Kamis, 24 Juli 2025

شهد الله أنه لا إله إلا هو والملئكة واولوا العلم قائما بالقسط لا إله إلا هو العزيز الحكيم

 شهد الله أنه لا إله إلا هو والملئكة واولوا العلم قائما بالقسط لا إله إلا هو العزيز الحكيم

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia dan para Malaikat dan orang-orang berilmu juga menyatakan yang demikian itu, yang menegakan keadilan, tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang maha perkasa lagi maha bijaksana. 

Surat Ali Imran ayat 17.


Allah menjelaskan kepada makhluknya dengan dalil Samiyah dan dalil Aqliyah, sesungguhnya tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia. Para malaikat dan orang-orang yang memiliki ilmu, mereka mengenal Allah maha tunggal melalui dalil qotiyah karena kesaksian bisa diterima apabila beritanya diseratai ilmu, oleh karena itu Nabi SAW bersabda 

إذا علمت مثل الشمس فأشهدوا

Apabila engkau telah mengetahui seperti mengetahui jelasnya sinar matahari maka bersaksi lah. 


Sabda Nabi SAW tadi menunjukan atas suatu derajat yang tinggi dalam kesaksian, dan kategori yang mulia. Tidak ada yang memiliki semua itu melainkan Ulama yang asli. 


Bersaksinya Allah Taala atas maha tunggal-Nya karena sesungguhnya Allah telah memebuat dalil-dalil yang menunjukan atas maha tunggal Allah. Para Malaikat dan orang-orang yang memiliki ilmu berikrar bahwa Allah maha tunggal.

Rabu, 16 Juli 2025

الذين يقولون ربنا اننا آمنا فأغفرلنا ذنوبنا وقنا عذاب النار

 الذين يقولون ربنا اننا آمنا فأغفرلنا ذنوبنا وقنا عذاب النار

(Yaitu) orang-orang yang berdoa " Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan pelihara lah kami dari siksa neraka".

Ali Imran ayat 16.

Orang orang yang menjadikan kenikmatan dunianya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, mereka berdoa kepada Allah ketika selagi hidup di dunia, "ya Tuhan kami sesungguhnya kami telah beriman kepada-Mu dan kepada Rasul-Mu, maka ampunilah dosa-dosa kami dan selamatkan lah kami dan pelihara lah kami dari neraka. 

الصابرين  و الصادقين والقانتين والمنفقين والمستغفرين بالأسحار

(Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampunan di waktu sahur. 

Ali Imran ayat 17.

Mereka juga berdoa agar dijadikan orang yang bersabar dalam melaksanakan fardhu Allah dan sabar dalam ketika di timpa musibah. Dan dijadikan orang yang senantiasa benar dalam beriman, berucap dan dalam berniat. Dan dijadikan taat dalam beribadah. Dan dijadikan orang yang senantiasa menginfaqkan harta dijalan Allah, dan senantiasa mendapat ampunan di akhir makam/waktu sahur dalam keadaan bagaimana pun sifat yang kami miliki. 

Ada yang berpendapat kalimat والمستغفرين dimaknai المصلين التطوع (orang yang shalat sunah ketika di akhir malam). 

Dalam pembahasan di atas, menjungjung tinggi ketaatan ada dua cara

Pertama melaksanakan ketentuan Allah yaitu bersikap loyalitas terhadap harta, hal ini di isyaratkan sabda Nabi SAW الشفقة على خلق الله ( berkasih sayang kepada mahluk Alkah), dan juga isyarat Allah kalimat والمنفقين. 

Kedua loyalitas melalui badan /diri. Hal ini di isarahkan sabda Nabi SAW

 التعظيم لأمر الله

Dan isyarat Allah Ta'ala dengan firman-Nya kalimat

والمستغفرين بالأسحار.

Jumat, 11 Juli 2025

قل أؤنبئكم بخير من ذلكم للذين اتقوا عندربهم جنات تجرى من تحتها الأنهار خالدين فيها وازواج مطهرة ورضوان من الله والله بصير بالعباد

 قل أؤنبئكم بخير من ذلكم للذين اتقوا عندربهم جنات تجرى من تحتها الأنهار خالدين فيها وازواج مطهرة ورضوان من الله والله بصير بالعباد

Katakanlah "inginkan aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu? " Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan mereka dikaruniai istri-istri yang suci serta keridoan. Dan Allah maha melihat akan hamba-hambanya. 

Surat Ali Imran ayat 15

Katakanlah wahai makhluk yang paling mulia (Muhammad) kepada orang-orang kafir dan kepada seluruh manusia. Ingat kalimat قل adalah perintah kepada nabi Muhammad untuk menjelaskan secara terperinci dan jelas apa-apa yang sifatnya masih global tentang ucapan Allah kalimat والله عنده حسن الماب (sisi Allah adalah tempat kembali yang palin baik), maka Allah lanjutkan firman-Nya untuk menjelaskan kalimat di atas yaitu قل أؤنبئكم.... الى اخرى الأيات

Inginkah aku (Allah) ceritakan kepada kamu dengan baik tentang perhiasan dunia kepada orang-orang yang bertakwa (orang orang yang beribadah kepada Allah dan berpaling kepada selain Allah) mereka itu adalah orang yang menjadikan perhiasan dunia penyebabkan  mereka lebih dekat kepada Allah dan lebih ta'at kepada Allah, maka mereka itu di sisi Tuhan mereka,disediakan surga di dalamnya terdapat kebun-kebun, pohon-pohon yang rindang, tempat tinggal, dan sungai yang di bawahnya mengalir khamer, madu, susu dan air biasa. Mereka kekal/bermukim di surga, tidak pernah mati, tidak pernah keluar dari surga. Dan mereka juga disediakan istri-istri yang suci dari haid, nifas, tidak pernah berludah, suci dari mani, suci dari karakter jelek dalam bergaul, dan jauh dari akhlak yang buruk. Mereka itu orang-orang yang mendapat rido yang sangat banyak dari nikmat yang ada pada mereka. Allah maha melihat kepada hamba yang memiliki tingkah laku ke takwaan.

Rabu, 02 Juli 2025

زين للناس حب السهوات من النساء والبنين والقناطير المقنطرة من الذهب والفضة والخيل المسومة والأنعام والحرث ذلك متاع الحياة الدنيا والله عنده حسن الماب

 زين للناس حب السهوات من النساء والبنين والقناطير المقنطرة من الذهب والفضة والخيل المسومة والأنعام  والحرث ذلك متاع الحياة الدنيا  والله عنده حسن الماب

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan pada apa-apa yang diingini yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas dan perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, sawah dan ladang. Itulah kesenangan kehidupan di dunia. Dan disisi Allah lah tempat kembali yang baik. 

Surat Ali Imran ayat 13.

زين للناس حب السهوات من النساء والبنين  والقناطير المقنطرة من الذهب والفضة والخيل المسومة والأنعام والحرث

Manusia dihiasi cinta kepada sesuatu yang menyenangkan /memikat/merangsang selera/mengumbar hawa nafsu kepada wanita-wanita. Allah dahulukan penyebutan ayat dengan kata النساء (wanita-wanita) mendahulukan yang lain karena wanita-wanita membawa kelezatan yang paling banyak di antara yang lainnya dan wanita penghibur yang paling sempurna. 

Dan manusia dihiasi cinta kepada anak-anak. Kecintaan manusia terhadap anak pun disebutkan pula sangat banyak, dan kedua dari kecintaan terhadap wanita. Allah mengkhususkan menyebutkan kata البنين karena anak itu sebagai pembawa kesenangan di antaranya memberikan rasa gembira dan rasa yang lainnya. 

Manusia dihiasi rasa cinta kepada harta benda yang selau ingin banyak yang dihiasi dengan emas dan perak sehingga kelihatan bercahaya. Kalimat القنطار sama dengan satu Kg emas, القناطير sama dengan tiga Kg emas, kalimat  المقنطرة sama dengan delapan Kg emas. Jadi makna  القناطير المقنطرة adalah harta yang banyak/dikumpulkan atau harta yang dicetak dan diukir dengan emas dan perak sehingga menjadi dirham dan dinar. Dirham dan dinar keduanya sangat dicintai, karena keduanya menjadi nilai mata uang. Maka bagi yang memiliki keduanya berarti mereka sudah memiliki segala sesuatu. 

Manusia dihiasi kecintaan kepada kendaraan dengan aksesoris yang paling mahal. 

Manusia pula dihiasi kecintaan kepada binatang ternak seperti onta, sapi, kambing dan juga manusia dihiasi cinta kepada sawah dan kebun. 

ذلك متاع الحياة الدنيا  والله عنده حسن الماب

Cinta kepada semua yang disebutkan tadi adalah kesenangan kehidupan di dunia yang bermanfaat bagi manusia ketika di dunia dan suatu saat akan lenyap. Dan Allah tempat ke kembali disisi-Nya yang paling baik dan indah di akhirat yaitu surga.

Rabu, 25 Juni 2025

 قد كان لكم أية فى فئتين التقتا فئة تقاتل فى سبيل الله وأخرى كافرة يرونهم مثليهم رأى العين والله يؤيد بنصره من يشاء إن فى ذلك لعبرة لأولى  الابصار

Sesungguhnya telah ada bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur), segolongan berperang dijalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir, yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. 

Surat Ali Imran ayat 13.

قد كان لكم أية فى فئتين التقتا فئة تقاتل فى سبيل الله وأخرى كافرة يرونهم مثليهم رأى العين

Sesungguhnya telah ada bagi kamu tanda pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur), segolongan berperang dijalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir, yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang Muslim dua kali jumlah mereka. 

Sesungguhnya telah ada bagi kamu (kaum Yahudi) tanda-tanda kenabian Muhammad SAW ketika dua golongan bertemu dalam peperangan pada perang Badar, segolongan berperang dalam rangka fi sabilillah yaitu dalam rangka ta'at kepada Allah, mereka itu adalah Muhammad SAW dan para sahabatnya, mereka berjumlah 315 perajurit. 4 orang diantara 315 perajurit, mengendarai onta dan 6 orang memakai baju perang dan 8 orang membawa pedang.Miqdad bin Umar dan Martad bin Abi Martad ditugaskan sebagai siasat perang dan ada juga pasukan berkuda. 

Pasukan yang lainnya adalah pasukan kafir kepada Allah dan Rasulallah. Mereka berjumlah 850 tentara. Diantara mereka adalah Abu Sopian dan Abu Jahal. Mereka membawa pasukan berkuda berjumlah 100 perajurit, pasukan onta berjumlah 700 dan membawa ahli stategis/ahli siasat. Para ahli siasat melihat dengan mata kepala mereka bahwa jumlah mereka sebanding dengan jumlah pasukan Nabi SAW dan juga bala tentara Yahudi semua melihat pasukan mukmin sebanding/sama jumlahnya dengan pasukan mereka. Bahkan secara Johir para ahli siasat pasukan Yahudi bahwa jumlah pasukan mukmin berjumlah 620 atau lebih dari itu. 

Dengan demikian sesungguhnya Allah Ta'ala dalam pandangan penglihatan memperbanyak pasukan dalam memerangi mereka agar pasukan Yahudi  gentar dan merasa takut kepada pasukan mukmin. Mereka menjaga diri dari dari terbunuh. 

Berkata Ibnu Abbas : pasukan Yahudi melihat sendiri bahwa pasukan mereka jumlahnya sama dengan pasukan mukmin. 

Telah membaca Syekh Nafi dan Syekh Abana dari Asyim bagian dari qira'at sab'ah dan Syekh Yakub kalimat يرون membaca dengan mukhatab yaitu  ترون dengan pengertian " Engkau (Yahudi musyrik) melihat tentara mukmin sebanding jumlahnya dengan engkau baik dari segi kekuatannya, kegagahannya dengan itu tentara mukmin bisa mengalahkan engkau dan benar benar akan membunuh engkau. Ini semua adalah kemuliaan dan pertolongan atas orang mukmin dari Allah. 

والله يؤيد بنصره من يشاء  إن فى ذلك لعبرة لأولى الأبصار

   Dan Allah menguatkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. 

Dan Allah maha kuat dengan bantuan-Nya kepada orang yang Dia kehendaki walaupun tanpa sebab menyerang. 

Sesungguhnya yang demikian tadi yaitu pertolongan Allah terhadap Nabi Muhammad pada perang Badar, bisa dikatakan, bagaimana bisa tentara yang jumlahnya sedikit ketika dilihat menjadi jumlah yang banyak, sehingga jumlah sedikit bisa mengalahkan jumlah yang banyak lagi kuat dan bersenjata lengkap. Itu semua terdapat pelajaran  (mauidzah yang besar) bagi orang-orang yang memiliki mata hati / akal. 

Keagungan ayat ini sebagai kebenaran firman Allah yang berbunyai ستغلبون (  pasti saat engkau akan dikalahkan  wahai Yahudi ). 

Sebab turun ayat ستغلبون karena keadaan tingkah laku kaum Yahudi yang konyol ketika Nabi SAW mengajak mereka untuk masuk Islam, dengan ucapan Nabi SAW : kalau kamu tidak masuk Islan maka keadaan kamu sama seperti kaum kafir Qurais perang mengalami kekalahan. 

Dengan seketika kaum Yahudi menjawab : " tidaklah kami seperti kaum Qurais kalah dalam perang karena mereka lemah, sedikit pengetahuan tentang stategis perang, bahkan kami orang-orang yang memiliki kekuatan, dan mengerti stategis perang. Tidaklah bisa mengalahkan kami orang yang hendak melawan kami ".

Maka Allah katakan kepada mereka " Sesungguhnya jika kamu orang-orang yang kuat  dan pintar stategis perang nanti kamu akan dikalahkan. Kemudian Allah lanjutkan fiman-Nya dengan dalil-Nya

قد كان لكم أية فى فئتين  التقتا... إلى آخر الأيات.

Sabtu, 14 Juni 2025

قل للذين كفروا ستغلبون وتحشرون إلى جهنم وبءس المهاد

 Dari Said bin Jabir dan Ikrimah, dari Ibni Abbas RA, sesungguhnya Nabi SAW ketika memerangi kaum Qurais pada perang Badar, setelah itu Nabi SAW pulang/kembali ke kota Madinah dan Nabi SAW kaum Yahudi Bani Qinaqa' di pasar Bani Qunaqa'. Dan Nabi SAW berkata "wahai golongan Yahudi masuk islamlah kalian sebelum mengenakan/menimpah kepada kamu seperti pernah mengenakan  kaum Qurais pada perang Badar. Dan kamu sudah mengetahui bahwa saya adalah seorang rasul yang kamu ketahui di dalam kitab kamu ".

Kaum Yahudi menjawab " Wahai Muhammad janganlah kamu memerangi diri kamu sendiri, jika ketika engkau memerangi kaum Qurais, mereka tidak mengerti cara berperang dan mereka tidak mengerti stategis berperang. Tetapi jika engkau memerangi kami, maka tidak bisa engkau mengalahkan kami. 

Maka Allah turunkan ayat di bawah ini dengan firman-Nya


قل للذين كفروا ستغلبون وتحشرون

 إلى جهنم وبءس المهاد

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir "kamu pasti akan kalahkan (dalam waktu dekat di dunia) dan akan digiring ke dalam neraka jahanam, dan itulah tempat yang seburuk-buruknya. 

Surat Ali Imaran ayat 12.


Katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang kafir (mereka itu adalah orang Yahudi Bani Qunaiqa', "pasti mereka akan dikalahkan dalam waktu dekat di dunia ini"). 

Sesungguhnya ancaman itu benar benar terjadi ketika memerangi kaum Bani Qaraidzah. Dan terjadi ketika Nabi SAW memerangi kaum Yahudi dari Bani Qunaiqa' dalam waktu satu hari sebanyak 600 orang di pasar Bani Qunaiqa'. Lalu Nabi SAW memerintahkan para tukang panggil pasar untuk membawa janazah ke tempat yang sudah digali untuk dikubur di tempat galian itu. Dan Nabi mengusir Bani Nadzir dan sebelumnya diperintahkan membayar upeti dari ahlinya dan sebagian ditahan. 


Mereka nantinya dikumpulkan 

/digiring ke neraka jahanam. Ini sebagai dalil akan terjadinya hari kebangkitan manusia dari kubur pada hari kiamat. Sesungguhnya tempat orang kafir adalah neraka jahanam, sedangkan neraka jahanam adalah seburuk-buruknya neraka. 


Telah membaca Syekh Hamzah, Syekh Kisai' kalimat ستغلبون dan تحشرون 

dengan memakai dzamir ghaib pada dua fiil maka taqdirnya adalah 

بلغهم أنهم سيغلبون ويحشرون

(Allah akan kalahkan mereka, sesungguhnya mereka pasti  akan dikalahkan mereka dan akan dikumpulkan. 

Telah membaca qira'at الباقون  kalimatستغلبون تحشرون dengan dzomir mukhatab, maka taqdirnya adalah 

قل لهم فى خطابك إياهم ستغلبون وتحشرون

(Katakanlah wahai Muhammad kepada mereka (Yahudi) langsung dengan Khitab engkau kepada mereka "pasti engkau akan dikalahkan dan engkau akan dikumpulkan). 

Perbedaan antara dhomur mukhatab dengan dhamir ghaib adalah

Kalau mukhatab suatu berita  yakni langsung pembicaan Allah kepada yang bersangkutan. Sedang dhamir ghaib dengan memakai lafadz.

قل للذين كفروا ستغلبون وتحشرون إلى جهنم وبئس المهاد

 قل للذين كفروا ستغلبون وتحشرون إلى جهنم وبئس المهاد

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir "kamu pasti akan kalahkan (dalam waktu dekat di dunia) dan akan digiring ke dalam neraka jahanam", dan itulah tempat yang seburuk-buruknya. 

Surat Ali Imaran ayat 12.

Katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang kafir (mereka itu adalah orang Yahudi Bani Qunaiqa', "pasti mereka akan dikalahkan dalam waktu dekat di dunia ini"). 

Sesungguhnya ancaman itu benar benar terjadi ketika memerangi kaum Bani Qaraidzah. Dan terjadi ketika Nabi SAW memerangi kaum Yahudi dari Bani Qunaiqa' dalam waktu satu hari sebanyak 600 orang di pasar Bani Qunaiqa'. Lalu Nabi SAW memerintahkan para tukang panggil pasar untuk membawa janazah ke tempat yang sudah digali untuk dikubur di tempat galian itu. Dan Nabi mengusir Bani Nadzir dan sebelumnya diperintahkan membayar upeti dari ahlinya dan sebagian ditahan. 

Mereka nantinya dikumpulkan /digiring ke neraka jahanam.Kejadian Ini sebagai dalil /bukti akan terjadinya hari kebangkitan manusia dari kubur pada hari kiamat. Sesungguhnya tempat orang kafir adalah neraka jahanam, sedangkan neraka jahanam adalah seburuk-buruknya neraka. 

Telah membaca Syekh Hamzah, Syekh Kisai' kalimat ستغلبون dan تحشرون 

dengan memakai dzamir ghaib pada dua fiil maka taqdirnya adalah 

بلغهم أنهم سيغلبون ويحشرون

(Allah akan kalahkan mereka, sesungguhnya mereka pasti  akan dikalahkan mereka dan akan dikumpulkan. 

Telah membaca qira'at الباقون  kalimatستغلبون تحشرون dengan dzomir mukhatab, maka taqdirnya adalah 

قل لهم فى خطابك إياهم ستغلبون وتحشرون

(Katakanlah wahai Muhammad kepada mereka (Yahudi) langsung dengan Khitab engkau kepada mereka "pasti engkau akan dikalahkan dan engkau akan dikumpulkan). 

Perbedaan antara dhomur mukhatab dengan dhamir ghaib adalah

Kalau mukhatab suatu berita  yakni langsung pembicaan Allah kepada yang bersangkutan. Sedang dhamir ghaib dengan memakai lafadz.

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...