يا ايها الذين امنوا لا تقولواراعنا وقالوا انظرنا واستمعوا وللكافرين عذاب اليم
Wahai orang-orang yang beriman " janganlah kamu katakan (kepada nabi Muhammad) perkataan Ra'ina tetapi katakanlah "unzurna" dan dengarkanlah. Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang amat pedih.
Wahai orang-orang beriman jangan kamu katakan kepada nabi Muhammad perkataan راعنا.
Jadi pada waktu itu orang muslim berkata kepada Muhammad SAW ketika nabi sedang membacakan kepada orang muslim suatu ilmu pengetahuan dengan perkataan راعنا (pelan-pelan) wahai Rasulullah sampai kami kami mahami pembicaan engkau.
Sedangkan kalau Yahudi bahwa perkataan راعنا itu perkataan membentak ketika mereka mencaci maki diantara mereka.
Ketika orang Yahudi mendengar orang mukmin berkata راعنا kepada nabi Muhammad,maka mereka mengikuti berkata berkata kepada nabi Muhammad راعنا. Mereka berkata seperti itu kepada nabi Muhammad dengan tujuan mencaci maki dan mereka tertawa diantara mereka sambil meledek nabi.
Dalam keadaan seperti itu Said bin Mu'adz mengetahui mereka meledek nabi. Lalu Said bin Mu'adz berkata kepada Yahudi " wahai musuh Allah pantas atas kamu laknat Allah, demi Allah diriku berada digenggamanya,kalau suatu saat saya mendengar lagi ucapan itu diantara kamu ,saya akan penggal leher kamu", lalu Yahudi berkata "kami tidak akan lagi berbicara seperti itu.
Dengan kejadian diatas maka kaum mukmin dilarang berkata kepada nabi Muhammad perkataan راعنا. Dan kaum Mukmin diperintahkan untuk berucap kepada nabi dengan berkata yang lain. Agar Yahudi tidak lagi berkata kepada nabi dengan perkataanراعنا ( perkataan mencaci maki)
Maka kaum Mukmin disarankan berkata kepada nabi dengan perkataan انظرنا (perhatikanlah kami/lihatlah kami). Maksudnya sesungguhnya seorang guru/ pengajar ketika dia melihat atau memperhatikan muridnya ,maka murid akan mendengarkan pembicaraan sang gurunya untuk mendapatkan kepahaman akan lebih kuat.
Adapun kalimat اسمعوا ditafsirkan bahwa murid mendengarkan dengan pendengaran yang konsen apa yang disampaikan dan di ucapkan sang guru/nabi Muhammad dengan telinga yang terjaga dengan pikiran yang cemerlang sehingga sang guru/nabi Muhammad tidak mengulang ulang pembicaraan.
وللكافرين عذاب عليم
Dan bagi orang kafir azab yang pedih.
Dan bagi orang Yahudi yang mencaci maki nabi akan mendapatkan azab yang pedih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar