Senin, 15 Desember 2025

فتقبلها ربها بقبول حسن وانبتها نباتا حسنا وكفلها زكريا كلما دخل عليها زكريا المحراب وجد عندها رزقا قال يا مريم أنى لك هذا قالت هو من عند الله أن الله يرزق من يشاء بغير حساب

 فتقبلها ربها بقبول حسن وانبتها نباتا حسنا وكفلها زكريا كلما دخل عليها زكريا المحراب وجد عندها رزقا قال يا مريم أنى لك هذا قالت هو من عند الله أن الله يرزق من يشاء بغير حساب

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik. Dan Allah menjadikan Zakariyya pemeliharanya. Setiap Zakariyya masuk untuk menemui Maryam di Mihrab, Ia mendapati makanan disisinya. Zakariyya berkata " Hai Maryam, dari mana kamu memperoleh (makanan) ini? ", Maryam menjawab " Makanan ini dari sisi Allah", sesungguhnya Allah memberi rizki kepada siapa yang Ia kehendaki-Nya tanpa hisab. 

Surat Ali Imran ayat 37.

فتقبلها ربها بقبول حسن

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik. 

Allah mengkhususkan Maryam pada tempat mengingatkan dalam nazar, dan perempuan lain tidak menerima nazar sebelum Maryam dijadikan nazar, atau Allah mengambil Maryam dari ibunya diakhir melahirkan Maryam sebelum ibunya mendidik dan sebelum mufakat dijadikan pengurus Masjid.

Diriwayatkan, sesungguhnya Hanna (ibunda Maryam) ketika  melahirkan Maryam, Dia menyelimuti Maryam dengan selimut dan dia bawa Maryam ke Masjid lalu diletakan Maryam dihadapan para ulama  pengikut nabi Harun, setelah itu Hanna berkata "ambillah ini nazar", maka para ulama berebut ingin mengasuh Maryam, karena Maryam itu anak dari keturunan imam mereka yaitu nabi Harun yang mereka kagumi dan membawa kemaslahatan. Nabi Zakariyya pun berkata " Saya lebih berhak mengasuh Maryam karena saya saudara laki-laki dari ibunya". 

Para ulama berkata "jangan kamu berpendapat seperti itu karena Maryam seandainya ibu Maryam menigalkan maka tidak ada manusia yang berhak atas Maryam ternyata Maryam ditinggalkan disini".

Agar terjadi kemufakatan tentang siapa yang berhak mengurus Naryam, mereka mufakat dengan diadakan sayanbara, meletakan pulpen di atas air, siapa pulpennya yang tidak mengelam itu lah yang berhak. 

Mereka sebanyak 27 orang berjalan menuju sungai yang mengalir di sebuah kampung yang diberi nama kampung Farmak. Di sungai itu mereka menari pulpen yang pernah dipergunakan untuk menulis kitab Taurat secara bersamaan sebanyak tiga kali meletakan. Pulpen yang tidak tenggelam, maka dia lah yang berhak mengurus Maryam. Setiap pulpen diberi nama masing-masing. Selama tiga kali melerajan pulpen di atas air ternyata pulpen Zakariyya yang tidak tenggelam. 

وانبتها نباتا حسن وكفلها زكريا

Dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik, dan Allah menjadikan Zakariyya sebagai pemeliharanya. 

Allah mendidik Maryam dengan apa yang patut untuknya disemua keadaan Maryam, memberi makanan yang penuh nutrisi yang mengandung energi, karbohidrat, lemak vitamin dan protein, bertahun-tahun, berbulan-bulan, berminggu-minggu dan setiap harinya dengan makanan yang baik. 

Dan Allah menjadikan Nabi Zakariyya sebagai pendidik Maryam dan menjadikan nabi Zakariyya bertanggung jawab untuk kemaslahatan Maryam dan bertanggung jawab dalam mengurus semua urusan Maryam. 

Ketika nabi Zakariyya mengambil Maryam. Maka nabi Zakariyya menempatkan Maryam di sebuah kamar yang ada di Masjid. Nabi Zakariyya membuat kamar di atas Masjid yang tidak bisa dinaiki oleh orang lain kecuali nabi Zakariyya dan pintu kamar Maryam dibuat tujuh lapis pintu. Ketika nabi Zakariyya keluar dari kamar Maryam makan nabi Zakariyya menggembok kembali sebanyak tujuh pintu tersebut. Nabi Zakaria datang ke Maryam membawa makanan, minuman dan lemak-lemakan, ternya di dalam kamar Maryam sudah tersedia makan-makanan. 

كلما دخل عليها زكريا المحراب وجد عندها رزقا قال يا مريم أنى لك هذا قالت هو من عند الله

Setiap nabi Zakaria masuk untuk menemui Maryam di Mihrab (kamar), Ia mendapatkan makanan di sisiNya. Zakariyya berkata "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh makanan ini? 

Maryam yang berada di ayunan menjawab :" Makanan ini dari sisi Allah".

Nabi Zakariyya keturunan Sulaiman bin Daud. 

Setiap nabi Zakariyya masuk untuk menemui Maryam di Mihrab, nabi Zakariyya menemukan makanan disisi Maryam buah-buahan yang ada pada musimnya seperti buah tebu dan anggur. Maryam tidak minum susu dari pentil susu ibu bahkan Allah datangkan makanan dari surga. 

Nabi Zakari berkata dari mana ini makanan yang memang diduga tidak menyerupai makanan yang ada di dunia sedangkan pintu dikunci sebanyak tujuh lapis pintu. 

Maryam menjawab makanan ini dari sisi Allah, datang malaikat Jibril dengan membawa makanan dari surga. Sedang Maryam masih bayi di dalam ayunan tetapi Maryam bisa berbicara seperti nabi Isa AS sedangkan Isa juga masih bayi yang berada dalam ayunan. 

أن الله يرزق من يشاء بغير حساب

Sesungguhnya Allah merizkikan kepada orang yang Ia kehendaki dengan tudak kadar banyak rizki dan tidak perlu diminta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

قالت رب أنى يكن لى ولد ولم يمسسنى بشر قال كذلك والله يخلق ما يشاء إذ قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون

 قالت رب أنى يكن لى ولد ولم يمسسنى بشر قال كذلك والله يخلق ما يشاء إذ قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون Dan Maryam berkata " Ya Tuhanku b...