Senin, 06 Februari 2023

بديع السموات والأرض وإذا قضي أمرا فإنما يقول له كن فيكون

 بديع السموات والأرض وإذا قضي أمرا فإنما يقول له كن فيكون

Allah pencipta langit dan bumi tanpa contoh. Apabila Allah menghendaki sesuatu,dan jika Dia menghendaki (untuk menciptakan sesuatu) maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya "jadilah" lalu jadilah dia.

Apabila Allah menghendaki adanya sesuatu,maka langsung jadi. Firman Allah kalimat كن (jadilah) adalah sebagai tamsil karena mudahnya menghasilkan yang di taqdirkan,langsung berhubungan kepada yang dikehendaki Allah,dan berbentuk dengan cepat secara langsung tanpa jeda waktu. Seperti memerintah orang yang taat kepada orang yang memerintah yang sangat kuat ketaatannya. Tidaklah yang diperintah mengelak. 

Telah membaca Ibnu Amir kalimat كن فيكون dengan di baca Nasab (بالنصب،) di dalam semua ayat Alquran kecuali dua tempat yaitu pada awal surat Ali Imran yang berbunyi كن فيكون الحق من ربك dan pada surat Al Anam yang berbunyi كن فيكون الحق فإنه رفعها.

Telah membaca kisa'i dengan nasab kalimat فيكون pada surat Annahel dan Yasin. Dam membaca Rafa (domah) pada semua ayat Alquran. Adapun qiraat Baqun membaca kalimat فيكون dengan Rafa pada semua ayat Alquran.

Adapun kalau kalimat فيكون dibaca nasab menjadi fiil jawab Amer. Adapun kalau dibaca Rafa,manakala kalimat فيكون menjadi خبر ,sedangkan مبتدأ di buang maka taqdirnya adalah فهو يكون. Atau kalimat فيكون menjadi ma'tuf kepada kalimat يقول atau ma'tuf kepada kalimat كن. Adapun maknanya sebagaimana ucapan Syekh Farisi.

Jumat, 03 Februari 2023

لهم في الدنيا خزي ولهم في الآخرة عذاب عظيم

 لهم في الدنيا خزي ولهم في الآخرة عذاب عظيم

Bagi mereka di dunia kehinaan dan bagi mereka di akhirat azab yang pedih.

Bagi mereka yang melarang orang mukmin untuk menyebut nama Allah di dalam masjid kehinaan diantaranya diperangi,penjarakan dan diberlakukan upeti,adapun di akhirat baginya azab yang pedih.

ولله المشرق والمغرب فاينما تولوا فتم وجه الله أن الله واسع عليم

Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat. Maka kemana kamu menghadap disitulah wajah (kiblat) Allah. Sesungguhnya Allah maha luas dan maha mengetahui.

Milik Allah Ta'ala semua bumi,maka jika kamu merasa tercegah,untuk melakukan solat di dalam masjid Haram atau masjid Aqsa. Maka kami menjadikan untuk kamu bumi seluruhnya dijadikan masjid,dimana saja kamu hadapkan wajah untuk solat karena perintah Allah,disitulah kiblat Allah. 

Sebagaimana perkataan Mujahid dan dia membaca kalimat تولوا dengan Fatihah huruf التاء dan huruf اللام fahamnya menjadi فاينما توجهوا الي القبلة فتم مرضاةلله ( kemana saja kamu menghadap itulah kiblat maka disitulah Ridha Allah ). Dan Allah bermaksud meluaskan atas beribadah kepadanya. Dan Allah bermaksud meluaskan beribadah kepadaNya. Dan Allah maha mengetahui untuk kemaslahatan hambanya dan amal hambanya disemua tempat.

Jadi sesungguhnya Allah Ta'ala berkehendak mengalihkan orang mukmin dari kiblat Baitul Maqdis lalu menghadap kiblat ke Ka'bah. Dengan menjelasan bahwa Timur dan Barat dan semua arah adalah milik Allah Ta'ala. Maka kemana saja Allah perintahkan kamu untuk menghadapnya maka itulah kiblat. 

Sesungguhnya kiblat bukan karena zat kiblat itu sendiri bahkan sesungguhnya Allah Ta'ala menjadikan kiblat karena memang itu kiblat. Maka jika Allah jadikan Ka'bah sebagai kiblat maka janganlah kamu mengingkarinya.karena sesungguhnya Allah Ta'ala menghendaki hambanya bagaimana kehendaknya.

Berkata Ibnu Abbas ketika kiblat dialihkan dari Baitul Maqdis ke Ka'bah,maka kaum Yahudi mengingkari. Lalu Allah turunkan ayat diatas sebagai penolakan  pengingkaran kaum Yahudi.

Berkata Abu Muslim sesungguhnya mereka (Yahudi) berkiblat ke Baitul Maqdis karena mereka berkeyakinan/beri'tiqad bahwa sesungguhnya Allah naik ke atas langit dari batu besar yang ada di Baitul Maqdis.

Kalau kaum Nasrani ,berkiblat ke Masyrik/ Timur karena Nabi Isa lahir di sana. Maka sebagi penolakan atas pendapat dua kaum tersebut,Allah turunkan ayat dibawah ini

وقالوا أتخذ الله ولدا بل له ما في السموات والأرض كل له فانتوم

Dan mereka ( Kafir) berkata"Allah mempunyai anak". Maha suci Allah bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah,semua tunduk kepadaNya.

Telah membaca Ibnu Amir kalimat قالوا tanpa huruf واو sebelum huruf القاف dengan penafsiran berkata Kaum Yahudi bahwa" Uzair anak Allah". Berkata kaum Nasrani "Al-Masih anak Allah". Berkata Musyrikin Arab bahwa" Malaikat anak perempuan Allah". 

Maka Allah berfirman sebagai penolakan atas pendapat mereka dengan kalimatسبحانه (maha suci Allah). Kalimat سبحانه adalah kalimat menandakan kesucian Allah. Jadi Allah suci dari yang mereka (Yahudi,Nasrani dan Musyrikin) katakan. Bahkan milik Allah semua yang ada di langit dan yang di bumi.

Malaikat bukanlah anak Allah. Artinya bukanlah perkara yang mereka sangka bahkan Allah itu pencipta semua yang berbentuk (maujud). Seperti Uzair,Al-Masih, dan Malaikat. Semua itu tunduk kepada Allah. Tiap-tiap yang ada di langit dan di bumi taat kepada Allah. Mereka tidak mengingkari atas keberadaan Allah dan kuasa Allah. Taat disini adalah taat dari segiiradah Allah bukan taat ibadah.

Selasa, 31 Januari 2023

وكذلك قال الذين لا يعلمون مثل قولهم

 وكذلك قال الذين لا يعلمون مثل قولهم

Demikian pula orang-orang yang tidak berpengetahuah mengatakan seperti ucapan mereka (Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani)

Perkataan kaum Yahudi dan kaum Nasrani yang berdebat mengunggulkan agama mereka masing-masing. Maka demikian pula orang-orang yang tidak memili pengetahuan ( tidak memiliki kitab), mereka berkata seperti yang diucapkan kaum Yahudi dan Nasrani dan nabi mendengar ucapan itu.

Berkata Sadyi bahwa mereka yang tidak memiliki kitab atau ilmu pengetahuan adalah kaum Arab. A'atha berpendapat mereka adalah umat sebelum kaum Yahudi dan Nasrani. Pendapat kedua ini sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Jarir.

Kalimat مثل قولهم menjadi بدل ( pengganti) dari kalimat كذلك. Bisa juga kalimat مثل قولهم menjadi بيان (penjelas ) bagi kalimat كذلك. Dengan demikian kalimat مثل قولهم memiliki arti " bagi ahli tiap-tiap agama (Yahudi dan Nasrani) sesungguhnya mereka tidak berpegangan kepada sesuatu yang dalil yang sah".

فالله يحكم بينهم يوم القيامة فيما كانوا فيه يختلفون.

Maka Allah yang akan  menghukumi diantara mereka pada hari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan.

Allah akan membagi tiap-tiap golongan diantara mereka azab yang memang azab itu hak mereka masing-masing.

Hasan berkata Allah akan mengazab secara berbarengan dan Allah masukan mereka ke dalam neraka.

من اظلم ممن منع مساجد الله أن يذكر فيها اسمه وسعي فئ خرابها اولءك ما كان لهم  أن يدخلواها إلا خاءفين

Dan siapakah yang lebih aniaya dari pada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjidNya dan berusaha untuk merobohkannya ?  Mereka itu tidak sepatutnya masuk kedalam masjid kecuali dengan rasa takut.

Tidak ada orang yang lebih aniaya/zolim dibanding orang yang mencegah seseorang masuk ke masjid-masjid Allah yang bertujuan akan menyebut/berzikir nama Allah. Dan orang yang paling zolim juga adalah orang yang bermaksud merubuhkan masjid,menyerang masjid  juga mengacaukan masjid. Tidaklah mereka bisa memasuki masjid kecuali rasa takut dan menyerahkan diri.

Ada yang berpendapat huruf ما yang ada pada kalimat ما كان لهم أن يدخلوا الاخاءفين adalah جملة النهي،dengan pengertian jauh dari kemungkinan orang kafir masuk ke masjid.

Perbedaan pendapa para lmam dalam menanggapi permasalahan orang kafir memasuki masjid.

Pendapat Imam Hanafi membolehkan orang kafir masuk kemasjid

Kalau Imam Maliki sama sekali mencegah orang kafir memasuki masjid

Sedangkan Imam Syafi'i harus ada perbedaan antara Masjidil Haram dengan masjid yang lain.

Telah menceritakan Abi Khaitim dapat dari Ibnu Abbas "sesungguhnya kaum yang dimaksud dengan ayat diatas adalah kaum Qurais, sebagaimana ini ayat diturunkan pada kejadian orang musyrik Arab (Qurais)

Mereka mencegah Rasulullah SAW berdoa kepada Allah di Mekah. Mereka mengusir Nabi untuk berhijrah. Kaum Qurais mencegah Nabi dan para sahabat untuk berzikir menyebut nama Allah di Masjidil Haram. Maka Abu Bakr berniat membangun Masjid di samping rumahnya tepai dilarang pula.sehingga Abu Baqar Sidik mencerdai dua anak laki dan perempuan kaum Qurais.

Ada sebagian berpendapat bahwa Abu Baqar Sidik memiliki tempat solat lalu orang Qurais memerintahkan untuk mengosongkannya. Lalu Abu Baqar Sidik berhijrah.

Dari Thariqil Ghani dapat dari Ibnu Abbas yang memerintahka. mengosongkan tempat Abu Baqar Sidik adalah orang Nasrani.

Diceritaka bahwa Thoithous bin Isyanus adalah raja dari Nasrani dan para sahabatnya,mereka memerangi Bani Israel dan membunuhnya Bakan ada yang di penjarakan dan membakar kitab Taurat setelah itu menyerang Baitul Maqdis dan menyembelih Babi di Baitul Maqdis dan tidak henti-hentinya menyerang Baitul Maqdis. Setelah Baitul Maqdis hancur maka kaum Muslim membangun kembali Baitul Maqdis pada zaman Umar RA. Jadi ayat من اظلم ممن منع مساجد الله, tidak ada orang yang paling zolim di dalam ke kufurannya adalah orang yang memerangi Baitul Maqdis yang tujuannya agar tidak disebut nama Allah dalam manauhidkan Allah dan melarang azan dan membuang bangkai ke Baitul Maqdis, mereka itulah Ahli Rum/ Romawi. Mereka tidak ada rasa aman kecuali rasa ketakutan kepada orang Mukmin. Karena takut di perangi,di penjarakan dan membayar upeti.

Jumat, 27 Januari 2023

قل هاتوا برهنكم أن كنتم صادقين

 قل هاتوا برهنكم أن كنتم صادقين

Katakanlah (wahai Muhammad) tunjukanlah(Yahudi)bukti kebenaranmu,jika kamu adalah orang-orang yang benar.

Katakanlah (wahai paling mulia-mulianya makhluk) kepada Yahudi,"hadirkanlah hujan kamu dari kitab kamu (Taurat) jika kamu orang yang benar dalam ucapanmu (bahwa hanya kamu yang bisa masuk surga).

بلي من اسلم وجهه لله وهو محسن فله أجره عند ربه لا خوف عليهم ولا هم يحزنون

Tidak demikian ( oranga Yahudi masuk surga). Yang masuk surga adalah orang yang ikhlas kepada Allah maka dia orang yang baik baginya pahala di sisi Allah. Dan tidak ada kekawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati.

Kalimat بلي adalah kalimat penolakan ucapan Yahudi yang berpendapat hanya dia yang masuk surga. Akan tetapi yang masuk surga adalah orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah dan tidak menyekutukannya. Dan orang itu predikatnya orang baik dalam semua perbuatannya. Dan juga baginya pahala/ ganjaran yang sudah Allah janjikan atas perbuatannya itu berupa surga.

Karena mereka ikhlas dalam segala perbuatan. Maka mereka tidak ada rasa takut baik di dunia maupun di Akhirat.

Dan mereka tidak ada rasa cemas dan gelisah ketika di Akhirat karena yakin atas perbuatannya selama di dunia. Balasannya surga.

Ketika datang kaum Nasrani dari suku Najran kepada Rasulullah SAW. Datang pula para pembesar Yahudi menghampiri Nasrani. Mereka saling berdebat dalam masalah agama di hadapan nabi sampai-sampai diantara mereka saling mengeraska suara ( adu otot). Berkata orang Yahudi kepada Nasrani " agama kamu tidak mempunyai pegangan. Lalu Nasrani menjawab kepada Yahudi " agama kamu tidak memiliki pegangan". Ketika terjadi perdebatan Allah turunkan ayat dibawah ini

وقالت اليهود  ليست النصاري علئ شيء وقالت النصاري ليست اليهود علئ شيء وهم يتلون الكتاب

Dan orang-orang Yahudi berkata "orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan". Dan orang Nasrani berkata " orang-orang Yahudi tidak mempunyai pegangan sesuatu. Padahal mereka  (sama-sama) membaca kitab.

Jadi orang Yahudi berkata kepada orang Nasrani bahwa "orang Nasrani tidak beriman kepada Isa AS dan kitab Injil. Begitu pula sebaliknya orang Nasrani berkata kepada Yahudi bahwa "orang Yahudi tidak beriman kepada Musa as dan kitab Taurat". Cerita ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir . Ibnu Jarir dapat dari Ibnu Abbas.

Padahal mereka membaca kitab yang diturunkan kepada mereka. Perkataan mereka ماليش فيه bahwa kebenaran tiap-tiap mereka lari dari kebenaran agama. Karena mereka saling menyalahkan . Padahal dalam kitab Yahudi membenarkan Isa sebagai utusandan dalam kitab Nasrani membenarkan Musa sebagai utusan.

Senin, 23 Januari 2023

فأفوا واصفحوا حتئ يأتئ الله بأمره أن الله علئ كل شيء قدير

 فأفوا واصفحوا حتئ يأتئ الله بأمره أن الله علئ كل شيء قدير

Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka sampai Allah mendatangkan perintahnya. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Setelah kaum Yahudi membenci nabi Muhammad SAW karena hasud,iri dan dengki padahal Allah telah jelaskan bahwa Muhammad keberadaannya adalah hak (sebagai utusan). Maka Allah perintahkan kepada nabi untuk tinggalkan mereka,jangan menyiksa mereka dan berpalinglah dari mereka,jangan kamu cela mereka, suatu saat  Allah perintahkan kepada nabi untuk memerangi Bani Quraidzah dan Bani Nazdir untuk menangkap dan memenjarakan mereka dan juga membayar upeti atau atas izin Allah memerangi mereka karena Allah lah yang menakdirkan  untuk menyiksa dan memerangi dan Allah juga yang akan menghinakan mereka.

ؤاقيموا الصلاة واتوا الزكاة وما تقدموا لأنفسكم من خير  تجده عند الله أن الله بما تعملون بصير

Dan dirikanlah solat dan tunaikanlah zakat,dan kebaika apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu tentu kamu akan mendapatkan pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan.

Mendirikan solat dan menunaikan zakat keduanya adalah kewajiban bagi kamu. 

Solat dan zakat ketika Allah wajibkan kepada orang mukmin adalah sebagai bentuk cerminan untuk  memaafkan dan membiarkan  mereka (Yahudi yang tidak mau menerima Muhammad sebagai utusan). Maka Allah perintahkan kepada kaum Yahudi untuk melakukan solat dan zakat agar mereka hidup damai dan tentram.

Mereka akan mendapatkan pahala disisi Allah. Sesungguhnya Allah dengan apa yang kamu perbuat maha mengetahui dan tidak akan sia-sia perbuatan itu.

وقالوا لن يدخل الجنة الا من كان هودا اؤ نصاري تلك أمانيهم

Dan mereka (Yahudi) berkata sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang yang beragama Yahudi dan Nasrani. Perkataan itu hanyalah angan-angan belaka.

Lafaz وقالوا ma'tuf kepada ayat sebelumnya yaitu lafad دكثير.

Telah berkata Yahudi Madinah "sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang yang beragama Yahudi dan tidak ada agama kecuali agama Yahudiyan".

Berkata pula orang Nasrani " Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang Nasrani,tidak ada agama kecuali agama Nasraniyan".

Telah membaca Abi Ka'ab kalimat إلا من كان هودا أو نصاري dengan bacaan إلا من كان يهودي أو نصرانيا

Mereka berkata bahwa tidak akan masuk surga kecuali Yahudi dan Nasrani. Perkataan itu hanyalah angan-angan belaka yang tidak akan terjadi dan mereka menginginkan kebaikan tidak akan menimpah kaum Muslimin.

Mereka (Kafir ) menginginkan sekali orang mukmin menjadi kafir,dengan demikian orang mukmin tidak akan masuk surga dan berserta mereka masuk neraka.

Angan-angan mereka ingin masuk surga sama sekali tidak tertera di kitab mereka.

Jumat, 13 Januari 2023

ام تردون أن تسألوا رسولكم كما سءل موسي من قبل ومن يتبدل الكفر بالإيمان فقد ضل سواء السبيل

 ام تردون أن تسألوا رسولكم كما سءل موسي من قبل ومن يتبدل الكفر بالإيمان فقد ضل سواء السبيل

Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Musa pada zaman dulu ? Dan barang siapa yang menukar iman dengan kekufuran, mereka sesungguhnya orang-orang telah sesat dari jalan yang lurus.

Apakah kamu  bermaksud untuk bertanya kepada rasulmu yang telah datang kepadamu,sebagaimana Musa ditanya oleh Bani Israel pada zaman dulu tentang melihat Tuhan dan yang lainnya. Barang siapa memilih kekufuran dibanding keimanan /orang itu mengambil kekufuran diganti dengan iman maka orang itu benar-benar berada pada jalan yang salah.

ود كثير من أهل الكتاب لو يردونكم من بعد ايمانكم كفرا

Sebagian ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan  kamu kepada kekufuran setelah kamu beriman.

Sebagian besar dari golongan ahli kitab terutama para pembesarnya seperti Ka'ab bin Asyraf,Hayu bin Akhtab, dan Abu Yasir bin Akhtab,mereka menghendaki kamu wahai Imar,Huzaifah dan Muaz bin Jabal, kekufuran setelah kamu beriman kepada Muhammad dan Alquran.

Jadi sebagian besar kaum Yahudi berharap,mereka yang sudah beriman kembali murtad.

Diceritakan sesungguhnya Fanhas bin Aad dan Zaid bin Qais dan segolongan kaum Yahudi, berkata kepada Huzaifah dan Imar bin Yasir setelah terjadinya perang Uhud." Apakah kamu tidak mengetahui yang akan menimpah kamu kalau kamu terus berada pada kebenaran dan tidak mau kembali kepada agama kami,agama kami lebih baik dan lebih utama,kami ini hanya memberikan jalan petunjuk kepada kamu".

Lalu Imar menjawab "bagaimana caranya agar kamu bisa melepaskan perjanjian dengan kamu".

Yahudi menjawab " jawaban kamu sangat membahayakan".

Iman berkata "bahwa sesungguhnya kami tidak mau kufur kepada Allah Taala dan juga tidak mau kufur kepada Muhammad selama hidup kami".

Maka Yahudi menjawab "sungguh jawaban kamu akan menimpah kepada kamu semua".

Berkata Huzaifah "sesungguhnya kami telah ridho Allah sebagai Tuhan kami,Islam sebagai agama kami, Alquran sebagai Imam kami, Ka'bah sebagai kiblat kami, kaum Mukminin sebagai saudara kami.

Setelah itu Huzaifah dan lmar mendatangi Rasulullah SAW, dan keduanya mengabarkan tentang kejadian tadi.maka Rasulullah menjawab "telah menghinggapi kepada kalian kebaikan dan kebahagiaan. Lalu turunlah ayat dibawah ini

حسدا من عند أنفسهم من بعد ما تبين لهم الحق

Karena mereka hasud menghinggapi diri mereka setelah datang penjelasan tentang kebenaran kepada diri mereka.

Di dalam kitab mereka (Taurat) tertera sesungguhnya Muhammad adalah pembawa kebenaran.

Berkata Saufiah binti Hayi kepada Nabi SAW "bahwa telah datang Bapaku dan Ibuku dihadapan engkau (Muhammad), lalu Bapakku berkata kepada Ibuku "apa yang kamu ketahui tentang Muhammad". Lalu Ibuku menjawab " Muhammad adalah seorang nabi yang telah didahulukan Musa AS"., Lalu Ibuku berkata kepada Bapaku "apa yang kamu ketahui tentang Muhammad". Bapakku menjawab" saya tahu bahwa Muhammad selalu di musuhi orang-orang Yahudi selama hidupnya karena mereka hasud kepadanya.

Sabtu, 07 Januari 2023

ألم تعلم أن الله علئ كل شيء قدير

 ألم تعلم أن الله علئ كل شيء قدير

Tidaklah engkau mengetahui sesungguhnya Allah atas segala sesuatu naha kuasa.

Ayat ini sebagai peringatan kepada nabi Muhammad dan yang lainnya,atas kekuasaan Allah Taala merubah syariat adalah dibawah kekuasaannya baik hukumnya maupun hikmahnya. Sesungguhnya keadaan itu tidak ada yang bisa menolak ketika Allah menghendaki dan tidak ada yang bisa mencegah ketika Allah memilih.

ألم تعلم أن الله له ملك السموات والأرض

Tidakkah kamu mengetahui sesungguhnya Allah baginya merajai langit dan bumi.

Ayat ini sebagai peringatan atas sesungguhnya Allah Taala memberikan syariat yang paling baik dan yang paling suci karena Allah penguasa makhluk. Tidak ada ganjaran kecuali mendapatkannya. Tidak ada yang bisa menolak siksaan kecuali menerimanya. 

مالكم من دون الله من ولي ولا نصير

Dan tidak bagimu,selain Allah pelindung maupun seorang penolong.

Wahai golongan Yahudi tidak ada selain Allah pelindung yang dekat yang bisa bermanfaat kepadamu. Dan tidak ada penolong yang bisa mencegah kamu dari azabnya.

Perbedaan pelindung dan penolong disini. Pelindung adalah ketidak berdayakan seorang wali untuk bisa menolong. Sedangkan penolong adalah orang lain yang bisa menolong

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...