Sabtu, 06 Januari 2024

يسألونك عن الخمر والميسر قل فيهما إثم كبير ومنافع للناس واثمهما أكبر من نفعهما

 يسألونك عن الخمر والميسر قل فيهما إثم كبير ومنافع للناس واثمهما أكبر من نفعهما

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi, katakanlah"pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari pada manfaatnya".

Al Baqarah ayat 219.

Mereka bertanya kepadamu bagaimana agar jauh dari khamer dan berjudi. Katakanlah bahwa memberikan khamer dan memberikan peluang untuk berjudi adalah dosa besar setelah khamer dinyatakan haram, sebab dengan keduanya akan terjadi saling adu otot, emosi, keluar ucapan yang keji, menghabiskan harta dan juga khamer merusak akal sehat sedangkan akal menjadi paling utama dalam masalah agama dan masalah dunia.

Telah membaca Syekh Hamzah kalimat أكبر diganti dengan kalimat أكثر dengan memakai huruf الثاء.

Khamer dan judi ada juga manfaat bagi manusia sebelum di haramkan diantaranya diperdagangkan, lezat, merasa gembira, jernih warnanya, orang yang pelit menjadi dermawan, hilang rasa baper, mudah mencerna makanan, syahwat menjadi kuat, watak seperti hewan buas, mendapatkan harta tampa memeras keringat.

Adapun dosa minum khamer dan berjudi lebih besar dibanding manfaatnya sebelum di haramkan.

Berkata para Mufasir, ayat berkenaan dengan khamer Ada empat, diantaranya diturunkan di Mekah, firman Allah Taala.                                     ومن ثمرات النخيل والاعناب تتخذون منه سكرا ورزقا حسنا.

Ketika khamar belum di haramkan orang mukmin pun banyak meminumnya. Kemudian Umar, Muaz dan sebagian golongan dari sahabat diantanya Hamzah bin Abdul Muthalib dan sebagian kaum Anshor mereka berkata kepada Rasulallah "ya Rasulallah palingkanlah kami dari khamer dan judi karena keduanya menghilangkan akal sehat dan menghabiskan harta, maka turunlah ayat masalah khamer dan judi , firman Allah.             قل فيهما إثم كبير ومنافع للناس, ketika ayat ini sudah diturunkan , kaum ada yang masih meminum khamer dan ada yang sudah meninggalkan.

Ketika Abdul Rahman bin Auf mengajak kaum setelah minum khamer keadaan mereka masih mabuk untuk mengerjakan shalat. Kaum pun mengerjakan shalat diantara mereka ada yang menjadi imam shalat. Imam membaca bacaan                            قل ياايهاالكافر أعبد ماتعبدون

Dengan membuang huruf لا. Maka turunlah ayat.      لا تقرب الصلاة وانتم سكارى

Haram minum khamer walaupun sedikit.

Kemudian berkumpul kaum dari kalangan Anshor, di dalamnya ada Said bin Abi Waqas. Ketika kaum yang berada di sekitar kaum Anshor meminum minuman khamer akibatnya mereka bersikap sombong,dan melantunkan syair seperti Said bin Abi Waqas melantunkan syair yang isinya menghina kaum Anshor. Maka kaum Anshor pun memukul Said bin Abi Waqas, maka terjadilah keributan yang hebat. Lalu Umar melapor kepada Rasulallah SAW dan Ia berkata "ya Allah jelaskanlah kepada kami masalah khamer dengan penjelasan yang sejelas-jelasnya", turunlah ayat    انماالخمر والميسر.

Setelah ayat turun Umar berkata " kamu(kaum yang mabuk karena khamer) maukah dilarang". Lalu Umar berkata kembali "laranglah kami ya Raab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

فلما أحس عيسى منهم الكفر قال من انصارىى إلى الله قال الحواريون نحن أنصار الله آمنا بالله وأشهد بأنا مسلمون

 فلما أحس عيسى منهم الكفر قال من انصارىى إلى الله قال الحواريون نحن أنصار الله آمنا بالله وأشهد بأنا مسلمون Maka tatkala Isa mengetahui kein...