Minggu, 22 September 2024

يؤتى الحكمة من يشاء ومن يؤت الحكمة فقد اوتي خيرا كثيرا وما يذكر الا اولوا الألباب

 يؤتى الحكمة من يشاء ومن يؤت الحكمة فقد اوتي خيرا كثيرا وما يذكر الا اولوا الألباب

Allah menganugerahkan al Hikmah (pemahaman dalam tentang al-Quran dan al-Sunah) kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahkan al-Hikmah itu, ia benar benar telah dianugerahi karunia yang banyak, Dan hanya orang-orang yang berakal lah  yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). 

Surat al-Baqarah ayat 269.

Allah menganugerahkan al-Hikmah kepada siapa saja  yang Dia kehendaki. Al-Hikmah disini adalah ilmu yang bermanfaat dan perbuatannya selalu mengarah kepada kebaikan/kebenaran. Ada juga yang berpendapat al-Hikmah disini adalah budi pekerti dengan berakhlak kepada Allah dengan ukuran kekuatan sebangsa manusia. Sebagaimana sabda Nabi SAW :

تخلقوا بأخلاق الله تعالى

Berakhkaklah kalian dengan berahklak Allah Ta'ala. 

Barang siapa yang telah dianugerahi al-Hikmah (benar dalam semua ucapan, perbuatan dan pikiran). Maka sesungguhnya orang itu telah dianugerahi kebaikan yang sangat banyak yaitu anugerah kebaikan yang sangat banyak baik di dunia dan akhirat. Dan hanya orang yang berakal yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). Ulul al-Bab disini adalah orang-orang yang mempunyai akal yang selamat tidak mengikuti hawa nafsu. 

ما انفقتم من نفقة او نذرتم من نذر فان الله يعلمه وما للظالمين من انصار

Apa saja yang engkau infakkan atau apa saja yang engkau nazarkan maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang berbuat zolim, tidak ada seorang pun penolong baginya. 

Surat al-Baqarah ayat 270.

Apa saja yang kamu infakkan, apakah infak itu yang sifatnya dalam kebenaran atau yang infak itu yang sifatnya dalam kebatilan, baik itu dirahasiakan atau terang-terangan nilainya sedikit atau banyak, atau apa saja yang kamu nazarkan, apakah nazar itu yang sifatnya perbuatan kebaikan atau sifatnya perbuatan maksiat, entah nazarnya bersyarat atau tidak bersyarat yang hubungannya dengan harta atau perbuatan contoh nazar perbuatan adalah berpuasa dan contoh nazar hartabadalah  bersedekah. Maka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu infakkan dan nazarkan. 

Tidak ada bagi orang yang berbuat zalim. Zalim dalam berinfak dan nazar. Nazar dalam kemaksiatan atau zalim dalam berinfak dan tidak melaksanakan nazar atau berinfak dengan yang buruk atau karena riya dan mengungkit-ungkit infaknya dan menyakiti perasaan penerima infak, maka tidak ada baginya seseorang yang bisa menolong dari azab Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ربنا آمنا بما أنزلت واتبعنا الرسول مع الشاهدين

 Doa kaum Hawariyiin (kaum penolong  nabi Isa AS, ketika di musuhi kaum bani Israel), mereka berdoa  ربنا آمنا بما أنزلت واتبعنا الرسول مع ا...