian kebaikan dan kebahagiaan. Lalu turunlah ayat dibawah ini

حسدا من عند أنفسهم من بعد ما تبين لهم الحق

Karena mereka hasud menghinggapi diri mereka setelah datang penjelasan tentang kebenaran kepada diri mereka.

Di dalam kitab mereka (Taurat) tertera sesungguhnya Muhammad adalah pembawa kebenaran.

Berkata Saufiah binti Hayi kepada Nabi SAW "bahwa telah datang Bapaku dan Ibuku dihadapan engkau (Muhammad), lalu Bapakku berkata kepada Ibuku "apa yang kamu ketahui tentang Muhammad". Lalu Ibuku menjawab " Muhammad adalah seorang nabi yang telah didahulukan Musa AS"., Lalu Ibuku berkata kepada Bapaku "apa yang kamu ketahui tentang Muhammad". Bapakku menjawab" saya tahu bahwa Muhammad selalu di musuhi orang-orang Yahudi selama hidupnya karena mereka hasud kepadanya.

Sabtu, 07 Januari 2023

ألم تعلم أن الله علئ كل شيء قدير

 ألم تعلم أن الله علئ كل شيء قدير

Tidaklah engkau mengetahui sesungguhnya Allah atas segala sesuatu naha kuasa.

Ayat ini sebagai peringatan kepada nabi Muhammad dan yang lainnya,atas kekuasaan Allah Taala merubah syariat adalah dibawah kekuasaannya baik hukumnya maupun hikmahnya. Sesungguhnya keadaan itu tidak ada yang bisa menolak ketika Allah menghendaki dan tidak ada yang bisa mencegah ketika Allah memilih.

ألم تعلم أن الله له ملك السموات والأرض

Tidakkah kamu mengetahui sesungguhnya Allah baginya merajai langit dan bumi.

Ayat ini sebagai peringatan atas sesungguhnya Allah Taala memberikan syariat yang paling baik dan yang paling suci karena Allah penguasa makhluk. Tidak ada ganjaran kecuali mendapatkannya. Tidak ada yang bisa menolak siksaan kecuali menerimanya. 

مالكم من دون الله من ولي ولا نصير

Dan tidak bagimu,selain Allah pelindung maupun seorang penolong.

Wahai golongan Yahudi tidak ada selain Allah pelindung yang dekat yang bisa bermanfaat kepadamu. Dan tidak ada penolong yang bisa mencegah kamu dari azabnya.

Perbedaan pelindung dan penolong disini. Pelindung adalah ketidak berdayakan seorang wali untuk bisa menolong. Sedangkan penolong adalah orang lain yang bisa menolong

Sabtu, 31 Desember 2022

ما يود الذين كفروا من أهل الكتاب و لا المشركين أن ينزل عليكم من خير والله يختص برحمته من يشاء والله ذو الفضل العظيم

 ما يود الذين كفروا من أهل الكتاب و لا المشركين أن ينزل عليكم من خير والله يختص برحمته من يشاء والله ذو الفضل العظيم

Orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendakiNya (untuk diberi) rahmatnya ( kebaikan) dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Ahli kitab disini adalah kaum Yahudi yg Allah telah berikan kitab. Sedang Musyrikin kaum Arab / kafir Qurais yang tidak diberi kitab. 

Bahwa orang Yahudi seperti Ka'ab bin Asyraf dan sahabatnya tidak akan senang ,begitu juga kaum Musyrikin seperti  Abu Jahal dan sahabatnya apabila diturunkan Wahyu kepada kamu ( Muhammad) karena mereka hasud kepada kamu dengan adanya Wahyu.

Demikian Allah menurunkan Wahyu kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan yang Allah kehendaki adalah Nabi Muhammad SAW, dan Allah juga mempunyai karunia yang besar. Karunia yang besar itu adalah Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan tidak ada alasan.

Ketika orang kafir berkata :" sesungguhnya Muhammad memerintah sahabatnya dengan suatu perkara,lalu Muhammad melarang sahabatnya,kemudian Muhammad memerintahkan kembali dengan memerintahkan yang perkara yang lain berarti tidaklah Muhammad berkata kecuali dengan kemauannya sendiri bukan Wahyu.

Maka dengan adanya pendapat orang kafir seperti itu lalu Allah turunkan Wahyu dibawah ini

ماننسخ من آية أو ننسها نأت بخير منها أو مثلها

Ayat mana saja yang kami nasakhkan(ganti) atau kami jadikan( manusia) lupa kepadanya,kami datangkan yang lebih baik dari padanya atau yang sebanding dengannya.

Telah membaca Ibnu Amir kalimat ننسخ dengan  harkat domah hurup النون yang awal  dan harkat kasrah huruf السين.

Telah membaca Ibnu Katsir dan Ibnu Umar kalimat ننسخ dengan ننسأ dengan harkat Fatihah huruf النون yang awal dan harkat Fatihah huruf السين dan huruf همزة di sukunkan.

Jadi firman Allah diatas mengandung : tidaklah kami mengganti suatu ayat manakala yang kami ganti dari segi hukumnya saja,atau kami ganti dari bacaannya saja. Atau kami ganti dari segi bacaan dan hukumnya secara berbarengan. Atau kami kami tinggalkan ayat itu. Sebagaimana tidaklah kami ganti itu ayat maka kami datangkan kepada ayat yang lebih bermanfaat dari yang digantikan dan lebih enteng dari segi pengamalannya. Atau kami datangkan ayat yang sama dari segi pengamalan dan manfaatnya. Atau bisa dikatakan tidak kami akhirkan itu ayat dari segi pengamalannya. Atau kami akhirkan itu ayat dari segi penggantiannya. Maka tidak kami angkat itu ayat dari segi bacaannya dan tidak kami hilangkan dari segi hukumnya. Maka kami datangkan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk hamba dari segi kemudahan pengamalannya.

Seperti Allah mewajibkan kepada satu orang harus bersabar menghadapi sepuluh musuh diganti dengan dua orang harus bersabar menghadapi sepuluh musuh.

Atau Allah Menganti/ menghapus hukum masalah banyaknya ganjaran,contoh Allah menghapus memilih antara puasa dengan bayar pidiah. Lalu Allah ganti bahwa puasa lebih besar ganjarannya dari pada pidiah. Sebelumnya ganjarannya sama.

Atau Allah datangkan ayat yang sama/ sebanding dalam segi mentaqlif/ mensyaratkan dan segi pahala . Contoh Allah menghapus/ menggantikan masalah menghadap kiblat ke Baitul Maqdis/ Masjid Aqhsa,lalu Allah rubah/ ganti dengan menghadap Ka'bah/ Masjid Haram. Padahal keduanya dari segi paha atau ganjaran adalah sama

Selasa, 27 Desember 2022

يا ايها الذين امنوا لا تقولواراعنا وقالوا انظرنا واستمعوا وللكافرين عذاب اليم

 يا ايها الذين امنوا لا تقولواراعنا  وقالوا انظرنا واستمعوا وللكافرين عذاب اليم

Wahai orang-orang yang beriman " janganlah kamu katakan (kepada nabi Muhammad) perkataan Ra'ina tetapi katakanlah "unzurna" dan dengarkanlah. Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang amat pedih.

Wahai orang-orang beriman jangan kamu katakan kepada nabi Muhammad perkataan راعنا.

Jadi pada waktu itu orang muslim berkata kepada Muhammad SAW ketika nabi sedang membacakan kepada orang muslim suatu ilmu pengetahuan dengan perkataan راعنا (pelan-pelan) wahai Rasulullah sampai kami kami mahami pembicaan engkau.

Sedangkan kalau Yahudi bahwa perkataan راعنا itu perkataan membentak ketika mereka mencaci maki diantara mereka.

Ketika orang Yahudi mendengar orang mukmin berkata راعنا kepada nabi Muhammad,maka mereka mengikuti berkata berkata kepada nabi Muhammad راعنا. Mereka berkata seperti itu kepada nabi Muhammad dengan tujuan mencaci maki dan mereka tertawa diantara mereka sambil meledek nabi.

Dalam keadaan seperti itu Said bin Mu'adz mengetahui mereka meledek nabi. Lalu Said bin Mu'adz berkata kepada Yahudi " wahai musuh Allah pantas atas kamu laknat Allah, demi Allah diriku berada digenggamanya,kalau suatu saat saya mendengar lagi ucapan itu diantara kamu ,saya akan penggal leher kamu", lalu Yahudi berkata "kami tidak akan lagi berbicara seperti itu.

Dengan kejadian diatas maka kaum mukmin dilarang berkata kepada nabi Muhammad perkataan راعنا. Dan kaum Mukmin diperintahkan untuk berucap kepada nabi dengan berkata yang lain. Agar Yahudi tidak lagi berkata kepada nabi dengan perkataanراعنا ( perkataan mencaci maki)

Maka kaum Mukmin disarankan berkata kepada nabi dengan perkataan انظرنا (perhatikanlah kami/lihatlah kami). Maksudnya sesungguhnya seorang guru/ pengajar ketika dia melihat atau memperhatikan muridnya ,maka murid akan mendengarkan pembicaraan sang gurunya untuk mendapatkan kepahaman akan lebih kuat.

Adapun kalimat اسمعوا ditafsirkan bahwa murid mendengarkan dengan pendengaran yang konsen apa yang disampaikan dan di ucapkan sang guru/nabi Muhammad dengan telinga yang terjaga dengan pikiran yang cemerlang sehingga sang guru/nabi Muhammad tidak mengulang ulang pembicaraan.

وللكافرين عذاب عليم

Dan bagi orang kafir azab yang pedih.

Dan bagi orang Yahudi yang mencaci maki nabi akan mendapatkan azab yang pedih

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...