Rabu, 24 Januari 2024

فى الدنيا والآخرة ويسألونك عن اليتامى قل اصلاح لهم خير وان يخالطوهم فاحوانكم والله يعلم المفسد من المصلح ولو شاء الله لأعنتكم أن الله عزيز حكيم

 فى الدنيا والآخرة ويسألونك عن اليتامى قل اصلاح لهم خير وان يخالطوهم فاحوانكم والله يعلم المفسد من المصلح ولو شاء الله لأعنتكم أن الله عزيز حكيم

Tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah "mengurus urusan mereka secara patut adalah baik dan jika kamu bergaul dengan mereka adalah saudaramu, dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana. 

Surat Al Baqarah ayat 220.

Dunia itu akan rusak dan akhirat itu akan kekal, maka jika kamu berpikir tentang dunia dan akhirat maka kamu akan tahu bahwa mau tidak mau kamu akan lebih condrong akhirat dibanding urusan dunia.

Dan mereka bertanya tentang anak yatim. Bahwa Para kaum jahiliah , mereka mengharapkan memanfaatkan harta anak yatim dan terkadang mereka mencampuradukan harta anak yatim bahkan mengharapkan harta anak yatim, dengan keadaan perbuatan kaum  Jahiliyah seperti itu, maka Allah turunkan ayat.                     أن الذين يأكلون أموال اليتامى ظلما إنما  يأكلون فى بطونهم  نار

Dan juga ayat

ولا تقربوا مال اليتيم ألا بالتى هى احسن

Demikian tadi setelah dua ayat turun kaum pun meninggalkan mencampuradukan harta anak yatim, menjilat harta anak yatim dan lepas landas mengurus perkara anak yatim. Maka  cacatlah kemaslahatan anak yatim dan rusak pula kehidupan anak yatim, perbuatan mengurus perkara anak yatim memang perbuatan yang sangat berat bagi manusia.

Berkata Abdullah bin Rawahah, ada sebagian pendapat, yang berkata adalah Tsabit bin Rafaah dari suku Anshar "wahai Rasulallah, tiap-tiap kami tidak memiliki tempat tinggal untuk menampung anak yatim dan kamu tidak memiliki makanan dan minuman untuk keperluan anak yatim, lalu apakah kami boleh mengelola harta anak yatim Untuk makan dan minumannya dan untuk tempat tinggalnya atau tidak ya Rasulallah ?. Untuk menjawab masalah itu maka turunlah ayat dibawah ini...

                                               قل اصلاح لهم خير

Katakanlah wahai paling mulia makhluk (Muhammad) mengurus urusan harta anak yatim demi kemaslahatan dengan tidak mengambil upah itu perbuatan baik untukmu dari pada meninggalkan mengurus urusan anak yatim dan lebih agung pahalanya untukmu. Dan jika kamu bergaul dengan anak yatim dengan tidak mencampuradukan hartamu untuk merusak harta anak yatim itu boleh untukmu karena sesungguhnya anak yatim adalah saudaramu dalam satu agama.

Dan Allah mengetahui siapa saja yang berbuat kerusakan dan yang berbuat perbaikan terhadap harta anak yatim.

Kalimat                                 الله يعلم المفسد من المصلح

Yang artinya Allah mengetahui kepada orang yang melakukan kerusakan kepada harta anak yatim dengan alasan berbuat kemaslahatan.

Ada juga yang berpendapat, Allah mengetahui kepada orang yang menyembunyikan ingin merusak harta anak yatim dan menggarap harta anak yatim dengan cara menikahkan dengan alasan berbuat kemaslahatan.

Jika Allah menghendaki maka Allah akan laknat kamu karena telah berniat kecurangan. Sesungguhnya Allah maha perkasa/mengalahkan atas segala perkara orang yang berbuat kerusakan harta anak yatim. Dan Allah akan menghukumi dengan dakwaan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ربنا آمنا بما أنزلت واتبعنا الرسول مع الشاهدين

 Doa kaum Hawariyiin (kaum penolong  nabi Isa AS, ketika di musuhi kaum bani Israel), mereka berdoa  ربنا آمنا بما أنزلت واتبعنا الرسول مع ا...