Sabtu, 29 Maret 2025

ومن قبل هدى للناس وأنزل الفرقان إن الذين كفروا بآيات الله لهم عذاب شديد والله عزيز ذو انتقام

 ومن قبل هدى للناس وأنزل الفرقان إن الذين كفروا بآيات الله لهم عذاب شديد والله عزيز ذو انتقام

Sebelum (Al Qur'an) menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqan, sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat, dan Allah maha perkasa lagi mempunyai balasan (siksaan) 

Surat Ali Imran ayat 4.

Sebelum Al Qur'an diturunkan, maka keduanya (Taurat dan Injil) menjadi petunjuk kepada manusia dari kesesatan atau Allah turunkan ketiganya (Al Qur'an Taurat dan Injil) menjadi petunjuk bagi manusia.

Ada yang berpendapat, yang dimaksud dengan الفرقان adalah kitab Zabur karena sesungguhnya Zabur itu sebagai mauidzah yang mengajak kepada kebaikan agar tercegah dari perbuatan  buruk dan membedakan antara yang benar dan yang bathil. 

Kemudian Syekh Fahrurazi lebih memilih berpendapat bahwa yang dimaksud dengan الفرقان adalah Mu'jizat, yang kurun waktunya Allah tentukan dengan menurunkan kepada setiap tiga kitab. Karena sesungguhnya ketika Allah setiap Allah menzohirkan Mu'jizat maka akan bangkit da'wah rasul maka seketika itu Mu'jizat akan bisa membedakan antara da'wah yang mengajak kepada kebenaran dan da'wah yang dusta. Maka dalam hal ini Mu'jizat disebut pula Al Furqan. 

Sesungguhnya orang kufur kepada ayat-ayat Allah  (Al Qur'an dan yang lainnya) seperti delegasi Bani Najran dan yang lainnya, mereka mendustakan ayat mengenai tauhid dan mendustaka kejujuran bangsa manusia (rasul) yang diturunkan Al Qur'an kepadanya dan mereka mendustakan kenabian Nabi SAW. 

Bagi orang kafir adalah azab yang pedih sebagai balasan kekufurannya. Dan Alkah maha perkasa yang tidak bisa dikalahkan dan Allah maha memiliki azab yang agung. عزيز adalah sebagai isyarat kekuasaan Allah yang sempurna atas azab. Sedangkan ذوانتقام sebagai isyarat bahwa Allah yang langsung mengazab. Maka عزيز  adalah sifat zatnya Allah dalam mengazab. Sedang ذو انتقام adalah sifat fi'linya Allah dalam mengazab

Jumat, 28 Maret 2025

نزل الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه وأنزل التوراة والإنجيل

 نزل الكتاب بالحق مصدقا لما بين يديه وأنزل التوراة والإنجيل

Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya, membenarkan kitab yang diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil

Surat Ali Imran ayat 3.

Telah membaca qira'at Syadzal dengan dibaca tahfif /enteng tanpa tasydid kalimat نزل dan dibaca rafa/domah kalimat الكتاب. 

Al Qur'an diturunkan dengan membawa keadilan di dalam hukum-hukumnya, dan benar setiap beritanya, dan benar segala janji dan ancamannya atau benar di semua hujahnya yang haqiqi. Sesungguhnya Al Qur'an dari sisi Allah atau kata-katanya terperinci dan Al Qur'an bukan sebuah sendai gurau, tidak ada makna yang buruk yang kontradiksi. 

Al Qur'an itu membenarkan kitab-kitab sebelumnya dalam segi mengajak kepada keimanan dan bertauhid dan Al Qur'an mensucikan Allah dari apa yang tidak patut bagi-Nya dan juga dalam segi perkara keadilan dan kebaikan. 

Al Qur'an di dalamnya ada cerita para Nabi dan Umat terdahulu dan juga terdapat sebagian Syariat-Syariat. Allah menurunkan kitab Taurat seluruhnya kepada nabi Musa bin Imran. Dan menurunkan kitab Injil kepada nabi Isa bin Maryam

Rabu, 26 Maret 2025

ألم. الله لا إله إلا هو الحي القيوم

 سورة ال عمران

Diturunkan di Madinah, ayatnya 200, kalimatnya 3460, hurufnya 14525.

ألم. الله لا إله إلا هو الحي القيوم

Alif, Lam, Mim. 

Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal, lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. 

Surat Ali Imron ayat 1 dan 2

Berkata Syekh Kalabi, Syekh Rub'i bin Anas dan Syekh Muhammad bin Ishaq bahwa ayat ini diturunkan pada prihal segolongan kaum Nasrani dari suku Najran, mereka 60 orang menaiki kendaraan, mendatangi Rasulallah SAW, mereka memasuki Masjid ketika Nabi SAW sedang shalat Ashar, mereka berpakain serba mewah. Empat orang di antara mereka sebagai orang yang dimuliakan, tiga orang diantara mereka sebagai kaum pembesar, satu orang sebagai pemimpin namanya Abdul Masih, dan  kedua sebagai pemusyawarah dan pemikir namanya Alihan, dan yang ketiga sebagai pemberita namanya Abdul Harus bin Ulqomah. 

Kedua orang yaitu Abdul Masih dan Alihan menghadap Rasulallah SAW untuk melakukan pembicaraan, 

Lalu Rasulallah langsung berkata kepada keduanya : apakah kamu berdua orang islam  ? 

Keduanya menjawab : sebelum engkau islam kami sudah islam. 

Nabi SAW berkata : engkau berdua telah berdusta karena yang mencegah engkau masuk islam ada tiga :

1. Engkau menetapkan Allah memiliki anak

2. Engkau menyembah salib

3. Engkau memakan babi. 

Lalu mereka bekata : kalau Isa bukan anak Tuhan lalu siapa bapaknya. 

Lalu Nabi SAW berdebat dengan mereka perihal Nabi Isa AS. 

Nabi SAW berkata kepada mereka : apakah engkau tidak tahu tidak ada seorang anak yang dilahirkan kecuali anak itu akan menyerupai orang tuanya. 

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : apakah kamu tidak tahu sesungguhnya Tuhan kami maha hidup dan tidak mati, sedangkan Isa, kematian akan menghampirinya

Mereka menjawab : iya

Berkata Nabi SAW : apakah kamu tidak tahu, Tuhan kami segala sesuatunya, Dia lah yang memeliharanya dan merizkikannya

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : apakah Isa memiliki yang demikian tadi

Mereka menjawab : tidak

Nabi SAW berkata :  Isa tidak memiliki yang demikian tadi

Nabi SAW berkata : apakah kamu tidak tahu sesungguhnya Tuhan kami tidah satu pun samar baik yang di bumi atau pun yang ada di langit

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : tidak lah Isa mengetahui kecuali apa yang Allah beri pengetahuan kepadanya

Mereka menjawab : tidak, Isa tidak mengetahui

Nabi SAW berkata : apakah kamu tidak tahu sesungguhnya Tuhan kami  yang menciptakan bentuk Isa di dalam rahim sebagaimana yang Dia kehendaki, apakah kamu mengetahui yang demikian itu 

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : apakah kamu tidak tahu sesungguhnya Tuhan kami tidak makan tidak minum dan bukan pula makhluk

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : apakah kamu tidak tahui sesungguhnya Isa di kandung oleh ibunya seperti seseorang yang dikandung ibunya lalu dilahirkan kemudian Isa makan dan minum sebagaiman layaknya anak kecil yang lainnya dan Isa berbicara dengan yang lainnya

Mereka menjawab : iya

Nabi SAW berkata : lalu dengan penjelasan di atas, bagaimana bisa kamu menyangka Isa sebagai anak Tuhan. Maka Allah turunkan ayat surat di atas sebagai hujah ketika dibutuhkan Nabi.

Sabtu, 22 Februari 2025

ربنا ولا تحمل علينا اصرا كما حملته على الذين من قبلنا ربنا ولا تحملنا مالا طاقة لنا به واعرف عنا واغفر لنا وارحمنا انت مولانا فانصر نا على القوم الكافرين

 ربنا  ولا تحمل علينا اصرا كما حملته على الذين  من قبلنا ربنا ولا تحملنا مالا طاقة لنا به واعف عنا واغفر لنا وارحمنا انت مولانا فانصر نا على القوم الكافرين

Ya Tuhan kami janganlah Engkau bebankan kami beban yang berat sebagai mana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami, Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. 

ربنا  ولا تحمل علينا اصرا كما حملته على الذين من قبلنا

Ya Tuhan kami janganlah Engkau bebankan kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. 

YaTuhan kami janganlah Engkau bebani kami dengan beban perkara yang berat sebagaimana Engkau bebani  kepada orang-orang sebelum kami diantaranya kaum Bani Israel (Yahudi) 

Berkata para Mufasir :

Sesungguhnya Allah Ta'ala memberi beban kepada kepada orang Yahudi yaitu diwajibkan shalat 50 waktu dalam sehari semalam. Dan memerintahkan kepada orang Yahudi untuk melaksanakan 1/4 harta mereka di zakatkan dan orang Yahudi bajunya terkena najis maka harus di gunting bukan di bilas dengan air. Dan apabila orang Yahudi lupa menjalankan syariat maka langsung itu juga Allah azab di dunia. Dan apabila orang Yahudi berbuat kesalahan maka diharamkan sebagian makanan yang halal.

ربنا ولا تحملنا مالا طاقة لنا به واعف عنا واغفر لنا وارحمنا انت مولانا

Ya Tuhan kami Janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak sanggup memikulnya beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. 

YaTuhan kami jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak kuat kami memikulnya diantaranya cobaan, siksaan dan jangan Engkau pikulkan kepada kami yang kami tidak senangi yaitu yang memuakkan. Leburlah  dosa kami dan tutuplah aib kami dan janga Engkau bongkar aib diantara hamba Engkau. Sayangilah kami dan berilah keutamaan kepada kami. Engkau adalah junjungan kami dan penolong kami dan kami adalah hamba Engkau. 

Dapat juga kalimat واغفرلنا dimaknai maafkanlah kami dari menyimpang sebagaimana menyimpang yang kaum nabi Isa AS. 

Dapat juga kalimat واغفر لنا dengan dimaknai ampunilah kami dari ambelas bumi sebagaimana Engkau ambelaskan Qorun. 

Dapat juga kalimat وارحمنا dimaknai rahmatilah kami dari Engkau hempaskan sebagaimana Engkau hempaskan kaum nabi Luth. 

Ketika orang mukmin berdoa  dengan doa diatas maka Allah hapus atas orang mukmin dosa yang baru saja gumeretas di hati, dosa karena perbuatan yang lupa, dan dosa kesalahan dan dosa karena terpaksa. Allah memaafkan atas orang mukmin dari kegelapan menyimpang dan terombang ambing.

فانصر نا على القوم الكافرين

Tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. 

Tolonglah kami atas orang kafir dalam memerangi kami, dan dalam berdiskusi kami dari hujah orang kafir, tolonglah kami dalam menegakkan Daulah Islam dalam mengalahkan Daulah orang kafir. 

Ketika Allah memuji orang mutaqin tercantum pada surat awal Al Baqarah yang /الم dan juga Allah memuji orang mutaqin di akhir surat Al Baqarah. Maka Allah berfirman yang menyatakan orang mukmin adalah umat Nabi Muhammad pada kalimat

والمؤمنون كل امن بالله وملائكته وكتبه ورسله لا نفرق  بين احد من رسله

Ayat ini sama pengertiannya dengan awal  surat Al Baqarah yaitu

الذن يؤمنون بالغيب

Kemudian orang mutaqin berkata pada akhir surat Al Baqarah 

وقالوا سمعنا واطعنا

Ayat ini sama pengertian awal surat  Al Baqara yaitu pada ayat 

ويقيمون الصلاة ومما رزقناهم ينفقون

Kemudian pada akhir surat Al Baqarah Allah berfirman 

غفرانك ربنا واليك المصير

Ayat ini sama pengertiannya dengan awal surat Al Baqarah yaitu

وبالاخرة هم يوقنون

Allah tidak menceritakan pada ayat ini bagaimana orang mukmin merendahkan diri kepadaTuhannya. Orang mukmin berkata

ربنا لا تؤخذنا ان نسينا او اخطأنا..... الى اخر السورة

Maksud ayat ini sama pengertiannya dengan awal surat Al Baqarah yaitu 

اولئك على هدى من ربهم و اولئك هم المسلحون


Maka kalau diperhatikan antara awal surat Al Baqarah dengan akhir surat Al Baqarah saling akurat pengertiannya.

Selasa, 18 Februari 2025

لا يكلف الله نفسا الا وسعها لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت ربنا لا تؤخذنا ان نسينا او اخطأنا

 لا يكلف الله نفسا الا وسعها لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت ربنا لا تؤخذنا ان نسينا او اخطأنا

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa) "ya Tuhan kami janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. 

Surat Al Baqarah ayat 286.

لا يكلف الله نفسا الا وسعها لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang ia usahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang ia kerjaannya. 

Maka jika kami mengatakan, sesungguhnya ini ayat 

(لا يكلف الله نفسا الا وسعها) 

dari perkataan orang-orang  mukmin, maka jika dilihat dari sisi mengagungkan bahwa sesungguhnya orang mukmin ketika berkata kalimat سمعنا واطعنا، maka seakan akan orang mukmin berkata كيف لا نسمع ولا نطيع/ bagaimana kalau kamu tidak mendengar dan tidak taat, maka ketika itu terjadi, Allah adalah Rahmatan Ilahiyah yaitu Allah tidak menuntut kami kecuali sesuai dengan yang kami mampu/bisa.

Seperti demikian tadi kami terkena masalah hukum Ubudiyah maka wajib orang mukmin mendengar dan taat. 

Jika kami mengatakan sesungguhnya ini ayat /

لا يكلف الله نفسا الا وسعها 

Dipandang dari sisi mengagungkan bahwa orang mukmin ketika mengucapkan kata   سمعنا واطعنا kemudian setelah itu mereka mengucapkan kalimat غفرانك ربنا، ini menunjukan bahwa ucapan orang mukmin kalimat    غفرانك ربنا adalah ucapan mohon ampun apa yang ada pada hati mereka karena atas keterbatasan dan kemampuan dalam melaksanakan sesuatu atas kesengajaan.

Maka ketika ucapan orang mukmin mengatakan kalimat غفرانك karena mencari ampunan karena memang keterbatasan kemampuan, maka tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah akan meringankan diri orang-orang mukmin. 

Begitu pula firman Allah kalimat

لا يكلف الله نفسا الا وسعها

Disederajatkan dengan makna 

انكم اذا سمعتم واطعتم ولم تتعمدوا التقصير

Sesungguhnya kamu ketika mendengar dan kamu mentaati dan tidak sengaja keterbatasan melaksanakan walaupun terjadi berbagai macam keterbatasan atas jalan lupa makan jangan kamu merasa takut kepada Allah bahwa sesungguhnya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya. 

Dari semua sejumlah masalah ayat ini

(لا يكلف الله نفسا الا وسعها ) 

Maka akan di ijabah ampunan dari Allah pada doa orang mukmin dengan ucapannya غفرانك

ربنا لا تؤخذ نا ان نسينا او اخطأنا

(Orang mukmin berdoa) ya Tuhan kami janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah

Sabtu, 15 Februari 2025

امن الرسول بما انزل اليه من ربه والمؤمنون كل امن بالله وملائكته وكتبه ورسله لا نفرق نين احد من رسله وقالوا سمعنا واطعنا غفرانك ربنا واليك المصير

 امن الرسول بما انزل اليه من ربه والمؤمنون كل امن بالله وملائكته وكتبه ورسله لا نفرق نين احد من رسله وقالوا سمعنا واطعنا غفرانك ربنا واليك المصير

Rasul telah beriman kepada, Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-Nya, demikian pula orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya (mereka mengatakan) " kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya". Dan mereka mengatakan "kami dengar dan kami taat".(mereka berdoa) " Ampunilah kami wahai Tuhan kami dan kepada Engkaulah kami kembali".

Al Baqarah ayat 285.

امن الرسول بما انزل اليه من ربه

Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-Nya. 

Nabi Muhammad membenarkan kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-Nya. 

Telah berkata Syekh Azujaj, ketika itu Allah menyebutkan pada Surat ini diawal (Al Baqarah) Allah mewajibkan shalat, zakat, haji, dan menyebutkan masalah Thalaq, sumpah ila (suami bersumpah tidak mau menyetubuhi istri), haid, jihad, kisah para nabi, dan surat ini diakhiri dengan menyebutkan membenarkan nabi Allah SAW dan orang mukmin juga membenarkan Al Quran.

والمؤمنون كل امن بالله وملاءكته وكتبه ورسله

Demikian pula orang-oeang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, malaikat-makaikat-Nya, kitab-kitab-nya, rasul-rasul-nya. 

Tiap-tiap salah seorang dari orang-orang mukmin, beriman kepada Allah bahwa Allah ada, sifat-sifat-Nya, perbuatan-perbuatan-Nya, hukum-hukum-Nya, dan nama-nama-Nya. 

Dan orang mukmin beriman kepada malaikat-malaikat Allah bawa malaikat itu ada, dan sesungguhnya malaikat itu di ma'sum/terjaga, mereka suci dan mereka takut kepada Tuhannya, dan sesungguhnya malaikat itu perantara antara Allah dengan manusia dan kitab yang diturunkan adalah sampai kepada para nabi dengan perantara malaikat. 

Dan orang mukmin beriman kepada kitab-kitab Allah. 

Telah membaca Syekh Hamzah dan Syekh Kisa'i kalimat  كتبه dengan dibaca kasrah huruf الكاف dan fathah huruf التاء serta baca المد /panjang.

Pengertiannya diketahui bahwa sesungguhnyaini kitab adalah wahyu Allah Ta'ala kepada para rasul-rasul-Nya dan sesungguhnya kitab itu bukan dari dukun, bukan dari ahli sihir dan juga bukan dari pemberian setan dan bukan pula dari arwah-arwah jahat, dengan pemberitahuan ini bahwa sesungguhnya wahyu dengan kitab ini, Allah tidak menyatu dengan setan dalam memberikan sesuatu dari kesesatan setan. Al Quran itu kitab yang dikagumi /diagungkan karena dalam berntuk zohir (sampai sekarang masih kita lihat dengan mata kepala kita dan kita baca)dengan demikian diketahui Al Quran tidak ada yang bisa merubah dan memalsukan. 

Maka barang siapa yang menyatakan sesungguhnya Al Quran itu tersusun atas jalan sesuatu. Maka Saidina Usman langsung bertindak, orang yang berkata seperti tadi telah mengeluarkan Al Quran dari keberadaannya yaitu sebagai hujah maka perkataan itu rusak. Karena diketahui Al Quran itu mencangkup ayat muhakamat (hukum-hukum yang jelas) dan ayat mutasyabihat (ayat perlu penta'wilan). 

Dan orang mukmin beriman kepada para rasul Allah. 

Diketahui bahwa rasul-rasul Allah itu juga معصوم /terjaga dari berbuat dosa. Dan diketahui sesungguhnya para nabi lebih afdhal dari seseorang yang bukan nabi. Dan sesungguhnya para rasul lebih afdhal dari malaikat. Dan diketahui juga sebagian para rasul ada yang lebih afdhal dari rasul yang lainnya.

لا نفرق بين احد من رسله وقالوا سمعنا واطعنا غفرانك ربنا واليك المصير

(Berkata orang-orang mukmin) kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya dan mereka mengatakan "kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa) " Ampunilah kami dan kepada Engkau kami kembali".

Berkata orang mukmin kami tidak kufur kepada salah satu dari pada rasul bahkan kami beriman akan keabsahan risalah tiap tiap salah satu dari para rasul. 

Dan mereka berkata kami mendengarkan kalam Tuhan kami dan kami taat perintah Tuhan kami. Kami berdoa kepada Engkau ampunilah kami dari dosa kami wahai Tuhan kami, Kepada Engkau kami kembali

Jumat, 14 Februari 2025

 لله ما فى السموات و مافى الارض وان تبدوا ما فى انفسكم او تخفوه يحسبكم به الله فيغفر لمن يشاء ويعذب من يشاء والله على كل شىء قدير

Milik Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dan jika kamu zohirkan apa yang ada di dalam hati kamu atau kamu sembunyikannya niscaya Allah akan memperhitungkan dengan yang kamu perbuat. Maka Allah akan mengampuni kepada siapa saja yang Allah kehendaki dan Allah akan mengazab kepada siapa saja yang Allah kehendaki. Dan Allah maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

Surat Al Baqarah 284.

لله ما فى السموات وما فى الارض وان تبدوا ما فى انفسكم او تخفوه يحسبكم به الله 

Milik Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Dan jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hati kamu atau kamu sembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan yang kamu perbuat. 

Milik Allah apa yang ada di langit dan di bumi, baik itu kerajaannya, malaikatnya, dari ciptaan yang menta'azubkan. Allah perintahkan untuk beribadah kepada Allah dengan apa yang Ia kehendaki. Dan jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hati kamu diantaranya niat keburukan kepada manusia lewat ucapan atau perbuatan atau kamu sembunyikannya maka semua itu Allah akan perhitungannya kepada kamu di hari kiamat. 

Sesuatu yang tersimpan di hati manusia terbagi dua :

1. Sesuatu yang benar -benar disimpan pada hati manusia. 

2. Sesuatu yang diniatkan yang ada pada hati lalu di nyatakan/zohirkan.

Tidaklah yang demikian tadi bahkan yang disimpan dalam hati akan menjadi buah pikiran yang pada dasarnya manusia benci perkara tadi tetapi manusia tidak bisa menolaknya. Perkara yang pertama harus di terimanya. Dan perkara yang kedua tidaklah diterima. 

فيغفر لمن يشاء ويعذب من يشاء والله على كل شىء قدير

Maka Allah akan mengampuni kepada siapa saja yang Ia kehendaki . Dan Allah mengarah kepada siapa yang Ia kehendaki. Dan Allah maha kuasa atas tiap tiap sesuatu. 

Dengan kefadilahannya. Allah mengampuni kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Dengan keadilannya Allah mengazab  kepada siapa yang Ia kehendaki. Sesungguhnya Allah mengampuni kepada siapa saja yang Ia kehendaki  sampai dosa besar. Dan Allah mengazab kepada siapa saja yang Ia kehendaki atas dosa besar lagi hina. Dan Allah tidak menanyakan apa yang diperbuat. Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu mengenai ampunan maupun azab.

 يا أهل الكتاب لم تكفرون بآيات الله وأنتم تشهدون Hai ahli kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenara...