Dari Said bin Jabir dan Ikrimah, dari Ibni Abbas RA, sesungguhnya Nabi SAW ketika memerangi kaum Qurais pada perang Badar, setelah itu Nabi SAW pulang/kembali ke kota Madinah dan Nabi SAW kaum Yahudi Bani Qinaqa' di pasar Bani Qunaqa'. Dan Nabi SAW berkata "wahai golongan Yahudi masuk islamlah kalian sebelum mengenakan/menimpah kepada kamu seperti pernah mengenakan kaum Qurais pada perang Badar. Dan kamu sudah mengetahui bahwa saya adalah seorang rasul yang kamu ketahui di dalam kitab kamu ".
Kaum Yahudi menjawab " Wahai Muhammad janganlah kamu memerangi diri kamu sendiri, jika ketika engkau memerangi kaum Qurais, mereka tidak mengerti cara berperang dan mereka tidak mengerti stategis berperang. Tetapi jika engkau memerangi kami, maka tidak bisa engkau mengalahkan kami.
Maka Allah turunkan ayat di bawah ini dengan firman-Nya
قل للذين كفروا ستغلبون وتحشرون
إلى جهنم وبءس المهاد
Katakanlah kepada orang-orang yang kafir "kamu pasti akan kalahkan (dalam waktu dekat di dunia) dan akan digiring ke dalam neraka jahanam, dan itulah tempat yang seburuk-buruknya.
Surat Ali Imaran ayat 12.
Katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang kafir (mereka itu adalah orang Yahudi Bani Qunaiqa', "pasti mereka akan dikalahkan dalam waktu dekat di dunia ini").
Sesungguhnya ancaman itu benar benar terjadi ketika memerangi kaum Bani Qaraidzah. Dan terjadi ketika Nabi SAW memerangi kaum Yahudi dari Bani Qunaiqa' dalam waktu satu hari sebanyak 600 orang di pasar Bani Qunaiqa'. Lalu Nabi SAW memerintahkan para tukang panggil pasar untuk membawa janazah ke tempat yang sudah digali untuk dikubur di tempat galian itu. Dan Nabi mengusir Bani Nadzir dan sebelumnya diperintahkan membayar upeti dari ahlinya dan sebagian ditahan.
Mereka nantinya dikumpulkan
/digiring ke neraka jahanam. Ini sebagai dalil akan terjadinya hari kebangkitan manusia dari kubur pada hari kiamat. Sesungguhnya tempat orang kafir adalah neraka jahanam, sedangkan neraka jahanam adalah seburuk-buruknya neraka.
Telah membaca Syekh Hamzah, Syekh Kisai' kalimat ستغلبون dan تحشرون
dengan memakai dzamir ghaib pada dua fiil maka taqdirnya adalah
بلغهم أنهم سيغلبون ويحشرون
(Allah akan kalahkan mereka, sesungguhnya mereka pasti akan dikalahkan mereka dan akan dikumpulkan.
Telah membaca qira'at الباقون kalimatستغلبون تحشرون dengan dzomir mukhatab, maka taqdirnya adalah
قل لهم فى خطابك إياهم ستغلبون وتحشرون
(Katakanlah wahai Muhammad kepada mereka (Yahudi) langsung dengan Khitab engkau kepada mereka "pasti engkau akan dikalahkan dan engkau akan dikumpulkan).
Perbedaan antara dhomur mukhatab dengan dhamir ghaib adalah
Kalau mukhatab suatu berita yakni langsung pembicaan Allah kepada yang bersangkutan. Sedang dhamir ghaib dengan memakai lafadz.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar